Arema FC, Rajanya Piala Presiden

Arema FC, Rajanya Piala Presiden
Selebrasi Dalberto dalam laga Arema FC vs PSM Makassar di BRI Super League, Sabtu (9/5/2026). (c) Dok. Arema FC

Bola.net - Arema FC telah bertolak ke Bandung untuk mengikuti Piala Presiden 2026 pada Kamis (23/7/2026). Singo Edan membawa 27 pemain untuk menghadapi turnamen pramusim tersebut.

Pada fase grup, Arema tergabung di Grup A bersama Persib Bandung, DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers asal Singapura. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung ketat sejak laga pertama.

Sebagai tim dengan koleksi gelar Piala Presiden terbanyak, Arema kembali menjadi salah satu peserta yang mendapat sorotan. Namun, kali ini tim asuhan Marcos Santos lebih memprioritaskan pematangan skuad dibanding memburu trofi.

“Ajang ini kami gunakan untuk pramusim. Kalau menjadi juara, itu bonus,” ujar General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.

Arema memang melakukan sejumlah perubahan dalam kerangka tim untuk menghadapi musim baru. Karena itu, Piala Presiden menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan pemain sekaligus mencari komposisi terbaik.

Namun, Singo Edan tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Arema sudah empat kali menjuarai Piala Presiden dan memegang status sebagai klub dengan koleksi gelar terbanyak di turnamen tersebut.

Berikut sejumlah catatan menarik Arema FC menjelang tampil di Piala Presiden 2026.

1 dari 5 halaman

Langganan Juara Turnamen Pramusim

Trofi Piala Presiden (c) Bagaskara Lazuardi

Trofi Piala Presiden (c) Bagaskara Lazuardi

Empat gelar Piala Presiden membuat Arema layak disebut sebagai raja turnamen pramusim.

Tradisi tersebut sebenarnya sudah tumbuh sejak 2015, ketika kompetisi sepak bola Indonesia dihentikan dan banyak turnamen independen bermunculan.

Pada periode tersebut, Arema berhasil mengoleksi sejumlah trofi, mulai dari Bali Island Cup, Sunrise of Java Cup, hingga berbagai turnamen pramusim lainnya.

Mentalitas juara itu seolah terus bertahan meski komposisi pemain dan tim pelatih silih berganti.

Ketika klub lain memilih memberikan kesempatan kepada sebanyak mungkin pemain, Arema biasanya lebih cepat menentukan susunan utama. Materi inti yang disiapkan untuk kompetisi kerap langsung dimainkan sejak turnamen pramusim.

Strategi tersebut terbukti efektif dalam perburuan gelar. Namun, pendekatan itu juga seperti pisau bermata dua.

Arema beberapa kali terlihat kehabisan tenaga ketika kompetisi resmi dimulai setelah tampil habis-habisan di Piala Presiden. Sejak menjuarai edisi 2017, Singo Edan lebih sering berkutat di papan tengah saat liga berlangsung.

2 dari 5 halaman

Hadiah Rp6 Miliar Jadi Rangsangan

Hadiah besar yang disiapkan penyelenggara juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.

Juara Piala Presiden 2026 akan membawa pulang hadiah sebesar Rp6 miliar. Nominal tersebut tergolong besar untuk turnamen yang hanya berlangsung sekitar dua pekan.

Berdasarkan informasi yang diterima Bola.com, mayoritas hadiah ketika Arema menjadi juara Piala Presiden biasanya dibagikan kepada pemain, pelatih, dan ofisial tim.

Kondisi tersebut bisa menjadi rangsangan tambahan bagi pemain untuk tetap tampil serius meski manajemen tidak membebani tim dengan target juara.

3 dari 5 halaman

Trauma Paulinho Moccelin

Di balik sederet keberhasilan, Arema juga memiliki kenangan buruk dari Piala Presiden edisi sebelumnya.

Pada pertandingan terakhir Grup A Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Paulinho Moccelin terlibat insiden yang membuat penyerang Timnas Indonesia dan Oxford United, Ole Romeny, mengalami cedera serius.

Paulinho menginjak kaki Ole hingga sang penyerang harus menjalani operasi.

Insiden tersebut memicu kritik besar dari publik Indonesia. Paulinho menjadi sasaran serangan di media sosial, bahkan akun milik istri dan keluarganya ikut terkena dampak.

Manajemen Arema ketika itu menyebut kondisi tersebut membuat sang pemain mengalami trauma.

Dampaknya terasa ketika BRI Super League 2025/2026 bergulir. Paulinho terlihat tidak bermain lepas dan cenderung ragu ketika harus berduel dengan lawan.

Sebelum putaran pertama berakhir, pemain asal Brasil tersebut memutuskan meninggalkan Arema dengan alasan ingin lebih dekat dengan keluarganya.

4 dari 5 halaman

Robi Darwis dan Dewangga Pulang ke Bandung

Alfeandra Dewangga saat dikenalkan sebagai pemain baru Arema FC musim 2026/2027 (c) Dok. Arema FC

Alfeandra Dewangga saat dikenalkan sebagai pemain baru Arema FC musim 2026/2027 (c) Dok. Arema FC

Piala Presiden 2026 juga menghadirkan sejumlah momen reuni bagi pemain Arema.

Robi Darwis dan Alfeandra Dewangga akan kembali ke Bandung setelah sebelumnya memperkuat Persib.

Keduanya tentu sudah mengenal atmosfer pertandingan di Bandung dan berpeluang kembali bertemu dengan mantan rekan setim maupun suporter Persib.

Arema dijadwalkan menghadapi Maung Bandung pada pertandingan pembuka Grup A, Sabtu (25/7/2026).

Pertandingan tersebut akan menjadi momen spesial bagi Robi dan Dewangga yang kini datang sebagai lawan.

5 dari 5 halaman

Berjumpa Mantan Mesin Gol

Selebrasi penyerang Arema FC, Dalberto. (c) dok.Ileague.id

Selebrasi penyerang Arema FC, Dalberto. (c) dok.Ileague.id

Reuni lain akan terjadi ketika Arema menghadapi DPMM FC pada 31 Juli 2026.

Klub asal Brunei Darussalam tersebut kini diperkuat mantan penyerang andalan Singo Edan, Dalberto Luan.

Dalberto merupakan pemain tersubur Arema dalam dua musim terakhir. Namun, kerja sama kedua pihak tidak berlanjut karena tidak tercapai kesepakatan untuk musim baru.

Penyerang asal Brasil itu kemudian bergabung dengan DPMM FC yang berkompetisi di Liga Malaysia.

Pertemuan Arema dan DPMM pun berpotensi menjadi salah satu laga menarik di Grup A. Dalberto akan berhadapan dengan mantan rekan-rekannya yang sudah sangat memahami karakter permainannya.

Disadur dari: Bola.com (Iwam Setiawan, Wiwig Prayugi) 24 Juli 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL