Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!

Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Perburuan gelar Premier League kembali memanas setelah Manchester City meraih kemenangan penting atas Newcastle United. Hasil tersebut memangkas jarak dengan pemuncak klasemen dan menjaga tekanan terhadap pesaing utama mereka, Arsenal.

Meski Arsenal merespons tekanan itu dengan kemenangan meyakinkan atas Tottenham Hotspur, dinamika persaingan dinilai belum mereda. Jarak poin kembali melebar, namun tensi antarkedua kandidat juara justru semakin terasa.

Di tengah situasi tersebut, Gary Neville menyoroti makna di balik reaksi Manchester City seusai laga. Menurutnya, ada pesan yang secara sengaja dikirim kepada Arsenal dalam momen tersebut.

1 dari 4 halaman

Selebrasi yang Dianggap Sarat Makna

Pemain Manchester City, Erling Haaland, berlari mengejar bola dalam pertandingan Premier League melawan Newcastle, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jon Super

Pemain Manchester City, Erling Haaland, berlari mengejar bola dalam pertandingan Premier League melawan Newcastle, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jon Super

Manchester City mengalahkan Newcastle United 2-1 dalam laga ketat pada Sabtu. Kemenangan itu memangkas selisih poin dengan Arsenal menjadi dua angka sebelum laga Minggu.

Arsenal kemudian menang 4-1 atas Tottenham berkat gol Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres. Hasil tersebut membuat jarak kembali melebar menjadi lima poin, sekaligus menegaskan bahwa persaingan gelar masih terbuka.

Meski demikian, Gary Neville menilai reaksi City setelah laga melawan Newcastle bukan sekadar luapan emosi. Menurutnya, itu adalah bentuk komunikasi langsung kepada rival mereka di papan atas.

2 dari 4 halaman

Pandangan Neville soal Kekuatan dan Psikologi City

Pemain Manchester City, Bernardo Silva, menerima bola dalam pertandingan Premier League melawan Newcastle, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jon Super

Pemain Manchester City, Bernardo Silva, menerima bola dalam pertandingan Premier League melawan Newcastle, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jon Super

Berbicara dalam podcast miliknya, Gary Neville menilai Manchester City tetap sangat berbahaya. Ia menyoroti kedalaman lini serang tim asuhan Pep Guardiola.

“Man City berbahaya dengan fakta bahwa mereka memiliki Omar Marmoush, Erling Haaland, Rayan Cherki, Antoine Semenyo, Phil Foden,” kata Neville.

“Jika mereka bisa menjaga kebugaran para bek tengah, mereka punya peluang. Kiper mereka bagus, manajernya luar biasa.”

Neville kemudian menyinggung selebrasi yang dilakukan Haaland dan Guardiola setelah laga. Menurutnya, itu bukan kejadian biasa, melainkan bagian dari permainan psikologis dalam perebutan gelar.

3 dari 4 halaman

Tekanan Mental ke Arsenal dan Prediksi Akhir Musim

Neville juga menyoroti momen selebrasi Haaland dan Guardiola setelah kemenangan atas Newcastle kemarin. Man City seolah-olah menunjukkan bahwa mereka masih akan terus mengejar.

"Selebrasi di akhir laga dari Haaland dan Pep Guardiola berarti lebih," ujar Neville. “Mereka sedang mengirim pesan, ini adalah mind games. Pep akan mengatakan tidak, tapi itu memang begitu.”

“Setiap kali Anda berbicara selama dua bulan ke depan, setiap tindakan di lapangan akan mengirim sinyal ke lawan, soal kerentanan, kekuatan, selebrasi, apa pun itu.”

4 dari 4 halaman

Arsenal Tetap Unggulan

Meski menilai tekanan City nyata, Neville tetap memprediksi Arsenal akan keluar sebagai juara. Namun, ia menekankan bahwa jalan menuju gelar tidak akan mudah.

"Saya kira pada akhirnya Arsenal akan juara, tapi saya juga tidak akan terkejut ketika mereka membuat kesalahan dan ketika Man City kembali mengejar," lanjut Neville.

"Ini bakal jadi kerja keras luar biasa. Memang tidak akan mudah, dan pertandingan di Etihad nanti bakal jadi laga krusial."


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL