Bola.net - - Sebuah asa diapungkan Arema Cronus terkait format kompetisi musim depan. Mereka berharap kompetisi musim depan dihelat dengan format satu wilayah.
"Kita lebih mementingkan azas fairplay," ujar General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
"Kalau kompetisi penuh harus kompetisi penuh. Untuk level teratas memang harus kompetisi penuh," sambungnya.
Menurut Ruddy, ia tak risau dengan tingginya cost yang harus dikeluarkan jika kompetisi berformat satu wilayah. Pasalnya, persaingan akan lebih ketat dan juga bakal lebih bagus secara bisnis.
"Lagipula share televisi sudah kian besar," tuturnya.
Sebelumnya, muncul sejumlah usulan agar musim depan kompetisi digelar dalam format dua wilayah. Pasalnya dengan kondisi geografis Indonesia yang sangat luas, kompetisi satu wilayah bakal menelan biaya yang sangat besar.
Sementara itu, manajemen Arema juga berpesan pada operator kompetisi musim depan. Mereka meminta agar operator musim depan studi banding ke Brasil terkait penggelaran kompetisi.
"Sedikit banyak, kondisi Brasil, terutama dari segi geografisnya, mirip dengan Indonesia," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milo Ingin Aremania Seperti Bobotoh dan Suporter Madura
Bola Indonesia 22 November 2016, 22:11
-
Arema Cronus Tak Pandang PS TNI Sebelah Mata
Bola Indonesia 22 November 2016, 21:03
-
Arema Cronus Target Lolos ke Liga Champions Asia
Bola Indonesia 22 November 2016, 19:08
-
Arema Cronus Harap Kompetisi Mendatang Digelar Satu Wilayah
Bola Indonesia 22 November 2016, 15:47
-
Kekuatan Lini Belakang Arema Cronus Terancam Berkurang
Bola Indonesia 22 November 2016, 15:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR