Bola.net - Setelah hanya sanggup bermain imbang tanpa gol pada play-off leg pertama di kandang , meng-upgrade total performanya kala ganti menjadi tuan rumah di Zagreb pada leg kedua. Hasilnya, meski bermain dengan 10 orang, pasukan Niko Kovac menang 2-0 dan memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2014.
Di Stadion Maksimir, Rabu (20/11), Kroasia menampilkan permainan yang jauh lebih baik dan serangan yang lebih tajam dibandingkan ketika meraih hasil imbang di Reykjavík. Striker Bayern Munich Mario Mandzukic membuka keunggulan Kroasia di menit 27 sebelum dirinya dikartu merah pada menit 38. Gol bek kanan Shakhtar Donetsk Darijo Srna dua menit setelah jeda menegaskan kemenangan tuan rumah dan mengubur mimpi Islandia untuk tampil pertama kali di putaran utama Piala Dunia.
Kroasia dan Islandia turun dengan skema yang sama seperti ketika mereka bentrok di leg pertama. Hanya saja, Islandia minus bek kanan Olafur Skulason yang terkena kartu merah. Sementara itu, Kovac lebih memilih memainkan gelandang Inter Milan Mateo Kovacic daripada Eduardo di belakang Mandzukic. Langkah terakhir ini terbukti signifikan.
Hampir semua pemain Kroasia tampil lebih baik dibandingkan leg pertama, terutama gelandang Real Madrid Luka Modric di tengah dan pemain Wolfsburg Ivan Perisic, midfielder Sevilla Ivan Rakitic serta Srna di sektor kanan.
Setelah Perisic merancang gol Mandzukic, Kroasia berada di atas angin. Namun, kartu merah sang pencetak gol akibat pelanggarannya terhadap Johann Berg Gudmundsson membuat semangat Islandia kembali menyala. Hanya saja, ambisi Islandia pupus setelah kiper Hannes Thor Halldorsson gagal mengantisipasi tendangan menyilang Srna meneruskan assist Kovacic di awal babak kedua.
Unggul jumlah pemain sebenarnya membuat Islandia bisa mengimbangi permainan Kroasia, tapi mereka minim kreativitas dan cuma mendapatkan satu shot on target melalui striker Alfred Finnbogason.
Kroasia sebaliknya. Total 19 shot mereka hasilkan. Dari semua itu, 8 on target, dan dua berbuah angka. Hanya karena sebuah peluang Ivica Olic, rekan seklub Perisic, yang menerpa mistar dan enam penyelamatan Halldorsson lah Kroasia gagal menang lebih telak. Namun, itu sudah cukup untuk meloloskan mereka ke Brasil.
Kroasia melangkah mantap ke putaran utama, sedangkan mimpi Islandia untuk menjadi negara dengan populasi penduduk terendah pertama sepanjang sejarah yang lolos ke Piala Dunia harus berakhir sampai di sini.
*Data serta statistik via WhoScored. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Isco: Ronaldo Memang Yang Terbaik
Liga Spanyol 20 November 2013, 22:06
-
Isco: Gabung Real Madrid Memang Berat
Liga Spanyol 20 November 2013, 20:44
-
Real Madrid Pecat Pelatih Tim Castilla
Liga Spanyol 20 November 2013, 19:32
-
Xabi Alonso Perpanjang Kerjasama Dengan Madrid
Liga Spanyol 20 November 2013, 18:57
-
Almeida: Sekarang Saatnya Ronaldo Raih Ballon d'Or
Liga Champions 20 November 2013, 17:27
LATEST UPDATE
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR