
Bola.net - Bola.net - Sebuah konflik mencuat antara klub La Liga Spanyol Valencia dengan DC Comics, penerbit komik ternama asal Amerika Serikat. Ini bukan yang pertama.
Permasalahannya adalah gambar kelelawar. Klub sepakbola yang bermarkas di Estadio Mestalla ini memang memakai kelelawar sebagai logo mereka. Sementara itu, DC adalah pencipta suatu karakter fiktif bernama Batman - si manusia kelelawar dari kota Gotham.
Pada tahun 2014 lalu, DC berkonflik dengan Valencia tentang hak paten gambar kelelawar. Waktu itu, DC kabarnya hanya sebatas melayangkan protes, tapi tidak sampai ke pengadilan.
Baru-baru ini, konflik yang sama kembali mencuat. Kali ini, DC mempermasalahkan logo yang dibuat khusus untuk perayaan centenary atau satu abad berdirinya klub Valencia.
Logo tersebut menampilkan gambar kelelawar murni tanpa perisai, yang biasanya melengkapi logo Valencia, dan berwarna emas. Logo ini yang dipermasalahkan.
Sebelum melangkah lebih jauh, perlu diketahui bahwa Valencia sudah berdiri sejak 1919. Sementara itu, DC Comics baru ada pada 1934. Batman sendiri baru 'dilahirkan' oleh DC pada 1939 atau 20 tahun setelah berdirinya Valencia.
Scroll terus ke bawah.
DC Memprotes, Valencia Merenspons
Menurut laporan media Spanyol, El Confidencial, pihak DC Comics telah membawa perkara ini ke badan yang bertanggung jawab. DC kabarnya sudah mengajukan protes mereka ke European Union Intellectual Property Office (EUIPO) atau Badan Properti Intelektual Eropa.
Badan inilah yang mengurus persoalan hak cipta di Eropa.
Batalla de cómic entre la propietaria de la licencia de Batman y el Valencia CF https://t.co/b4uKRiQFQW
— El Confidencial (@elconfidencial) March 19, 2019
Sejauh ini, belum ada kabar tentang tuntutan resmi dari DC Comics kepada Valencia terkait logo centenary ini. Namun pihak Valencia rupanya sudah terlanjur kesal dengan 'ulah' DC Comics.
Lewat salah satu juru bicaranya, Valencia melontarkan respons yang sangat pedas.
"Kami tak akan berhenti menggunakan gambar kelelawar hanya karena DC Comics menginginkannya," kata juru bicara itu kepada El Confidencial.
"Tak ada merek komersial di dunia ini yang memiliki hak eksklusif untuk kelelawar."
"Ketika klub ini sudah bermain dengan kelelawar di dada, orang-orang di Amerika Serikat sana masih berlarian mengejar bison."
Kejengkelan yang Sangat Wajar
Kejengkelan Valencia merupakan sesuatu yang sangat wajar. Pasalnya, kelelawar bukan cuma logo klub sepakbola Valencia namun juga telah menjadi simbol kota Valencia.
Kisahnya dimulai pada abad ke-13, ketika Raja James I dari Aragon hendak merebut kota dari tangan orang-orang Moors. Saat memasuki gerbang kota Valencia, seekor kelewar hinggap di atas benderanya. Ini dianggap sebagai pertanda bagus buat mereka.
Oleh karena itulah, kelelawar menjadi sesuatu yang sangat identik dengan Valencia.
Bukan cuma Valencia yang menggunakannya. Levante, klub lain yang berbasis di Valencia, juga menggunakan kelelawar di logonya.
(c) AFP
Lebih jauh, seperti terlihat dari tweet di bawah, bahkan ada sebuah tim dari kota Valencia pada tahun 1912 yang logonya sangat mirip dengan logo Batman.
(c) Twitter/@arturomarzal
Lihat timeline-nya: 1912 dan 1939. Siapa yang mengkopi siapa?
Kesampingkan Ego
Yang dipermasalahkan oleh DC Comics memang logo spesial centenary Valencia. Menurut DC, logo ini mirip dengan logo Batman.
Valencia kesal? Tentu saja. Itu terlihat dari respons pedas mereka di atas.
Masalah seperti ini pasti tak lepas dari perhatian orang-orang di dunia maya. Lalu, berada di pihak manakah mereka?
Well, tak terlalu mengejutkan, mayoritas berada di pihak Valencia.
(c) Valencia CF
Tak sedikit yang beranggapan bahwa Valencia sebenarnya bisa saja menuntut balik DC Comics untuk penggunaan gambar kelelawar. Itu lebih masuk akal.
Namun, seperti kata juru bicara Valencia: "Tak ada merek komersial di dunia ini yang memiliki hak eksklusif untuk kelelawar."
Jika ada yang perlu ditiru, maka DC Comics perlu meniru Valencia - mengesampingkan ego mereka.
Klik juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Betah di Inggris, Mateo Kovacic Ogah Balik ke Real Madrid
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 19:20
-
Antoine Griezmann Tidak Tergiur Gabung Barcelona
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 18:20
-
Alvaro Morata Tidak Kaget City Ingin Beli Saul Niguez
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 18:00
-
Barcelona Siap Jual Murah Philippe Coutinho
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 17:40
-
Marcelo Masih Masuk Rencana Zinedine Zidane
Liga Spanyol 21 Maret 2019, 16:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR