Bola.net - Yaya Toure baru saja membuat heboh dengan mengatakan akan pergi meninggalkan Manchester City. Menjadi lebih heboh karena alasan yang digunakannya karena City melupakan hari ulang tahunnya.
Komentar konyol tentang Yaya tersebut digaungkan oleh agen pemain asal Pantai Gading tersebut, Dimitry Seluk. Padahal, City ingat betul akan hari ulang tahun Yaya dan tak lupa untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan dirayakan dengan potongan kue.
Banyak yang percaya jika ini sebenarnya cara Seluk untuk menaikkan nilai kontrak Yaya hingga harus membuat alasan konyol. Tetapi ini bukan alasan konyol pertama di sepakbola, masih ada beberapa alasan konyol lainnya seperti dirangkum bleacherreport berikut ini. (ble/mac)
Roberto Mancini Tidak Holistic

Ketika Roberto Mancini dipecat Manchester City pada bulan Mei 2013 lalu, pihak klub mengeluarkan statement resmi. Dalam penjelasannya, City mengatakan jika pihak klub butuh pendekatan holistic hingga harus mencari manajer baru.
Setahun setelah berlalu, tidak ada penjelasan tambahan mengenani pendekatan holistic yang diinginkan City. Tetapi dengan mereka menjadi juara EPL musim ini, Manuel Pellegrini mungkin manajer holistic yang mereka inginkan.
*Holistic bisa berarti kata sifat atau juga metode pengobatan.
Ukraina Diganggu Kodok

Pada pembukaan Piala Dunia 2006, Ukraina dipangkas habis Spanyol dengan skor telak 4-0. Setelah laga, Ukraina tidak menyalahkan pertahanan buruk, melainkan bunyi keras kodok dari luar hotel yang mengganggu tidur mereka.
"Karena kodok mengeluarkan suara dengan keras, kami jadi kesulitan untuk tidur. Kami semua setuju untuk mencari tongkat dan memburu mereka," ucap bek Ukraina saat itu Vladislav Vashchuk menjelaskan permasalahannya.
Newcastle Mengeluhkan Bola Sepak

Mengenang kembali ketika trofi FA Cup masih menjadi trofi prestigius di tahun 1998. Saat itu Newcastle ditahan imbang oleh klub amatir, Stevenage.
Mengomentari tidak maksimalnya Newcastle, Manajer The Magpies saat itu, Kenny Dalglish mengatakan jika bola terlalu mudah memantul.
Blackpool Apes Karena Hantu

Blackpool menghadapi Bradford pada babak semifinal playoff di tahun 1996. Pada laga itu, Blackpool membiarkan keunggulan dua gol menjadi sebuah kekalahan hingga menghilangkan kesempatan mereka menuju Wembley.
Apa pembelaan Blackpool usai laga? Menurut para petinggi klub, kesialan ini karena ruang rapat mereka diintai hantu Lord Nelson.
Ternyata panel kayu yang digunakan dalam ruang rapat itu diambil dari kapal Foudroyant. Kapal yang berlabuh di Blackpool pada tahun 1897, jadi mungkin masuk akal jika roh yang terperangkan dalam kayu tersebut akhirnya menyebabkan kegagalan klub, 99 tahun berselang.
Silau Karena Kepala Plontos

Kiper Rotherham, Chris Mooney pernah merasa malu karena kebobolan bola mudah yang melewati kedua kakinya. Tetapi bukannya membenahi koordinasi antar pemain bertahan, ia malah menyalahkan kepala plontos bek Nick Smith.
Menurut Chris Mooney, kepala plontos Nick Smith menghalangi pandangannya. Lebih lanjut dijelaskan Mooney, pantulan sinar matahari menimpa kepala plontos Smith menyilaukan matanya hingga tak bisa melihat dengan jelas.
Jose Mourinho dan Ball Boys

Mungkin yang ini sulit dipercaya, tetapi Jose Mourinho juga pernah membuat alasan konyol kala timnya didera kekalahan. Tepatnya saat Mou gagal membawa Real Madrid mengalahkan Barcelona di Piala Super Spanyol 2011.
"Kami datang ke sini untuk bermain. Yang saya katakan ini bukanlah kritikan, saya hanya memaparkan fakta jika tidak ada ball boys di babak kedua. Kesulitan ini biasanya tipikal masalah yang dialami klub kecil," ucap Jose Mourinho saat itu.
Perlu diingat juga, jika saat itu adalah momen yang juga dikenang ketika Mou mencongkel mata Tito Vilanova.
Bermain di Hari Jumat

26 Mei 1989 adalah hari bersejarah bagi perebutan trofi Liga Inggris. Saat itu Arsenal butuh menang dengan margin 2 gol untuk bisa menyalip Liverpool dan memenangkan trofi Liga Inggris. Dan ajaibnya, mereka bisa melakukan hal itu.
Setelah laga, bek The Reds saat itu, Alan Hansen berkilah kekalahan timnya karena laga dimainkan di hari Jumat malam.
Stadion Terlalu Berisik

Penyerang Sutton United bernama Adrian Bradnam pernah gagal memaksimalkan peluang untuk membawa timnya unggul. Bradnam kemudian beralasan kerumunan stadion yang terlalu berisik menjadi penyebab kegagalannya.
Jika pernah mengunjungi markas Sutton di Gander Green, alasan ini mungkin terlihat konyol. Pasalnya atmosfer stadion tidaklah penuh berisik seperti halnya Maracana saat menggelar final Piala Dunia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Irwin Doakan Karir Giggs Sukses
Liga Inggris 21 Mei 2014, 23:09
-
Irwin: Giggs Paham United Luar Dalam
Liga Inggris 21 Mei 2014, 22:52
-
Liga Inggris 21 Mei 2014, 22:49

-
Schmeichel Dukung Penunjukan Van Gaal
Liga Inggris 21 Mei 2014, 22:07
-
Neville Mengaku Belum Dihubungi Van Gaal
Liga Inggris 21 Mei 2014, 21:57
LATEST UPDATE
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
-
Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares Waspadai Malut United
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 10:46
-
Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:25
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Januari 2026, 10:07
-
6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25





















KOMENTAR