Pelatih Persija Paulo Camargo mengatakan, kemenangan tersebut tak terlepas dari strategi baru yang ia terapkan. Pelatih asal Brasil itu meminta anak asuhnya untuk tampil lebih agresif pada laga melawan Persela.
"Setelah kami berhasil mencetak gol pertama, kami bermain lebih agresif. Tapi Persela justru bisa menyamakan kedudukan. Untungnya, kami bisa kembali mencetak gol," ujar Camargo kepada wartawan usai pertandingan.
Dua gol kemenangan Persija sendiri dicetak oleh Jose Adolfo Guerra pada menit ke-32 dan Ambrizal Umanailo pada menit ke-63. Sementara satu gol Persela dicetak oleh Herman Dzumafo pada menit ke-53.
Meski berhasil mengalahkan Persela, Camargo tetap memberikan pujian kepada tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu. Mantan pelatih Persibo Bojonegoro itu menilai Persela merupakan tim yang bermental baja.
"Saya memberikan pujian kepada Persela yang telah berjuang dengan baik. Pertandingan tadi jelas tidak mudah bagi Persela yang sudah dua kali kalah berturut-turut," tutur Camargo.
"Apalagi pertandingan tadi merupakan laga tandang Persela, yang di mana dukungan ribuan suporter tim lawan sangat banyak," tambahnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sanksi FIFA Dicabut, Ismed Sofyan Tak Sabar Nonton Timnas
Bola Indonesia 14 Mei 2016, 06:42
-
Terakhir Main di SUGBK, Ismed Sofyan Kecewa
Bola Indonesia 14 Mei 2016, 06:21
-
Bermain Agresif, Kunci Kemenangan Persija Atas Persela
Bola Indonesia 14 Mei 2016, 01:55
-
Dikalahkan Persija, Pelatih Persela Merasa Dirugikan Wasit
Bola Indonesia 14 Mei 2016, 00:35
-
Bikin Persela Terpuruk, Persija ke Puncak Klasemen ISC 2016
Bola Indonesia 13 Mei 2016, 22:57
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR