Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Namun sanksi FIFA kepada PSSI membuat cabang olahraga (cabor) sepakbola terancam absen pada ajang multi event antar negara-negara se-Asia tersebut.
Ketua Komite Ad-Hoc reformasi sepakbola Indonesia bentukan FIFA, Agum Gumelar menegaskan bahwa pemeritah harus bersedia bergabung dengan Komite Ad-Hoc untuk menyelesaikan permasalahan sepakbola Indonesia. Itu menjadi salah satu kunci agar FIFA mencabut sanksi kepada PSSI.
"Seandainya kita terkena sanksi yang berkepanjangan, maka otomatis sepakbola tidak bisa dimainkan di Asian Games. Hambar jika Asean Games tanpa sepakbola," ujar Agum kepada wartawan di kediamannya, Jakarta, Kamis (4/2) malam.
Menurut pria kelahiran Tasikmalaya itu masih ada waktu dua minggu sebelum masalah ini dibawa ke Kongres Luar Biasa (KLB)) FIFA pada 26 Februari mendatang. Pihaknya berharap bisa berkomunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Agum yang juga anggota Dewan Pengarah Asian Games mengikuti pertemuan dengan Olympik Coucil Asia (OCA). Dalam pertemuan tersebut OCA menaruh harapan sepakbola bisa diselesaikan dengan cara yang sesuai aturan.
"Saya ikut hadir dalam rapat OCA kemarin, dalam rapat ada masukan-masukan yang cukup menjadi perhatian kami mengenai sepakbola. OCA masih menaruh harapan kepada Indonesia agar bisa menyelesaikan masalah sepakbola sesuai dengan aturan FIFA," ungkapnya. [initial]
Baca Ini Juga
- Tim Ad-Hoc: Menpora Tak Bisa Surati FIFA
- Tim Ad-Hoc Akan ke Swiss Temui FIFA
- Tim Ad-Hoc: Jokowi Harapan Terakhir Kami
- Agum Gumelar: Pemerintah Tidak Bergabung, Sanksi Indonesia Bisa Lebih Lama
- Pemeritah Persilahkan Komite Ad Hoc PSSI Gelar Rapat Terbuka
- Soal Tim Ad-Hoc, Menpora Akui Belum Dihubungi Agum Gumelar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agum Gumelar Khawatir Tak Ada Sepakbola di Asian Games
Bola Indonesia 4 Februari 2016, 19:06
-
Ada TERORIS di Sepakbola Indonesia!
Editorial 17 Januari 2016, 12:07
-
Ada Penghargaan Suporter Terbaik di Piala Jendral Sudirman
Bola Indonesia 28 Oktober 2015, 21:18
-
Antara Turnamen, Liga, dan Kesiapan Indonesia di Level Internasional
Editorial 26 Oktober 2015, 22:43
-
Rancangan Logo Baru PSSI, Pilih yang Mana?
Bolatainment 8 September 2015, 16:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR