Bola.net - CEO Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), Valentino Simanjuntak, mengimbau seluruh pemain sepak bola nasional untuk memboikot kompetisi musim 2012/2013. Dengan catatan, masih terjadi persoalan klub melakukan penunggakan gaji kepada para pemainnya.
Dengan begitu, Valentino berharap para pemain memiliki sikap tegas terhadap permasalahan penunggakan gaji. Dikatakannya lagi, hal tersebut wajib dilakukan untuk memberikan pelajaran kepada klub-klub yang bermasalah.
"APPI tidak bisa berbuat banyak menanggulangi permasalahan gaji apabila tidak mendapat dukungan dari para pemain. Karena itu, semuanya harus dimulai dari sikap tegas para pemain," ujarnya.
"Apalagi, wacana boikot sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, karena tidak ada dukungan, batal terlaksana," sambungnya.
Karena itu, diharapkannya para pemain bisa bersatu demi memajukan sepak bola Indonesia. Namun, dikatakannya lagi, APPI sudah memiliki langkah-langkah lainnya jika persoalan gaji tidak kunjung terselesaikan.
"APPI akan melaporkan operator liga dan klub bermasalah kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA)," tegasnya.
Sebelumnya, APPI sudah merilis daftar klub yang menunggak gaji pemain. Dalam daftar tersebut, tercatat hanya sembilan klub di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) yang tidak memiliki masalah pembayaran gaji pemain.
Klub asal ISL yakni Persipura, Mitra Kutai Kartanegara, Persiram Samarinda, Persegres, Persib Bandung. Sementara di kompetisi IPL, hanya ada tiga, yaitu Semen Padang, Persebaya dan Arema.
Klub ISL, PSPS Pekanbaru menjadi klub yang paling banyak melakukan penunggakan dengan rincian 10 bulan, sedangkan Klub IPL Bontang FC tercatat menunggak gaji selama 6-7 bulan.
"Karena itu, kami dari APPI menunggu kesiapan teman-teman pemain. Kami tentu menganjurkan semuanya untuk bersikap tegas berjuang demi hak masing-masing," pungkasnya. (esa/gia)
Dengan begitu, Valentino berharap para pemain memiliki sikap tegas terhadap permasalahan penunggakan gaji. Dikatakannya lagi, hal tersebut wajib dilakukan untuk memberikan pelajaran kepada klub-klub yang bermasalah.
"APPI tidak bisa berbuat banyak menanggulangi permasalahan gaji apabila tidak mendapat dukungan dari para pemain. Karena itu, semuanya harus dimulai dari sikap tegas para pemain," ujarnya.
"Apalagi, wacana boikot sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, karena tidak ada dukungan, batal terlaksana," sambungnya.
Karena itu, diharapkannya para pemain bisa bersatu demi memajukan sepak bola Indonesia. Namun, dikatakannya lagi, APPI sudah memiliki langkah-langkah lainnya jika persoalan gaji tidak kunjung terselesaikan.
"APPI akan melaporkan operator liga dan klub bermasalah kepada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA)," tegasnya.
Sebelumnya, APPI sudah merilis daftar klub yang menunggak gaji pemain. Dalam daftar tersebut, tercatat hanya sembilan klub di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) yang tidak memiliki masalah pembayaran gaji pemain.
Klub asal ISL yakni Persipura, Mitra Kutai Kartanegara, Persiram Samarinda, Persegres, Persib Bandung. Sementara di kompetisi IPL, hanya ada tiga, yaitu Semen Padang, Persebaya dan Arema.
Klub ISL, PSPS Pekanbaru menjadi klub yang paling banyak melakukan penunggakan dengan rincian 10 bulan, sedangkan Klub IPL Bontang FC tercatat menunggak gaji selama 6-7 bulan.
"Karena itu, kami dari APPI menunggu kesiapan teman-teman pemain. Kami tentu menganjurkan semuanya untuk bersikap tegas berjuang demi hak masing-masing," pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
APPI Imbau Pemain Boikot Kompetisi
Bola Indonesia 18 Desember 2012, 05:10
-
La Nyalla Ancam Tindak Tegas Wasit ISL Yang Nakal
Bola Indonesia 24 November 2012, 18:28
-
PT LI Talangi Pembayaran Gaji Enam Klub
Liga Inggris 14 November 2012, 10:34
-
Persijap Cenderung Pilih ISL Untuk Musim Depan
Bola Indonesia 12 Oktober 2012, 21:01
-
Persebaya DU Tunggu Kepastian Otomatis ke ISL
Bola Indonesia 4 Oktober 2012, 21:50
LATEST UPDATE
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR