BSU menumpuk lima gelandang di pertandingan ini. Mereka hanya mengandalkan Thiago Furtuoso sebagai ujung tombak tunggal. Pun demikian dengan Madura United. Pelatih Gomes Oliviera juga mengandalkan Pablo Rodrigues sebagai penyerang utama.
Pertarungan para gelandang menjadi pemandangan jamak di awal babak pertama. Hingga memasuki menit ke-15, belum ada peluang berharga yang diciptakan oleh kedua kesebelasan.
Pada menit ke-22, tendangan jarak jauh yang dilepaskan Slamet Nur Cahyono, menyamping di kiri gawang. Madura United mengubah gaya main dengan menurunkan Rossi Noprihanis di menit ke-23. Dane Milovanovic yang ditarik keluar, nampak kesal saat meninggalkan lapangan.
Hadirnya Rossy membuat Madura United mencoba bermain dengan mengandalkan lebar lapangan. Sejumlah peluang mereka ciptakan. Bahkan kiper BSU, Wahyu Tri Nugroho melakukan penyelamatan gemilang saat menepis sundulan Pablo Rodrigues, dan tendangan jarak jauh Slamet di menit ke-34.
Aksi individual Thiago membahayakan gawang Madura United di menit ke-39. Setelah tembakannya ditepis kiper Hery Prasetyo, Thiago merebut bola dan sempat melepaskan tendangan ke arah gawang Madura United. Sayang masih ada Munhar yang menggagalkan gol itu. Skor 0-0 menutup babak pertama.
Babak kedua dibuka dengan peluang Rudi Widodo menit ke-49. Mendapat sodoran Evan membuat Rudi tinggal berhadapan dengan kiper. Tapi tembakannya bisa digagalkan Hery Prasetyo. Madura United membalasnya dengan kans Rossy Noprihanis. Berdiri bebas, tendangannya justru melambung jauh di atas mistar.
Peluang emas untuk BSU lahir di menit ke-54. Ketika mendapat umpan Thiago Furtuoso, Rudi Widodo sebenarnya dalam posisi bebas di muka gawang. Tapi entah kenapa tendangannya justru melenceng dari sasaran. Bayu Gatra mengancam gawang BSU di menit ke-66. Akan tetapi bola mendarat tepat di pelukan Wahyu.
Wahyu kembali melakukan penyelamatan di menit ke-70. Ia membendung tembakan keras Engelberd Sani. Tempo permainan cenderung menurun memasuki 10 menit akhir menjelang pertandingan usai. Tak ada peluang berarti yang ditelurkan kedua kesebelasan.
Engelberd Sani membuang kans 99 persen gol di menit ke-85. Ketika menerima umpan Pablo, ia berdiri bebas di muka gawang. Namun tendangannya justru melebar tipis di kanan gawang BSU. Kans Engelberd rupanya memantik kedua tim untuk tampil lebih agresif. Saling sering menjadi pemandangan di lima menit akhir laga.
Madura United harus bermain dengan 10 orang setelah Slamet Nur Cahyono menerima kartu kuning kedua. Ia diusir wasit karena melanggar Rudi Widodo. Meski dengan 10 orang, Madura akhirnya berhasil mencuri gol lewat tembakan Pablo di menit ke-90+3. Skor 1-0 untuk Madura bertahan hingga akhir laga. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bad Mood, Pelatih BSU: Bikin Cepat Mati Muda
Bola Indonesia 25 Juni 2016, 23:59
-
Pelatih Madura United Sebut Pertandingan Tak Menarik
Bola Indonesia 25 Juni 2016, 23:57
-
10 Pemain Madura United Kalahkan Bhayangkara SU
Bola Indonesia 25 Juni 2016, 23:37
-
Bhayangkara SU Target Menang Demi Papan Atas ISC
Bola Indonesia 24 Juni 2016, 06:41
-
Bola Indonesia 24 Juni 2016, 06:06

LATEST UPDATE
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
-
Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Timnas Prancis Catatkan Rekor Baru!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 09:02
-
Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:37
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
-
Diam tetapi Mematikan Seperti Ousmane Dembele
Piala Dunia 10 Juli 2026, 06:08
-
Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
Piala Dunia 10 Juli 2026, 05:14
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR