Bola.net - Bola.net - Skuat yang disusun pelatih Antonio Conte untuk EURO 2016 mungkin bukan skuat terbaik dalam sejarah tim nasional . Namun, Azzurri punya satu senjata yang bisa mengantarkan mereka menuju kesuksesan.
Merujuk sebuah artikel di Gazzetta, senjata yang dimaksud adalah fleksibiltias.
Conte sudah memilih 23 pemain, yang hampir semuanya mampu menempati dua atau lebih posisi berbeda. Harus diakui, beberapa memang cukup mengejutkan.
Ambil contoh Stefano Sturaro, gelandang Juventus yang lebih dipilih daripada Jorginho (Napoli). Pemain 23 tahun itu bisa mendapatkan cukup banyak menit bermain jika mengingat kendala stamina Daniele De Rossi dan Thiago Motta.
Sturaro juga lebih berpengalaman main di lapangan tengah, baik dengan satu maupun dua pemain di sampingnya, daripada Jorginho.
Tak bisa dibantah bahwa titik paling lemah Italia saat ini adalah posisi sentral. Itu wajar seiring absennya Claudio Marchisio dan . Namun, meski begitu, Azzurri punya kesempatan untuk menerapkan sistem 3-4-2 atau 3-5-2 sebagai struktur dasar mereka.
Selain itu, berkat fleksibilitas para pemain yang dipanggil Conte, skema permainan Italia juga bisa bertransformasi menjadi 4-4-2 untuk bertahan atau 3-4-3 ketika menyerang. Fondasinya sudah kuat.
Lini belakang Italia juga dihuni pemain-pemain yang sanggup menempati beberapa posisi berbeda. Dari situ, mereka pun memiliki sejumlah pilihan.
Angelo Ogbonna dan Matteo Darmian mampu beroperasi di hampir setiap lini pertahanan. Sementara itu, Alessandro Florenzi dan Mattia De Sciglio bisa memainkan peran sebagai winger maupun bek sayap. Marco Parolo pun sanggup bermain di tengah maupun dipasang melebar, begitu pula Federico Bernardeschi dan Antonio Candreva.
Bicara fleksibilitas, rasanya tak ada yang mendekati level Florenzi. Bintang AS Roma itu ibarat lima pemain dalam satu tubuh. Full back? OK. Winger kanan? OK. Winger kiri? OK. Gelandang sentral? OK. Striker? OK.

Skuat Italia:
Kiper - Gianluigi Buffon (Juventus), Federico Marchetti (Lazio), Salvatore Sirigu (PSG).
Belakang - Andrea Barzagli (Juventus), Leonardo Bonucci (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Matteo Darmian (Manchester United), Mattia De Sciglio (AC Milan), Angelo Ogbonna (West Ham United).
Tengah - Federico Bernardeschi (Fiorentina), Antonio Candreva (Lazio), Daniele De Rossi (Roma), Stephan El Shaarawy (Roma), Alessandro Florenzi (Roma), Emanuele Giaccherini (Bologna), Stefano Sturaro (Juventus), Thiago Motta (PSG), Marco Parolo (Lazio).
Depan - Eder (Inter), Ciro Immobile (Torino), Lorenzo Insigne (Napoli), Graziano Pelle (Southampton), Simone Zaza (Juventus).
Nomor punggung skuat Italia: 1 Buffon, 2 De Sciglio, 3 Chiellini, 4 Darmian, 5 Ogbonna, 6 Candreva, 7 Zaza, 8 Florenzi, 9 Pelle', 10 Motta, 11 Immobile, 12 Sirigu, 13 Marchetti, 14 Sturaro, 15 Barzagli, 16 De Rossi, 17 Eder, 18 Parolo, 19 Bonucci, 20 Insigne, 21 Bernardeschi, 22 El Shaarawy, 23 Giaccherini.
Italia yang ini mungkin tidak punya 'nomor 10' sejati seperti Roberto Baggio, Alessandro Del Piero atau Francesco Totti. Namun, dengan fleksibilitas skuatnya, Azzurri cukup punya peluang untuk bersaing di Prancis 2016.
"Saya percaya saya sudah memilih yang terbaik," kata Conte tentang skuatnya.
Era Baggio, Totti dan Del Piero sudah lewat. Sang maestro Pirlo pun tidak dibawa. Namun, meski tak terlalu difavoritkan, Italia siap menyajikan kejutan dengan senjata mereka yang bernama fleksibilitas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Italia dan Senjata Bernama Fleksibilitas
Editorial 1 Juni 2016, 15:05
-
Conte: Motta Pantas Pakai Nomor 10 Italia
Commercial 1 Juni 2016, 12:18
-
Conte: Italia Harus Terus Bermimpi dan Beri Kejutan
Commercial 1 Juni 2016, 10:15
-
Pelatih Italia: Belgia Favorit Juara Euro 2016
Commercial 1 Juni 2016, 10:00
-
Conte Umumkan Skuat Final Italia Diiringi Rasa Sedih
Commercial 1 Juni 2016, 09:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR