
Bola.net - Bola.net - Sosoknya tinggi tegap. Rambutnya dipotong pendek. Cepak. Sembari membuka gerbang pintu berwarna hitam-merah, dia mempersilahkan masuk ke tempat kerjanya. Perkenalkan, dia adalah Fachri Firmansyah. Namanya mungkin masih asing terdengar. Maklum, sejak tahun 2014 lalu, Firman, begitu ia akrab disapa, sudah tak aktif lagi di dunia sepakbola.
Rabu (15/6) sore tadi, bersama salah satu rekan berkunjung di tempat kerjanya. Lokasinya berada di pusat Kota Surabaya, tepatnya di Jalan Panglima Sudirman. Firman adalah seorang security. Saban hari, dia bertugas di sebuah bekas kantor salah satu perusahaan rokok ternama asal Kediri.
"Ada tiga shift. Pagi, siang dan malam. Hari ini saya kebagian jaga siang. Pulangnya jam 11 malam nanti," kata Firman. Pemuda 20 tahun ini tak punya pos laiknya security pada umumnya. Ruang kerjanya adalah halaman tengah bangunan. Ia hanya disediakan meja dan kursi, sebuah Handie Talkie (HT) dan telepon.
Siapa sangka, sebelum bekerja sebagai security, Firman pernah membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-21. Ia memperkuat Garuda Muda di Piala COTIF Spanyol. Agustus 2014 lalu. Di Negeri Matador pula, cerita kelam Firman dimulai. Ia menderita cedera ligamen saat Timnas U-21 dikalahkan Levante, Rabu (13/8/2014) sore waktu setempat.
Bermula ketika kakinya diinjak salah seorang pemain Levante, Firman lalu terkapar. "Sampai sekarang masih saya simpan videonya. Nih," kata Firman sembari memperlihatkan sebuah rekaman pertandingan yang tersimpan di telepon selulernya. "Sebenarnya cuma gini saja kejadiannya. Tapi kok bisa hancur semuanya," ucapnya heran.
Ketika menyaksikan video memilukan itu, Firman memang tak menitikkan air mata. Namun, dari raut wajahnya, tergambar jelas bagaimana perasaan sedihnya. Sebab, sejak 13 Agustus 2014 lalu, praktis dia sudah tak bisa kembali ke lapangan hijau lagi. "Setelah itu saya kembali ke Palembang. Karena saya memang pemain Sriwijaya U-21," lanjut Firman.
Bola.net bersama Fachri Firmansyah
Dengan cedera yang ia derita ketika membela Timnas U-21, Firman awalnya berharap ada perhatian dan tanggung jawab dari PSSI untuk memulihkan cederanya. Sayang, Firman hanya berharap pepesan kosong. Dua bulan sudah ia menanti, tapi tak kunjung ada penanganan untuk menyembuhkan cederanya.
"Saya ditelantarkan. Tidak diperhatikan. Setiap hari cuma makan dan tidur di mess. Saya tiap hari mendesak agar segera dioperasi. Akhirnya operasi di RS Hoesin. Tapi sampai sekarang ya masih sakit, Mas. Rasanya gimana gitu di dengkul saya. Buat jongkok saja sakit," aku anak tunggal dari pasangan Heri Purwoko dan Muryati ini.
Setelah operasi di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, Firman kembali ke Surabaya. Di Kota Pahlawan, ia menjalani terapi di salah satu klinik yang ada di Jalan HR Muhammad. "Setiap kali terapi habis Rp 200 ribu. Lama-lama uang saya habis, Mas. Akhirnya saya berhenti terapi karena nggak ada uang," aku jebolan Akademi Wahana Cipta Pesepakbola (WCP) ini.
"Semuanya lepas tangan. SFC, PSSI, semuanya lepas tangan. Cuma Om Rudy Keltjes saja yang pernah tanya kabar lewat telepon. Cuma Om Rudy, thok. Yang lainnya tidak pernah sama sekali. Sudah dua tahun saya dibiarkan seperti ini," tutup Firman.
Setelah memutuskan berhenti dari lapangan hijau, eks pemain SSB Sakti ini sempat drop, baik fisik maupun psikis. Ia akhirnya bangkit tahun 2015 lalu. Setelah sempat pindah-pindah kerja, Firman saat ini menjadi security di bekas kantor perusahaan rokok.(bersambung)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Pilu Fachri Firmansyah: Eks Timnas U-21 Ditelantarkan PSSI (1)
Editorial 15 Juni 2016, 20:12
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 10:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
-
Arsenal 3-0 Coventry City: Juara Bertahan Awali Musim dengan Kemenangan Meyakinkan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:04
-
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League usai Lumat Coventry City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 07:34
-
Catatan Menarik Arsenal vs Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:33
-
Hasil Arsenal vs Coventry City: The Gunners Langsung Tancap Gas di Pekan Pembuka
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:07
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR