
Bola.net - Akhir pekan kemarin menjadi momen yang sangat mengecewakan bagi Arsenal. Mereka kalah 1-2 dari Bournemouth di kandang dengan performa yang jauh dari harapan.
Situasi semakin memburuk ketika Manchester City meraih kemenangan meyakinkan atas Chelsea. Hasil tersebut membuat tekanan dalam perburuan gelar semakin meningkat.
Yang sebelumnya terlihat sebagai peluang memperlebar jarak justru berubah menjadi ancaman. Keunggulan Arsenal kini menyusut dari sembilan poin menjadi enam poin.
Manchester City bahkan masih memiliki satu laga tunda yang bisa mengubah segalanya. Kedua tim juga akan bertemu langsung di Etihad dalam laga krusial.
Meski situasi terlihat menegangkan, perburuan gelar belum berakhir. Masih ada sejumlah alasan kuat yang membuat Arsenal layak tetap optimistis.
1. Sulit Menang Beruntun dalam Jumlah Besar

Banyak yang beranggapan Manchester City akan memenangkan semua sisa pertandingan mereka. Jika itu terjadi, mereka memang berpeluang besar merebut gelar juara.
Namun, kenyataannya meraih kemenangan beruntun dalam jumlah besar bukan hal mudah. Bahkan bagi tim sekelas Manchester City sekalipun.
Dalam dua musim terakhir, kemenangan beruntun terpanjang mereka hanya mencapai enam laga. Selain itu, mereka lebih sering mencatatkan rentetan empat kemenangan saja.
Hal ini menunjukkan bahwa City tetap memiliki potensi terpeleset. Menganggap mereka akan menyapu bersih semua pertandingan adalah asumsi yang terlalu dini.
2. Rekor Arsenal di Laga Besar Masih Solid

Pertemuan melawan Manchester City di Etihad akan menjadi penentu penting. Namun, Arsenal bisa melihat laga itu sebagai peluang, bukan ancaman.
Dalam lima pertemuan terakhir di Premier League, Arsenal tidak terkalahkan dari City. Mereka mencatat dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Catatan tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya. Arsenal kini lebih kompetitif saat menghadapi rival langsung.
Selain itu, performa mereka di laga besar secara keseluruhan juga sangat baik. Dalam beberapa musim terakhir, mereka menjadi salah satu tim terbaik dalam pertandingan melawan tim papan atas.
3. Jadwal Sisa Lebih Menguntungkan

Kekalahan dari Bournemouth menjadi pengingat bahwa laga mudah di atas kertas belum tentu berakhir sesuai prediksi. Sepak bola selalu menghadirkan kejutan.
Meski demikian, jika melihat secara keseluruhan, jadwal Arsenal masih lebih menguntungkan. Tingkat kesulitan lawan mereka relatif lebih rendah dibandingkan Manchester City.
Berdasarkan analisis kekuatan lawan, Arsenal memiliki rata-rata yang lebih ringan. Ini memberi mereka peluang besar untuk meraih poin maksimal.
Selain itu, beberapa laga penting akan dimainkan di kandang sendiri. Dukungan suporter bisa menjadi faktor tambahan dalam perburuan gelar.
4. Statistik Dasar Tetap Kuat

Kritik terhadap kreativitas Arsenal dari permainan terbuka memang beralasan. Dalam laga melawan Bournemouth, mereka mencatat angka expected goals yang sangat rendah dari open play.
Namun, secara keseluruhan mereka tetap mampu menciptakan peluang berkualitas. Sebagian besar datang dari situasi bola mati yang menjadi kekuatan utama tim.
Arsenal juga masih memiliki lini pertahanan terbaik di liga. Mereka menjadi satu-satunya tim dengan rata-rata kebobolan di bawah satu expected goals per laga pada 2026.
Bahkan saat performa menurun, mereka tetap sulit ditembus. Statistik ini menunjukkan fondasi tim masih sangat kuat untuk bersaing hingga akhir musim.
5. Superkomputer Opta Masih Mendukung

Pendapat berbasis data mungkin tidak selalu meyakinkan secara emosional. Namun, analisis statistik tetap memberikan gambaran objektif.
Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, Arsenal masih menjadi favorit juara. Mereka memenangkan gelar dalam 87 persen dari 10.000 simulasi.
Angka tersebut menunjukkan peluang yang sangat besar. Secara matematis, Arsenal masih berada di posisi terdepan.
Meski momentum kini berpihak pada Manchester City, situasi bisa berubah dengan cepat. Arsenal hanya perlu merespons dengan performa yang tepat untuk mengamankan gelar.
Sumber: The Analyst
Baca Juga:
- 5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
- Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
- Liverpool Siap Ganti Arne Slot? 5 Kandidat Pelatih Baru yang Bisa Mengambil Alih Anfield
- 5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
- 8 Pemain yang Pernah Membela Sporting CP dan Arsenal, Reuni Gyokeres Jadi Sorotan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
Ketika Legenda MU Jagokan Man City Juara Premier League 2025/2026
Liga Inggris 13 April 2026, 20:48
-
Peluang Chelsea Lolos UCL Musim Depan Menipis Karena 2 Pemain Ini, Siapa?
Liga Inggris 13 April 2026, 15:09
-
Wahai Arsenal, Jangan Terlalu Terbawa Emosi, Nikmati Momen!
Liga Inggris 13 April 2026, 14:44
LATEST UPDATE
-
Juventus Resmi Datangkan Nick Woltemade dari Newcastle
Liga Italia 2 September 2026, 07:24
-
Mykhailo Mudryk Resmi Gabung Tottenham, Reuni dengan Roberto De Zerbi
Liga Inggris 2 September 2026, 07:14
-
Iliman Ndiaye Resmi Gabung Manchester City
Liga Inggris 2 September 2026, 07:06
-
Daftar Lengkap Transfer La Liga Musim Panas 2026/2027
Liga Spanyol 2 September 2026, 05:59
-
Manchester City Resmi Datangkan Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Inggris 2 September 2026, 05:46
-
Daftar Lengkap Transfer Premier League Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 2 September 2026, 05:35
-
Daftar Lengkap Transfer Serie A Musim Panas 2026/2027
Liga Italia 2 September 2026, 04:59
-
Kata Luke Shaw: MU Juara Premier League 2026/2027? Kenapa Tidak?
Liga Inggris 1 September 2026, 23:51
-
Harry Maguire Dukung Marcus Rashford Bersinar Lagi di Manchester United
Liga Inggris 1 September 2026, 23:38
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




















KOMENTAR