Bola.net - Manchester City menjaga asa juara setelah berhasil menang mengatasi perlawanan Swansea City di Liberty Stadium pada awal tahun 2014. Kedua tim saling bermain terbuka, City sempat unggul 3-1 sebelum Swansea berupaya mengejar hingga membuat hasil akhir menjadi 3-2.
berhasil membawa tim tamu unggul terlebih dahulu di menit ke-14, sebelum Swansea berhasil menyamakan kedudukan di menit akhir babak pertama melalui Wilfried Bony.
City kembali memimpin dengan selisih dua gol berkat aksi dari Yaya Toure dan Aleksandar Kolarov di babak kedua. Swansea yang berupaya mengejar hanya mampu menambah satu gol di menit akhir laga kembali lewat gol yang dicetak Wilfried Bony.
Berikut berikan ulasan laga yang sempat membawa City ke puncak klasemen untuk sesaat. [initial]
(bola/mac)
Statistik Laga

- Shots: 15
- On target: 4
- Possession: 52%
- Pass Success: 88%
- Corners: 8
- Fouls: 5
- Offside: 3
- Shots: 14
- On target: 4
- Possession: 48%
- Pass Success: 80%
- Corners: 6
- Fouls: 10
- Offside: 3
- Fernandinho (14')
- Wilfried Bony (45')
- Yaya Toure (58')
- Aleksandar Kolarov (66')
- Wilfried Bony (90')
Penampilan Swansea

Yang menjadi pekerjaan rumah bagi Laudrup adalah lini belakang yang terlihat rapuh. Selain itu organisasi di lini tengah terlihat kurang padu sehingga membuat Swansea gagal mengatur ritme pertandingan. Meski dalam statistik laga mereka masih unggul dalam penguasaan bola dibandingkan City.
Penampilan Manchester City

Meski kalah dalam penguasaan bola, tetapi lini tengah City tampil efektif mengatur ritme permainan saat melawan Swansea. Sumbangan poin penuh kali ini bisa dikatakan berkat kerja keras lini tengah City, mengingat Jesus Navas dan Samir Nasri tampil tidak maksimal. Sedangkan Edin Dzeko dan Alvaro Negredo hanya terlihat beberapa kali merepotkan berisan pertahanan lawan.
Hasil Laga

Buruknya penyelesaian akhir Swansea ditambah dengan kesalahan kiper Gerhard Tremmel mempunyai andil besar pada kekalahan mereka kali ini. Pada akhirnya, City yang bermain efektif layak keluar sebagai pemenang.
Man of The Match

Andai tendangannya tidak membentur mistar gawang, Bony bisa jadi sudah menyelamatkan poin timnya. Penyerang asal Pantai Gading ini memang menjadi pemain paling berbahaya sepanjang 90 menit. Sepanjang laga, ia berhasil melepas 5 tendangan ke arah gawang dengan 2 di antaranya berhasil berbuah gol.
Flop of The Match

Alur serangan rapi yang diperagakan Swansea pada laga kali ini menjadi hambar setelah melihat penampilan Tremmel. The Swan tak bisa leluasa menyerang setelah melihat penampilan kiper asal Jerman. Puncaknya ketika kesalahan yang dibuat Tremmel berbuah gol bagi City.
Laga Berikutnya

Manchester City: The Citizen juga berpartisipasi di putaran ketiga Piala FA dengan melawat ke markas Blackburn Rovers.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reus Bikin Klub Peminatnya Patah Hati
Liga Eropa Lain 2 Januari 2014, 22:46
-
Ingin Tinggalkan City, Lescott Semakin Dekat ke Spurs
Liga Inggris 2 Januari 2014, 22:30
-
Pellegrini: Skuat Man City Bukan Yang Terkuat di EPL
Liga Inggris 2 Januari 2014, 16:30
-
Peringkat Klub EPL 2013/14 Dari Akurasi Tembakan
Editorial 2 Januari 2014, 14:22
-
ANALISIS: Swansea 2-3 Man City, Beradu Permainan Terbuka
Editorial 2 Januari 2014, 10:47
LATEST UPDATE
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR