Bola.net - Bola.net - Sepanjang sejarah partisipasinya di liga utama Inggris, Manchester City sudah lima kali juara. Namun prestasi-prestasi itu belum pernah bisa mereka lanjutkan ke musim berikutnya.
City selalu gagal mempertahankan gelarnya, baik di First Division maupun Premier League. Itulah yang terjadi setelah mereka juara di musim 1936/37, 1967/68, 2011/12 dan 2013/14. Sejarah itulah yang bakal coba mereka ubah musim ini.
Musim 2017/18 kemarin, City tak tertandingi dan menjuarai Premier League dengan memecahkan sederet rekor yang ada. Pasukan Guardiola jadi juara dengan rekor margin poin terbesar, perolehan poin, hingga gol dan jumlah kemenangan terbanyak.
Di edisi 2018/19 ini, City bakal mencoba mengukir histori dengan menjuarai liga tertinggi Inggris dua musim secara beruntun.
Namun itu tidak bakal mudah. Rival-rival mereka sudah berbenah, baik dengan berganti manajer maupun mendatangkan amunsi-amunisi anyar yang berkualitas.
Ini bakal jadi musim yang berat. Jika The Citizens mampu kembali keluar sebagai juara, berarti mereka memang tim yang hebat.
Yang Patut Diperhatikan

Phil Foden
Di skuat City yang bertabur bintang, ada seorang remaja yang berharap mendapatkan kesempatan agar dapat membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi pemain penting di masa depan.
Foden, 18, hanya bermain total selama 45 menit dalam lima penampilan untuk City musim lalu. Dalam prosesnya menjadi juara Premier League termuda, gelandang Inggris itu juga turut memberi kontribusi berupa satu assist.
Dia sangat ingin sukses bersama City. Itu terlihat dari keputusannya yang lebih memilih mengikuti tur pramusim klub daripada mewakili tim U-19 Inggris.
Foden digadang-gadang sebagai penerus David Silva. Dia perlu terus berkembang dan membuktikan kapasitasnya pada Guardiola.
Rekrutan Terbaik

Riyad Mahrez
DIa menjadi rekrutan temahal dalam sejarah City ketika dibeli dari Leicester senilai £60 juta pada 10 Juli 2018.
Winger 27 tahun Aljazair itu adalah salah satu pilar Leicester ketika menjuarai Premier League musim 2015/16. Setelah jadi juara, banyak yang ingin menggaetnya dari Leicester, tapi dia tak ke mana-mana, karena pihak klub menolak menjualnya.
City akhirnya sukses mendapatkan Mahrez musim panas ini. City mendapatkan pemain penting, sedangkan Mahrez mendapatkan klub yang lebih besar, baik dari segi kualitas maupun ambisi.
Musim lalu, tak banyak pemain yang mengukir dua digit gol sekaligus assist di Premier League. Mahrez adalah salah satunya (12 gol, 10 assist), dan itu menunjukkan kalau dia merupakan pemain yang fantastis.
Jika Mahrez mampu membawa performa impresif itu ke klub barunya, maka permainan ofensif The Citizens bakal jadi lebih menakutkan.
Sektor Lemah

Fernandinho adalah salah satu pemain paling penting di skuat City. Gelandang bertahan Brasil dengan gaya permainan box-to-box itu berkontribusi sangat besar dalam bertahan maupun menyerang.
Tak mengejutkan jika pada Januari 2018 lalu City memberinya perpanjangan kontrak hingga 2020.
Fernandinho sudah berusia 33, dan tak bakal selamanya dia berada di puncak permainannya. Namun sejauh ini City belum punya pelapis atau calon pengganti sepadan untuknya.
Ilkay Gundogan sejatinya bisa memainkan peran serupa, tapi dia kerap bermasalah dengan cedera. Guardiola bakal pusing tujuh keliling jika keduanya sampai absen secara bersamaan.

Prediksi

Para pemain City sudah menyatu dengan sangat baik. Wajar jika mereka hanya melakukan satu pembelian penting pada diri Mahrez musim panas ini.
Bagi City, liga musim ini takkan semudah musim sebelumnya. Level kesulitannya telah meningkat.
Namun City jelas tetap dianggap sebagai salah satu kandidat juara. Salah satu faktor pendukungnya adalah Guardiola.
Guardiola pernah membawa Barcelona menjuarai La Liga tiga musim secara beruntun pada 2008/09, 2009/10 dan 2010/11. Dia juga berpengalaman membawa Bayern Munchen meraih titel Bundesliga 2013/14, 2014/15 dan 2015/16.
Memang sulit bagi City untuk mempertahankan gelar mereka, tapi sulit bukan berarti mustahil. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dimitar Berbatov Prediksi Manchester United Juara Liga Inggris 2018/2019
Liga Inggris 4 Agustus 2018, 21:00
-
Season Preview Manchester City - Mengukir Histori
Editorial 4 Agustus 2018, 19:57
-
Sarri Pilih Chelsea Karena Rayuan Guardiola
Liga Inggris 4 Agustus 2018, 18:54
-
Pep Guardiola Optimis Manchester City Dapat Pengganti Jorginho
Liga Inggris 4 Agustus 2018, 18:40
LATEST UPDATE
-
Arsenal Dinilai Selebrasi Lebay Usai Kalahkan Tottenham: Padahal Belum Juara!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:02
-
Gyokeres dan Eze Belum Bersinar di Arsenal Karena Mikel Arteta?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 07:53
-
Benjamin Sesko Menggila di MU, Michael Carrick Disebut Jadi Otaknya!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 06:38
-
Lisandro Martinez 'Menghilang' di Laga Everton vs MU, Ada Apa Gerangan?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:55
-
Pertahanan Rapat dan Solid, Kunci MU Menang 0-1 di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:46
-
Manchester United Kalahkan Everton, Benjamin Sesko: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:32
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR