Bola.net - Kekesalan Asprov PSSI DKI Jakarta karena tidak menjadi tuan rumah Pra PON, masih belum reda. Sekjen Asprov PSSI DKI, Muchlas Rowi, bahkan kembali mengeluarkan kekecewaannya kepada PSSI.
Dituturkannya, hal tersebut diungkapkan dalam tiga poin yang menjadi pernyataan sikap Asprov DKI. Apa yang dilakukan pihaknya, karena merasa PSSI bersikap sepihak dalam menunjuk tuan rumah dan tidak memberi tahu lebih dulu.
"Pertama, penunjukan tuan rumah. Dimulai Jawa Timur, yang kemudian mengundurkan diri kami tidak pernah diundang untuk membicarakan menyangkut masalah kerugian dan yang lainnya. Kami juga tidak tahu alasan Jawa timur mundur. Tiba-tiba menunjuk Jawa Tengah, padahal DKI sudah menyatakan diri untuk menjadi tuan rumah," ungkapnya.
"Karena itu, kami meminta PSSI untuk menarik surat penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah Pra PON XIX/2015. Kemudian, dilanjutkannya, menyayangkan sikap Kesewenang-wenangan PSSI yang tidak merespon permintaan anggotanya tentang penunjukan tuan rumah Pra PON tanpa proses terbuka dan benar," imbuhnya.
Selanjutnya, diutarakannya lagi, ia bakal segera mengundang Asprov zona Jawa untuk membicarakan terkait penunjukan tuan rumah dan pergantian kerugian diakibatkan mundurnya Jawa Timur secara sepihak dan penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah tanpa prosedur dan Bidding.
Selain itu, Muchlas Rowi juga memaparkan bahwa pihaknya tidak menerima apabila Asprov PSSI DKI tidak mengirimkan surat pengajuan permohonan menjadi tuan rumah.
"Itu terbantahkan saat saya bertemu dengan Sekjen PSSI. Bahwa lapangan di DKI itu tidak ada yang layak, itu terbantahkan dengan laporan dari teman-teman yang ke Semarang. Mereka menjelaskan di sana dijemput dengan Kopaja," tukasnya. [initial]
(esa/asa)
Dituturkannya, hal tersebut diungkapkan dalam tiga poin yang menjadi pernyataan sikap Asprov DKI. Apa yang dilakukan pihaknya, karena merasa PSSI bersikap sepihak dalam menunjuk tuan rumah dan tidak memberi tahu lebih dulu.
"Pertama, penunjukan tuan rumah. Dimulai Jawa Timur, yang kemudian mengundurkan diri kami tidak pernah diundang untuk membicarakan menyangkut masalah kerugian dan yang lainnya. Kami juga tidak tahu alasan Jawa timur mundur. Tiba-tiba menunjuk Jawa Tengah, padahal DKI sudah menyatakan diri untuk menjadi tuan rumah," ungkapnya.
"Karena itu, kami meminta PSSI untuk menarik surat penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah Pra PON XIX/2015. Kemudian, dilanjutkannya, menyayangkan sikap Kesewenang-wenangan PSSI yang tidak merespon permintaan anggotanya tentang penunjukan tuan rumah Pra PON tanpa proses terbuka dan benar," imbuhnya.
Selanjutnya, diutarakannya lagi, ia bakal segera mengundang Asprov zona Jawa untuk membicarakan terkait penunjukan tuan rumah dan pergantian kerugian diakibatkan mundurnya Jawa Timur secara sepihak dan penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah tanpa prosedur dan Bidding.
Selain itu, Muchlas Rowi juga memaparkan bahwa pihaknya tidak menerima apabila Asprov PSSI DKI tidak mengirimkan surat pengajuan permohonan menjadi tuan rumah.
"Itu terbantahkan saat saya bertemu dengan Sekjen PSSI. Bahwa lapangan di DKI itu tidak ada yang layak, itu terbantahkan dengan laporan dari teman-teman yang ke Semarang. Mereka menjelaskan di sana dijemput dengan Kopaja," tukasnya. [initial]
Baca Juga:
- Tim Kalimantan Meminta Tim Transisi Tanggung Jawab
- Kemenpora Akan Ganti Kerugian Cabor Sepak Bola Pra PON
- Pra PON Batal, Asprov PSSI DKI Jakarta Akui Rugi Dua Kali
- Tim Transisi Ajak KONI Satu Persepsi Dengan Kemenpora
- Ketua KONI Khawatir PON Tanpa Sepakbola
- Tim Transisi Sebabkan Kualifikasi Pra PON di Bali Tak dapat Izin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asprov DKI Jakarta Nilai PSSI Sewenang-Wenang
Bola Indonesia 7 Oktober 2015, 19:49
-
Pra PON Batal, Asprov PSSI DKI Jakarta Akui Rugi Dua Kali
Bola Indonesia 6 Oktober 2015, 21:32
-
Asprov PSSI DKI Tak Setuju Kompetisi Klub Internal Ikut Dihentikan
Bola Indonesia 29 Juli 2015, 20:13
-
Asprov PSSI DKI Jakarta Gelar Piala Gubernur DKI Jakarta
Bola Indonesia 29 Juli 2015, 20:02
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR