
Bola.net - Self destruction - penghancuran diri. Mungkin, itulah dua kata paling tepat untuk menggambarkan kekalahan 2-4 di kandang pada giornata 8 Serie A 2013/14.
Pasukan Antonio Conte mengalami sebuah mimpi yang sangat buruk di Artemio Franchi, Minggu (20/10). Unggul 2-0 di babak pertama melalui penalti Carlos Tevez dan gol Paul Pogba, Bianconeri dipaksa pulang dengan tangan hampa setelah sejumlah kesalahan fatal mereka membuat La Viola bisa membalikkan skor secara besar-besaran di babak kedua lewat pemain pengganti serta hat-trick Giuseppe Rossi.
Formasi 4-3-2-1 yang diterapkan Vincenzo Montella terbukti tepat untuk meredam sang juara bertahan, yang barisan tengahnya sangat kuat.
Hasilnya efektif. Trio David Pizarro, Alberto Aquilani serta Matias Fernandez (masuk menggantikan Massimo Ambrosini yang cedera pada babak pertama) sanggup memenangi duel di lini tengah dan membatasi gerakan Andrea Pirlo, motor permainan Juventus. Meski sang regista tak dikekang secara sempurna dan masih bisa membukukan 61 operan dengan akurasi 85%, 9 accurate long balls serta 2 key pass, itu sudah cukup bagi Fiorentina untuk mematikan salah satu sumber ancaman.
Serangan Juventus lebih terfokus lewat tengah dan kanan, di mana berdiri Pirlo, Pogba serta Tevez. Dua nama terakhir itulah pelakon terbaik Juventus dalam laga di Firenze. Tevez melepas total 6 shot (2 on target) dan mencetak gol pembuka lewat titik putih setelah dirinya dilanggar Gonzalo Rodriguez di area terlarang. Pogba sendiri berperan besar dengan 5 dribel sukses dan menggandakan keunggulan Juventus lewat satu-satunya tembakan yang dia hasilkan setelah Juan Cuadrado gagal menyapu bola secara sempurna..
Semua berubah total di paruh kedua. Kuncinya adalah pergantian pemain yang dilakukan Montella. Keputusannya memasukkan Joaquin untuk Aquilani terbilang krusial. Serangan Fiorentina jadi lebih hidup di ketiga penjuru.
Pada menit 65, akselerasi Fernandez dihentikan Kwadwo Asamoah di area terlarang dan wasit pun menunjuk titik putih. Rossi menaklukkan Gianluigi Buffon, mencetak golnya yang keenam dalam delapan pertandingan dan megawali comeback sensasional Fiorentina.
Beberapa menit berselang, Juventus melihat sebuah skenario yang pasti tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Hanya dalam kurun waktu lima menit, barisan pertahanan mereka dicabik habis oleh Fiorentina dengan tiga gol pembalik keadaan!
Di menit 76, akibat kesalahan Buffon dalam mengantisipasi arah tendangan Rossi, skor berubah jadi 2-2. Pada menit 78, para pemain Juventus seolah tak mendeteksi keberadaan Joaquin di dalam area sehingga winger Spanyol itu leluasa menerima operan Borja Valero dan mengubah skor jadi 3-2. Tak cukup sampai di situ, pada menit 80, saat Juventus memajukan barisannya demi mencetak gol balasan, mereka ditikam serangan balik cepat Fiorentina lewat speed Cuadrado dan dituntaskan Rossi untuk gol ketiganya sekaligus gol keempat Fiorentina.
Rossi bermain fantastis dan mendapat standing ovation begitu ditarik keluar di penghujung laga. Sementara itu, bagi Buffon, ini adalah pengalaman yang pasti tak mau diingatnya. Tidak setiap hari kita melihat sang portiere nomor satu Italia kebobolan empat gol dalam satu laga. Namun, Fiorentina melakukannya, seperti saat Spanyol menghantam Italia 4-0 di final Euro 2012 dan Brasil memukul Azzurri 4-2 di Piala Konfederasi 2013.
Secara keseluruhan, Juventus sebenarnya memiliki banyak peluang gol (8 shot on target), tetapi kegagalan memaksimalkannya dipadu dengan sejumlah kelengahan dalam bertahan telah membuat mereka melakukan penghancuran diri.
Conte, yang tiga pergantian pemainnya tak bisa memberi dampak positif, harus melihat Juventus menelan kekalahan perdana di Serie A musim ini. Sejak ditangani Conte, ini merupakan kali pertama Juventus kemasukan empat gol dalam satu pertandingan.
Sementara itu, berkat perjuangan keras dan semangat pantang menyerahnya, Fiorentina pun sukes memutus catatan buruk 15 tahun tanpa kemenangan kandang atas La Vecchia Signora.
*Semua data dan statistik via WhoScored.com. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Terancam Hadapi Real Tanpa Arturo Vidal
Liga Champions 21 Oktober 2013, 23:11
-
Moggi: Madrid Bisa Langkahi Barca
Liga Champions 21 Oktober 2013, 21:59
-
Pepe Waspadai Kekuatan Juventus
Liga Champions 21 Oktober 2013, 21:13
-
Rossi Ternyata Cetak Hattrick Saat Kondisinya Belum 70 Persen
Liga Italia 21 Oktober 2013, 20:37
-
Moggi: Ronaldo Nyaris Gabung Juventus
Liga Champions 21 Oktober 2013, 19:53
LATEST UPDATE
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR