Bola.net - - PT Pesemes Medan punya alasan tersendiri mengapa baru memperkarakan logo PSMS Medan. Menurut penuturan Fadillah Hutri Lubis selaku pengacara PT Pesemes Medan, hal itu karena pendekatan yang dilakukan sebelumnya tak digubris.
PT Pesemes Medan, yang mengaku sebagai pemilik hak cipta nama dan logo PSMS, melaporkan PT Kinantan Medan Indonesia kepada Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI.
Pada nomor laporan HI-O7.03.16.02.08 per tanggal 4 April 2018 itu, PT Kinantan Medan Indonesia dianggap telah melakukan tindak pidana melanggar Pasal 100 ayat 1 UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis yakni 'dengan tanpa hak menggunakan merek yang sama pada keseluruhannya dengan merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis'.
Ancaman pidana atas pelanggaran tersebut pun tidak main-main yakni sanksi pidana maksimal hukuman 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 2 miliar. PT Pesemes Medan kini memberikan waktu selama tujuh hari untuk membuka jalur komunikasi sebelum kasus ini ditempuh secara hukum.
Yang jadi pertanyaan adalah mengapa PT Pesemes Medan baru mempermasalahkan sekarang. Padahal, logo itu sudah digunakan PSMS sejak masih di Liga 2 2017.
"Kenapa baru sekarang kami mengajukan somasi itu karena Pak Syukri Wardi (Presiden Komisaris PT Pesemes Medan) sebelumnya sudah melakukan pendekatan ke berbagai pihak yang berada di kepengurusan PSMS dalam tanda petik. Saya tidak usah menyebutkan satu-satu karena bisa menyinggung," ujar Fadillah di Jakarta, Jumat (6/4/2018).
"Nah, Pak Sukri sudah melakukan pendekatan secara personal kepada mereka-mereka, tapi Pak Sukri tetap dianggap tidak ada karena PT Pesemes Medan ini dianggap sudah dijual kepada Bapak Edy Rahmayadi," tambahnya.
Selain memberikan somasi kepada PT Kinantan Medan Indonesia, surat peringatan juga diberikan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara Liga 1, dan DJ Sport Apparel selaku sponsor yang memproduksi dan memasarkan jersey PSMS. Somasi tersebut dikeluarkan pada 24 Maret 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Baru Perkarakan Logo PSMS, Ini Alasan PT Pesemes Medan
Bola Indonesia 6 April 2018, 23:20
-
Highlights Liga 1: PSM Makassar 2-3 Persela Lamongan
Open Play 6 April 2018, 21:32
-
Tak Ada Air Untuk Mandi, Persija Sesalkan Pelayanan PSMS
Bola Indonesia 6 April 2018, 21:19
-
Video: Gol Salto Kapten PSMS Tak Kalah dengan Ronaldo
Open Play 6 April 2018, 20:14
-
Highlights Liga 1: PSMS Medan 3-1 Persija Jakarta
Open Play 6 April 2018, 18:07
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR