
Bola.net - Pelatih cabang olahraga (cabor) sepakbola untuk ajang Asian Youth Games (AYG) 2013, Zaenal "Zapello" Abidin sempat mengeluhkan kondisi suhu udara di Nanjing, Tiongkok.
Dikatakannya, suhu udara di gelaran AYG 2013 mampu mencapai 45 derajat. Tak ayal, kondisi tersebut diakuinya membuat Muhammad Raihan dan kawan-kawan kesulitan menjalani pertandingan.
Belum lagi, timnya tidak memiliki recovery perjalanan yang cukup usai melalui perjalanan panjang dari Jakarta-Hong Kong-Guanzaou-Nanjing. Dampaknya, Timnas kalah dari Iran dengan skor tipis, 0-1, Selasa (13/8) malam.
Namun, dituturkan Zapello, kondisi tersebut untungnya tidak berlanjut ketika bersua Arab Saudi, Kamis (16/8) malam.
Indonesia justru meraih kemenangan pada laga kedua tersebut dengan skor 2-1. Masing-masing gol, dicetak Dave Auriel pada menit ke-31 dan rizky AW pada menit ke-53.
"Sungguh luar biasa perjuangan anak-anak. Allah SWT memberikan kemudahan dengan suhu udara yang sedikit turun dari biasanya, yaitu 35 derajat," kata Zapello.
"Semoga, ini adalah kemudahan yang diberikan setelah kesulitan. Anak-anak tampil penuh semangat, alamiah, dan tidak mau kalah. Tentunya, ini menjadi modal besar bagi tim," tuturnya.
Pada laga selanjutnya di Grup C, Muhammad Raihan dan kawan-kawan akan menghadapi Hong Kong, Sabtu (17/8) malam.
Di ajang AYG 2013, Indonesia mengikuti sebanyak 14 cabor, yakni atletik, aquatik, badminton, basket, anggar, sepak bola, menembak, squash, judo, angkat besi, golf, tenis meja, taekwondo dan tenis lapangan. Sedangkan dua cabor yang tidak diikuti adalah rugby dan handball. (esa/dzi)
Dikatakannya, suhu udara di gelaran AYG 2013 mampu mencapai 45 derajat. Tak ayal, kondisi tersebut diakuinya membuat Muhammad Raihan dan kawan-kawan kesulitan menjalani pertandingan.
Belum lagi, timnya tidak memiliki recovery perjalanan yang cukup usai melalui perjalanan panjang dari Jakarta-Hong Kong-Guanzaou-Nanjing. Dampaknya, Timnas kalah dari Iran dengan skor tipis, 0-1, Selasa (13/8) malam.
Namun, dituturkan Zapello, kondisi tersebut untungnya tidak berlanjut ketika bersua Arab Saudi, Kamis (16/8) malam.
Indonesia justru meraih kemenangan pada laga kedua tersebut dengan skor 2-1. Masing-masing gol, dicetak Dave Auriel pada menit ke-31 dan rizky AW pada menit ke-53.
"Sungguh luar biasa perjuangan anak-anak. Allah SWT memberikan kemudahan dengan suhu udara yang sedikit turun dari biasanya, yaitu 35 derajat," kata Zapello.
"Semoga, ini adalah kemudahan yang diberikan setelah kesulitan. Anak-anak tampil penuh semangat, alamiah, dan tidak mau kalah. Tentunya, ini menjadi modal besar bagi tim," tuturnya.
Pada laga selanjutnya di Grup C, Muhammad Raihan dan kawan-kawan akan menghadapi Hong Kong, Sabtu (17/8) malam.
Di ajang AYG 2013, Indonesia mengikuti sebanyak 14 cabor, yakni atletik, aquatik, badminton, basket, anggar, sepak bola, menembak, squash, judo, angkat besi, golf, tenis meja, taekwondo dan tenis lapangan. Sedangkan dua cabor yang tidak diikuti adalah rugby dan handball. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tekad Cabor Sepakbola Jaga Peluang di AYG 2013
Bola Indonesia 16 Agustus 2013, 20:06
-
Djohar Arifin Dukung Langsung Cabor Sepakbola di AYG 2013
Bola Indonesia 16 Agustus 2013, 16:25
-
AYG 2013, Lawan Arab Saudi Suhu Udara Lebih Bersahabat
Bola Indonesia 16 Agustus 2013, 01:43
-
AYG 2013, Cabor Sepakbola Tundukkan Arab Saudi
Bola Indonesia 16 Agustus 2013, 01:25
-
AYG 2013, Cabor Sepakbola Kesulitan Beradaptasi
Tim Nasional 15 Agustus 2013, 12:52
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Chelsea vs Man City di Premier League, Minggu 12 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 22:07
-
Link Live Streaming Premier League: Chelsea vs Man City
Liga Inggris 12 April 2026, 21:57
-
Michael Carrick Ingin Boyong Mantan Anak Asuhnya di Middlesbrough ke MU
Liga Inggris 12 April 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR