
Bola.net - Real Madrid memulai era baru bersama Jose Mourinho dengan satu pertanyaan besar di lini tengah dan serangan. Bisakah Jude Bellingham dan Arda Guler bermain bersamaan tanpa mengurangi kekuatan masing-masing?
Jawaban awal Mourinho tampaknya mulai terlihat saat Real Madrid menghadapi Espanyol. Kedua pemain tersebut sama-sama dipercaya menjadi starter dan memberikan kontribusi dalam skema permainan yang disiapkan pelatih asal Portugal itu.
Guler mengambil tendangan bebas yang kemudian dimanfaatkan Bellingham untuk mencetak gol pembuka. Momen tersebut menjadi gambaran bagaimana Mourinho ingin mengoptimalkan dua pemain dengan karakter berbeda tersebut.
Alih-alih memilih salah satu, Mourinho justru melihat peluang untuk memainkan keduanya secara bersamaan. Fleksibilitas posisi Guler menjadi kunci agar Bellingham tetap dapat menjalankan peran ofensifnya.
Bellingham Tetap Jadi Gelandang Serang

Menurut laporan Defensa Central, Mourinho melihat Bellingham sebagai gelandang serang utama Real Madrid. Pemain asal Inggris itu diberikan kebebasan untuk bergerak di antara lini dan masuk ke kotak penalti ketika kesempatan terbuka.
Peran tersebut membuat Bellingham tetap bisa menjalankan karakter terbaiknya. Ia dapat menjadi pemain yang menghubungkan lini tengah dengan lini depan sekaligus menghadirkan ancaman langsung di area penalti lawan.
Kehadiran Bellingham tidak berarti Guler harus kehilangan tempat di starting XI. Mourinho justru menempatkan pemain asal Turki itu dari sisi kanan dengan kebebasan untuk bergerak ke area tengah.
Guler tidak beroperasi seperti winger tradisional yang terus menempel garis. Ia lebih sering masuk ke dalam untuk menerima bola, membantu progresi serangan, dan terlibat dalam pembangunan permainan Real Madrid.
Arda Guler Jadi Kunci Fleksibilitas Madrid

Fleksibilitas Guler menjadi salah satu alasan Mourinho dapat memainkan kedua pemain tersebut secara bersamaan. Sang gelandang serang mampu beroperasi dari sisi kanan maupun mengambil posisi lebih sentral sesuai kebutuhan pertandingan.
Saat melawan Espanyol, Guler kembali memperlihatkan kualitasnya meski hanya bermain hingga menit ke-64. Kemampuannya menguasai bola dan mencari ruang di antara lini membuatnya menjadi opsi penting dalam skema Mourinho.
Dari sisi kanan, Guler dapat bergerak ke tengah dan membangun kombinasi dengan Bellingham. Ketika bermain lebih sentral, ia juga bisa membantu Madrid mempertahankan penguasaan bola dan mengontrol pertandingan.
Dengan pendekatan tersebut, Mourinho tidak perlu menghadapi dilema memilih Bellingham atau Guler. Keduanya justru bisa mengisi ruang berbeda dan saling melengkapi, sehingga Real Madrid memiliki lebih banyak variasi dalam membangun serangan.
Sumber: Madrid Universal
Baca Ini Juga
- Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
- Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
- Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
- Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
- Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR