Gabriel Jesus Masuk Daftar Elite! 11 Pemain yang Juara Premier League Bersama Dua Klub Berbeda

Gabriel Jesus Masuk Daftar Elite! 11 Pemain yang Juara Premier League Bersama Dua Klub Berbeda
Pemain Arsenal, Gabriel Jesus, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Menjuarai Premier League satu kali saja sudah menjadi pencapaian besar bagi seorang pemain. Persaingan ketat di Liga Inggris membuat gelar liga sangat sulit diraih.

Namun ada sejumlah pemain yang mampu melakukannya lebih dari sekali. Bahkan, mereka berhasil menjadi juara bersama dua klub berbeda.

Catatan tersebut menempatkan para pemain ini dalam kelompok eksklusif di sejarah Premier League. Hanya sedikit pesepak bola yang mampu memberi dampak besar di lebih dari satu tim juara.

Gabriel Jesus kini menjadi nama terbaru dalam daftar elite tersebut. Penyerang asal Brasil itu ikut mengantar Arsenal mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun.

Sepanjang era Premier League, baru 11 pemain yang berhasil menjuarai kompetisi bersama dua klub berbeda. Berikut daftar lengkap para pemain yang menorehkan pencapaian langka tersebut.

1 dari 11 halaman

1. Henning Berg

Henning Berg menjadi pemain pertama yang berhasil menjuarai Premier League bersama dua klub berbeda. Bek asal Norwegia itu membuka jalan bagi nama-nama lain dalam daftar ini.

Berg pertama kali menjadi juara bersama Blackburn Rovers pada musim 1994-95. Setelah itu, ia kembali meraih gelar bersama Manchester United pada 1999 dan 2000.

Meski bukan pemain paling glamor, Berg dikenal sebagai bek yang solid dan disiplin. Ia tampil dalam 66 pertandingan Premier League untuk Manchester United di era kejayaan mereka.

2 dari 11 halaman

2. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka memiliki perjalanan karier yang penuh perpindahan klub besar. Meski begitu, ia tetap mampu menunjukkan kualitas sebagai penyerang tajam.

Anelka pertama kali menjuarai Premier League bersama Arsenal pada 1998. Dua belas tahun kemudian, ia kembali mengangkat trofi bersama Chelsea asuhan Carlo Ancelotti pada 2010.

Sepanjang kariernya, Anelka juga pernah bermain untuk PSG, Real Madrid, Liverpool, Manchester City, dan West Bromwich Albion. Penyerang asal Prancis itu mencetak lebih dari 200 gol sepanjang karier profesionalnya.

3 dari 11 halaman

3. Ashley Cole

Ashley Cole dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris. Ia sukses meraih gelar bersama Arsenal dan Chelsea.

Cole menjadi bagian penting Arsenal saat menjuarai Premier League dua kali, termasuk musim Invincibles 2003-04. Setelah pindah ke Chelsea pada 2006, ia kembali meraih gelar liga.

Selain sukses di Premier League, Cole juga memenangkan tujuh trofi Piala FA dan Liga Champions. Konsistensi permainannya membuatnya selalu tampil di level tertinggi selama bertahun-tahun.

4 dari 11 halaman

4. Gael Clichy

Gael Clichy merupakan bagian dari skuad Arsenal Invincibles pada 2004. Bek kiri asal Prancis itu kemudian melanjutkan suksesnya bersama Manchester City.

Clichy memenangkan dua gelar Premier League tambahan bersama Manchester City pada 2012 dan 2014. Ia menjadi salah satu pemain penting dalam era awal kebangkitan City.

Kecepatan dan konsistensi menjadi kelebihan utama Clichy di lapangan. Ia juga berhasil menjadi penghubung dua generasi tim juara yang berbeda.

5 dari 11 halaman

5. Kolo Toure

Kolo Toure tidak hanya terkenal karena lagu chant populer dari suporter. Bek asal Pantai Gading itu juga memiliki karier yang sangat sukses di Premier League.

Toure menjadi bagian skuad Arsenal Invincibles musim 2003-04. Setelah itu, ia pindah ke Manchester City dan ikut membantu kebangkitan klub tersebut.

Perannya di Manchester City memang tidak sebesar saat di Arsenal. Namun trofi Premier League 2012 tetap menjadi bagian penting dalam sejarah kariernya.

6 dari 11 halaman

6. Robert Huth

Robert Huth dikenal sebagai bek tangguh dengan gaya bermain keras. Ia sukses meraih gelar Premier League bersama Chelsea dan Leicester City.

Bersama Chelsea, Huth memenangkan gelar pada 2005 dan 2006 meski lebih sering menjadi pelapis. Namun kisah terbaiknya datang saat membela Leicester City pada musim 2015-16.

Huth menjadi sosok penting dalam keberhasilan Leicester menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola. Pengalamannya membantu Leicester tampil solid sepanjang musim.

7 dari 11 halaman

7. Carlos Tevez

Carlos Tevez termasuk sedikit pemain yang pernah membela dua rival sekota Manchester. Hebatnya lagi, ia berhasil menjadi juara bersama Manchester United dan Manchester City.

Tevez memenangkan Premier League bersama Manchester United pada 2008 dan 2009. Setelah pindah ke Manchester City, ia kembali mengangkat trofi pada 2012.

Penyerang asal Argentina itu dikenal memiliki semangat juang tinggi dan kemampuan teknik luar biasa. Ia tetap mendapat respek dari banyak suporter meski pernah pindah ke rival langsung.

8 dari 11 halaman

8. James Milner

Gelandang Brighton, James Milner. (c) AP Photo/Dave Shopland

Gelandang Brighton, James Milner. (c) AP Photo/Dave Shopland

James Milner dikenal sebagai salah satu pemain paling profesional di Premier League. Gelandang asal Inggris itu memiliki karier panjang dengan konsistensi luar biasa.

Milner meraih gelar bersama Manchester City pada 2012 dan 2014. Ia kemudian kembali menjadi juara bersama Liverpool pada musim 2019-20.

Selain kualitas di lapangan, Milner juga terkenal karena etos kerja dan kepemimpinannya di ruang ganti. Hingga kini, ia masih menjadi salah satu pemain dengan penampilan terbanyak di sejarah Premier League.

9 dari 11 halaman

9. Riyad Mahrez

Kapten Timnas Aljazair, Riyad Mahrez saat tampil di Piala Afrika 2025. (c) AP Photo/Mosaab Elshamy

Kapten Timnas Aljazair, Riyad Mahrez saat tampil di Piala Afrika 2025. (c) AP Photo/Mosaab Elshamy

Riyad Mahrez dianggap sebagai salah satu pemain paling berbakat secara teknik dalam daftar ini. Winger asal Aljazair itu memiliki kemampuan dribel yang sangat mematikan.

Mahrez menjadi bintang utama Leicester City saat menjuarai Premier League musim 2015-16. Penampilannya kala itu membuatnya meraih penghargaan PFA Player of the Year.

Setelah pindah ke Manchester City, Mahrez memenangkan empat gelar Premier League tambahan. Ia kemudian melanjutkan karier ke Arab Saudi pada 2023.

10 dari 11 halaman

10. NGolo Kante

Gelandang Prancis, Ngolo Kante saat tampil melawan Kolombia di laga uji coba, 29 Maret 2026 lalu. (c) AP Photo/Nick Wass

Gelandang Prancis, Ngolo Kante saat tampil melawan Kolombia di laga uji coba, 29 Maret 2026 lalu. (c) AP Photo/Nick Wass

N'Golo Kante dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan kemampuan luar biasa. Banyak pihak menyebutnya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik generasinya.

Kante menjadi pemain kunci Leicester City saat menciptakan kejutan pada musim 2015-16. Setahun kemudian, ia langsung membawa Chelsea menjadi juara Premier League.

Kesuksesan itu membuat Kante menjadi pemain outfield pertama sejak Eric Cantona yang juara liga secara beruntun bersama dua klub berbeda. Ia kemudian juga sukses memenangkan Liga Champions bersama Chelsea.

11 dari 11 halaman

11. Gabriel Jesus

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus, merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Aston Villa, Rabu (31/12/2025). (c) AP Photo/Alastair Grant

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus, merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Aston Villa, Rabu (31/12/2025). (c) AP Photo/Alastair Grant

Gabriel Jesus menjadi nama terbaru yang masuk daftar eksklusif ini. Penyerang asal Brasil itu ikut membawa Arsenal meraih gelar Premier League 2025-26.

Sebelumnya, Jesus sudah memenangkan empat gelar liga bersama Manchester City. Pengalamannya sebagai pemain juara disebut membantu perubahan mentalitas Arsenal dalam beberapa musim terakhir.

Meski sempat diganggu cedera dan tidak selalu menjadi starter utama, kontribusi Jesus tetap dianggap penting. Kehadirannya bersama Oleksandr Zinchenko membantu Arsenal berkembang menjadi tim juara.

Sumber: Planet Football


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL