
Bola.net - Manajemen Arema FC memenuhi janji mereka untuk membuka tabir apparel terbaru mereka, jelang laga kontra Persebaya Surabaya. Rabu (14/08) sore, klub berlogo singa mengepal tersebut secara resmi memperkenalkan apparel anyar mereka, SEA.
Manajer Arema Store dan Merchandise, Tjiptadi Purnomo, menyebut bahwa SEA, yang menjadi nama apparel Arema, merupakan singkatan dari Singo Edan Apparel. Namun, SEA juga berarti samudera, identik dengan keluasan dan warna biru khas Arema.
Adi, sapaan karib Tjiptadi, menyebut bahwa lahirnya apparel SEA ini merupakan sebuah terobosan di Arema. Hal ini adalah pembuktian bahwa Arema benar-benar serius mematangkan diri di dalam industri sepak bola.
"Hal ini menunjukkan bahwa kami bisa menciptakan sebuah terobosan. Ini jugalah yang harus dilakukan di industri sepak bola," katanya.
Sebagai awal dari apparel ini, SEA menyediakan dua set jersey bagi tim Arema. Rencananya, jersey kandang -yang masih didominasi warna biru tersebut- akan dipergunakan pada laga pekan ke-14 Shopee Liga 1 musim 2019, kontra Persebaya Surabaya, Kamis (15/09).
Selain jersey tersebut, SEA juga menyiapkan jersey tandang. Sama seperti sebelumnya, jersey ini juga didominasi warna putih.
"Selain itu ada jersey ketiga. Namun, kami akan mengeluarkannya dua pekan lagi," tutur Adi.
Apa filosofi jersey anyar Arema? Simak di bawah ini.
Kerja Keras
Jersey ini, sebagaimana jersey-jersey sebelumnya, tak didesain hanya sekadar dengan pertimbangan estetika. Ada sejumlah filosofi yang mendasari desain jersey tersebut.
"Yang terutama, filosofi desain ini adalah kerja keras," kata Media Officer Arema, Sudarmaji.
Menurut Sudarmaji, jersey ini sengaja diluncurkan jelang di antara dua momen spesial, ulang tahun Arema dan laga klasik kontra Persebaya Surabaya.
"Ini kami niatkan agar bisa memberi harapan dan semangat baru bagi tim," tutur pria berusia 43 tahun tersebut.
Dilengkapi Fitur Antijiplak
Sementara itu, SEA pun sudah mengantisipasi produk mereka bakal dibajak. Karenanya, mereka melengkapi produk mereka dengan fitur antibajak.
Menurut Tjiptadi, di dua jersey produksi SEA, fitur ini pun sudah disematkan. Agar tak mudah dijiplak, bagian punggung dari dua jersey tersebut diberi logo Arema dengan teknik emboss.
"Ini adalah upaya pencegahan kami," kata Adi.
"Untuk produk yang lain, nantinya tentu akan ada penyesuaian soal fitur ini," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bejo Berharap Persebaya Segera Punya Pelatih Baru
Bola Indonesia 15 Agustus 2019, 22:31
-
Klasemen Shopee Liga 1 2019: Bali United Geser Tira Persikabo
Bola Indonesia 15 Agustus 2019, 22:01
-
Dibantai Arema, Bejo: Saya Salah Strategi
Bola Indonesia 15 Agustus 2019, 21:18
-
Ini Kunci Sukses Arema Kalahkan Persebaya
Bola Indonesia 15 Agustus 2019, 20:07
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR