
Bola.net - Manchester United terus menjadi sorotan dalam bursa transfer. Namun sorotan itu lebih sering bernada kritik daripada pujian.
Dalam lima tahun terakhir, klub asal Inggris tersebut mencatat net spend tertinggi di dunia. Ironisnya, prestasi di lapangan tidak sebanding dengan dana yang telah digelontorkan.
Berdasarkan laporan keuangan UEFA, Manchester United menghabiskan sekitar 692 juta pounds secara bersih. Jumlah itu melampaui Chelsea dengan 656 juta pounds dan Arsenal dengan 587 juta pounds.
Meski demikian, trofi yang diraih hanya Piala FA dan Piala Liga Inggris. Mereka bahkan belum kembali konsisten tampil di Liga Champions.
Pergantian manajer, perubahan struktur kepemilikan, hingga strategi transfer yang berbeda beda memperburuk situasi. Akibatnya, sejumlah keputusan transfer justru menjadi blunder mahal.
Berikut lima kesalahan transfer terbesar Manchester United dalam beberapa tahun terakhir.
1. Keinginan Erik ten Hag Datangkan Antony

Kedatangan Antony menjadi simbol borosnya belanja Manchester United. Atas permintaan Erik ten Hag, klub menebusnya dari Ajax dengan biaya awal 80 juta pounds.
Gol debut melawan Arsenal sempat memunculkan harapan besar. Namun performanya menurun dan ia kesulitan memenuhi ekspektasi harga mahal tersebut.
Ironisnya, Antony justru tampil cukup baik saat dipinjamkan ke Real Betis. Ketika kemudian dilepas dengan nilai sekitar 21 juta pounds, United harus menelan kerugian besar.
2. Rekrutmen Rasmus Hojlund yang Belum Terbukti

Manchester United kembali mengambil risiko besar saat merekrut Rasmus Hojlund. Penyerang muda Denmark itu dibeli dari Atalanta seharga 70 juta pounds.
Saat didatangkan, ia baru mencetak 10 gol dalam 34 penampilan bersama klub Italia tersebut. Statusnya lebih sebagai proyek jangka panjang ketimbang solusi instan.
Hojlund membutuhkan waktu hingga akhir Desember untuk mencetak gol pertamanya di Premier League. Dua tahun berselang, ia dilepas ke Napoli dengan klausul pembelian sekitar 38 juta pounds.
3. Melepas Scott McTominay Terlalu Cepat

Scott McTominay kerap dipandang sebelah mata saat membela Manchester United. Ia identik dengan duet lini tengah McFred yang sering dikritik.
Pada musim terakhirnya, kontribusi gol McTominay justru meningkat signifikan. Namun ia tetap dijual ke Italia dengan nilai sekitar 25 juta pounds.
Di kompetisi Serie A, McTominay berkembang pesat dan meraih gelar juara liga. Nilai pasarnya kini melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding saat dilepas United.
4. Bursa Transfer Terakhir Era Ole yang Gagal Total

Musim panas 2021 menjadi momen krusial bagi Ole Gunnar Solskjaer. Setelah finis sebagai runner up liga, ia mendapat dukungan besar di bursa transfer.
United merekrut Jadon Sancho seharga 70 juta pounds, Raphael Varane senilai 34 juta pounds, serta memulangkan Cristiano Ronaldo. Kombinasi itu diharapkan menjadi kepingan terakhir menuju gelar.
Namun beberapa bulan kemudian Solskjaer dipecat akibat performa buruk tim. Sancho gagal bersinar, Varane pergi secara gratis, dan proyek ambisius itu tidak membuahkan hasil berarti.
5. Talenta Muda yang Kurang Dihargai

Keputusan mempertahankan David de Gea membuat Dean Henderson kehilangan tempat utama. Ia akhirnya dijual seharga 15 juta pounds dan kemudian meraih Piala FA bersama klub barunya.
Kasus serupa terjadi pada Anthony Elanga. Setelah dilepas dengan nilai 15 juta pounds, ia tampil impresif hingga dibeli Newcastle seharga 55 juta pounds.
Nama lain seperti Alvaro Carreras juga tak mendapat kesempatan optimal. Ia dijual ke Benfica seharga 7,8 juta pounds sebelum kemudian diboyong Real Madrid dengan nilai 43 juta pounds.
Sumber: Mirror
Baca Juga:
- Cristiano Ronaldo Jadi Co-Owner Almeria, Ini 6 Bintang Aktif yang Juga Punya Klub Sepak Bola
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
- 4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League: Haaland Tak Tersentuh, Saka Salip Rekan Setimnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemecatan Ruben Amorim Ternyata Menguras Kas Manchester United Hingga Rp320 Miliar
Liga Inggris 27 Februari 2026, 16:54
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
Jiah! Belum Setahun Dibeli dari MU, Chelsea Bakal Jual Alejandro Garnacho?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 12:09
-
Masuk Radar MU, Julian Nagelsmann Ingin Melatih di Inggris?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 11:55
-
Mulai Rajin Cetak Gol, Roy Keane Lempar Tantangan ke Benjamin Sesko: Bisa Konsisten Gak?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:47
LATEST UPDATE
-
Rekap Piala AFF U-17 2026: Australia Kunci Tiket ke Semifinal
Tim Nasional 18 April 2026, 01:19
-
Man City vs Arsenal, Aaron Ramsey Ingin The Gunners Keluar Sebagai Pemenang
Liga Inggris 17 April 2026, 19:58
-
Live Streaming Inter vs Cagliari - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 17 April 2026, 18:45
-
Ada Kabar Kurang Sedap Bagi Man United Soal Cedera Matthijs De Ligt
Liga Inggris 17 April 2026, 18:44
-
Prediksi Bayern vs VfB Stuttgart 19 April 2026
Bundesliga 17 April 2026, 17:30
-
Prediksi Man City vs Arsenal 19 April 2026
Liga Inggris 17 April 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00

























KOMENTAR