Bola.net - Bola.net - Dari awal era kepemimpinan Silvio Berlusconi, sudah banyak pelatih yang pernah menangani AC Milan. Dari semua itu, ada beberapa yang berpisah secara baik-baik, tapi tak sedikit pula yang ditendang oleh sang presiden, salah satunya karena gagal memenuhi harapan.
Sinisa Mihajlovic gencar disebut-sebut bakal jadi 'korban' teranyar. Penyebabnya adalah hubungan tak harmonis dengan Berlusconi yang dipadu sejumlah hasil buruk dan potensi kegagalan mengembalikan Milan ke Eropa.
Sinisa Mihajlovic
Siapa saja pelatih Milan yang sudah menjadi 'korban' Berlusconi sebelum ini? Diadaptasi dari Gazzetta World, berikut daftar dan ulasannya.
Nils Liedholm

Tak mengejutkan ketika dia membawa Milan meraih Scudetto lagi pada musim 1978/79, tapi kali ini sebagai pelatih. Namun, periode ketiganya melatih Milan bertepatan dengan pengambilalihan Rossoneri oleh Berlusconi.
Sayang bagi Liedholm, dia didepak dengan enam laga tersisa pada musim 1986/87. Dia digantikan oleh Fabio Capello muda.
Oscar Tabarez

Namun, awal karier Tabarez sebagai pelatih Milan tidak berjalan indah. Milan dikalahkan Fiorentina 2-3 di Supercoppa Italiana.
Kesialan berlanjut. Masa kepelatihan Tabarez di Milan hanya berusia 11 pertandingan liga. Setelah kalah mengecewakan 2-3 saat tandang ke Piacenza, dia dipecat dan Berlusconi memutukan untuk memanggil kembali Arrigo Sacchi.
Alberto Zaccheroni

Pada musim pertamanya melatih Milan (1998/99), Zaccheroni membawa Rossoneri meraih Scudetto mereka yang ke-16. Namun, sejak itu, semuanya ibarat terjun bebas.
Hubungannya dengan Berlusconi memburuk. Dipadu sederet hasil mengecewakan di atas lapangan, dia pun digantikan oleh Cesare Maldini di tengah jalan pada musim 2000/01.
Fatih Terim

Terim membawa serta Rui Costa dari Florence serta mendatangkan Umit Davala dari Galatasaray dan Filippo Inzaghi dari Juventus. Namun, Berlusconi ternyata tak sepenuhnya yakin dengan kemampuan Terim sebagai pelatih untuk klub sebesar Milan.
Hanya lima bulan melatih Milan, setelah timnya keropos di belakang dan sering imbang melawan tim-tim kecil, kontraknya diputus. Dia lantas digantikan Carlo Ancelotti pada 6 November 2001.
Massimiliano Allegri

Kepercayaan itu terbayar tuntas. Pada musim pertamanya, Allegri langsung membawa Milan ke takhta Italia. Rossoneri meraih Scudetto mereka yang ke-18, yang dalam prosesnya menghantam Nerazzurri dalam dua pertemuan di musim tersebut.
Musim kedua Allegri diawali dengan kesukesan di Supercoppa Italiana. Namun, gelar Serie A melayang setelah Juventus besutan Antonio Conte menjatuhkan mereka dari puncak.
Setelah finis peringkat dua musim itu, Milan finis peringkat tiga di musim berikutnya. Tekanan pada Allegri jadi semakin besar.
Kekalahan 3-4 melawan Sassuolo pada Januari 2014 menjadi akhir perjalanan Allegri bersama Milan. Dia dipecat dan kemudian digantikan oleh Clarence Seedorf.
Clarence Seedorf

Meski Seedorf membawa Milan finis peringkat delapan usai meneruskan pekerjaan Massimiliano Allegri musim 2013/14 itu, dia tak dipertahankan. Seedorf dilepas diyakini akibat hubungan buruknya dengan beberapa direksi klub, salah satunya wapres Adriano Galliani.
Meski begitu, Seedorf tak pernah mau bicara tentang hal itu.
Seedorf diberhentikan pada 9 Juni 2014, empat bulan setelah menggantikan Allegri. Lalu, datanglah Filippo Inzaghi.
Filippo Inzaghi

Galliani sebenarnya menginginkan Inzaghi yang jadi pengganti setelah Allegri dipecat. Keinginan itu baru kesampaian di musim panas 2014.
Hasil kerja Inzaghi di tim Primavera Milan terbilang memuaskan. Banyak yang berharap itu bisa ditularkannya ke tim senior Milan.
Start-nya cukup bagus. Namun, di tengah jalan, Milan seolah kehabisan inspirasi dan energi. Milan akhirnya finis peringkat 10. Pada 4 Juni 2015, Galliani mengumumkan kalau Inzaghi takkan melatih Milan lagi musim berikutnya.
Sinisa Mihajlovic didatangkan dari Sampdoria sebagai penggantinya. Siklus pergantian pelatih di Milan sepertinya masih bakal berlanjut.
Klik Juga:
- 10 Backheel Assist Indah Dari Panggung La Liga
- Digdaya - Para Juara Liga Tercepat di Bumi Eropa
- Il Capitano - 10 Kapten Hebat Serie A
- Gianluigi Buffon, One of a Kind
- Joselyn Cano, si Super-seksi Pengidola David Villa
- Meme Sindiran Laga Kontroversial Barca
- Meme & Photoshop: Rashford Pahlawan Derby
- World Class Free Kick Golazo Pogba vs Torino
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool, Barca, Chelsea, Milan, Bertemu dalam Pra Musim
Liga Inggris 22 Maret 2016, 21:39
-
AS Roma Ingin Permanenkan 'Firaun Kecil'
Liga Italia 22 Maret 2016, 19:22
-
Para Pelatih Milan Yang Ditendang Berlusconi
Editorial 22 Maret 2016, 15:54
-
Putra Eks Striker Inter & Milan Inginkan Juventus
Liga Italia 22 Maret 2016, 12:20
-
Milan Diminta Bergegas Jika Mau Vazquez
Liga Italia 22 Maret 2016, 11:17
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR