
Bola.net - Perburuan gelar Premier League kembali memanas setelah Manchester City meraih kemenangan penting atas Newcastle United. Hasil tersebut memangkas jarak dengan pemuncak klasemen dan menjaga tekanan terhadap pesaing utama mereka, Arsenal.
Meski Arsenal merespons tekanan itu dengan kemenangan meyakinkan atas Tottenham Hotspur, dinamika persaingan dinilai belum mereda. Jarak poin kembali melebar, namun tensi antarkedua kandidat juara justru semakin terasa.
Di tengah situasi tersebut, Gary Neville menyoroti makna di balik reaksi Manchester City seusai laga. Menurutnya, ada pesan yang secara sengaja dikirim kepada Arsenal dalam momen tersebut.
Selebrasi yang Dianggap Sarat Makna

Manchester City mengalahkan Newcastle United 2-1 dalam laga ketat pada Sabtu. Kemenangan itu memangkas selisih poin dengan Arsenal menjadi dua angka sebelum laga Minggu.
Arsenal kemudian menang 4-1 atas Tottenham berkat gol Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres. Hasil tersebut membuat jarak kembali melebar menjadi lima poin, sekaligus menegaskan bahwa persaingan gelar masih terbuka.
Meski demikian, Gary Neville menilai reaksi City setelah laga melawan Newcastle bukan sekadar luapan emosi. Menurutnya, itu adalah bentuk komunikasi langsung kepada rival mereka di papan atas.
Pandangan Neville soal Kekuatan dan Psikologi City

Berbicara dalam podcast miliknya, Gary Neville menilai Manchester City tetap sangat berbahaya. Ia menyoroti kedalaman lini serang tim asuhan Pep Guardiola.
“Man City berbahaya dengan fakta bahwa mereka memiliki Omar Marmoush, Erling Haaland, Rayan Cherki, Antoine Semenyo, Phil Foden,” kata Neville.
“Jika mereka bisa menjaga kebugaran para bek tengah, mereka punya peluang. Kiper mereka bagus, manajernya luar biasa.”
Neville kemudian menyinggung selebrasi yang dilakukan Haaland dan Guardiola setelah laga. Menurutnya, itu bukan kejadian biasa, melainkan bagian dari permainan psikologis dalam perebutan gelar.
Tekanan Mental ke Arsenal dan Prediksi Akhir Musim
Neville juga menyoroti momen selebrasi Haaland dan Guardiola setelah kemenangan atas Newcastle kemarin. Man City seolah-olah menunjukkan bahwa mereka masih akan terus mengejar.
"Selebrasi di akhir laga dari Haaland dan Pep Guardiola berarti lebih," ujar Neville. “Mereka sedang mengirim pesan, ini adalah mind games. Pep akan mengatakan tidak, tapi itu memang begitu.”
“Setiap kali Anda berbicara selama dua bulan ke depan, setiap tindakan di lapangan akan mengirim sinyal ke lawan, soal kerentanan, kekuatan, selebrasi, apa pun itu.”
Arsenal Tetap Unggulan
Meski menilai tekanan City nyata, Neville tetap memprediksi Arsenal akan keluar sebagai juara. Namun, ia menekankan bahwa jalan menuju gelar tidak akan mudah.
"Saya kira pada akhirnya Arsenal akan juara, tapi saya juga tidak akan terkejut ketika mereka membuat kesalahan dan ketika Man City kembali mengejar," lanjut Neville.
"Ini bakal jadi kerja keras luar biasa. Memang tidak akan mudah, dan pertandingan di Etihad nanti bakal jadi laga krusial."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi St. Pauli vs Bayern 11 April 2026
Bundesliga 10 April 2026, 13:30
-
Prediksi Barcelona vs Espanyol 11 April 2026
Liga Spanyol 10 April 2026, 12:48
-
PSIM vs PSM Makassar: Menanti Ledakan Savio Sheva di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 11:35
-
Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
Liga Inggris 10 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:33
-
Prediksi West Ham vs Wolves 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:26
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25



















KOMENTAR