Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic

Bola.net - Borneo FC dan PSM Makassar sama-sama mengumumkan pelatih baru untuk menyambut musim 2026/27. Kedua klub mengambil langkah berbeda dengan Borneo FC menunjuk wajah baru, sementara PSM memilih kembali bekerja sama dengan sosok yang pernah sukses di masa lalu.
Borneo FC lebih dulu memperkenalkan pelatih anyar pada Rabu (10/6) malam WIB. Pengumuman itu datang tidak lama setelah berakhirnya masa kerja Fabio Lefundes bersama Pesut Etam.
Kepergian Lefundes terbilang mengejutkan mengingat performa Borneo FC sepanjang BRI Super League 2025/26 cukup impresif. Pesut Etam mengakhiri musim di posisi kedua klasemen dengan koleksi 79 poin, jumlah yang sama dengan juara, Persib Bandung.
Tak membutuhkan waktu lama untuk mencari pengganti, Borneo FC kemudian memperkenalkan Mauro Jeronimo sebagai pelatih baru. Juru taktik berkebangsaan Portugal itu akan memimpin Juan Villa dan kawan-kawan mulai musim depan.
Rekam Jejak Mauro Jeronimo
Jeronimo pernah menangani Benfica U-15. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman bekerja di sejumlah klub Asia Tenggara, termasuk Pho Hien FC serta Nam Dinh FC di Vietnam.
Borneo FC menilai pengalaman Mauro di kawasan ASEAN menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses perekrutan. Pesut Etam berharap kehadirannya mampu menjaga daya saing di papan atas.
"Borneo FC Samarinda dengan bangga memperkenalkan Mauro Jeronimo sebagai pelatih kepala untuk mengarungi musim 2026/2027. Berbekal pengalaman melatih di kompetisi Asia dan ASEAN, pelatih asal Portugal itu hadir membawa visi, karakter, dan ambisi besar untuk membawa Pesut Etam terus bersaing di level tertinggi," tulis Borneo FC.
"Perjalanan baru dimulai, tantangan baru menanti. Kita satukan langkah, bekerja lebih keras dan memburu prestasi demi kejayaan Samarinda. MANYALA," katanya menambahkan.
Pelatih Baru PSM
Sementara itu, PSM Makassar mengumumkan pelatih baru pada hari yang sama. Juku Eja memilih kembali bekerja sama dengan Darije Kalezic setelah berpisah beberapa tahun lalu.
PSM sebelumnya ditangani Tomas Trucha pada musim 2025/26. Namun, peracik strategi berdarah Republik Ceko itu hanya bertahan selama 18 pertandingan sebelum akhirnya diberhentikan.
Selama menangani PSM, Trucha membukukan empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan 11 kekalahan. PSM bahkan harus berjuang hingga pekan terakhir untuk menghindari degradasi sebelum finis di posisi ke-15 dengan 34 poin dari 34 pertandingan.
Harapan Baru Disematkan ke Darije Kalezic
Kini, harapan baru disematkan kepada Kalezic yang pernah membawa PSM meraih gelar Piala Indonesia 2018/19. Nakhoda asal Bosnia dan Herzegovina itu mengaku antusias kembali ke Juku Eja.
"Saya akan kembali ke Makassar, rasanya seperti pulang ke rumah. Semua karena kalian suporter PSM Makassar, mari kembali ramaikan stadion dan membuat sejarah baru bersama. Sampai jumpa di Makassar. Ewako," imbuh Kalezic.
Baca Juga:
- Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
- Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
- Erick Thohir Sambut Positif Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija: Bagus Dong! Jadi Semakin Banyak Pelatih Berkualitas
- Sehari jadi Pelatih Persija, Shin Tae-yong Pantau Langsung Laga Timnas Indonesia Lawan Mozambik di Gelora Bung Karno
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 16:39
LATEST UPDATE
-
Meksiko vs Afrika Selatan: Bafana Bafana Menolak Lempar Handuk
Piala Dunia 11 Juni 2026, 11:57
-
Beckham Putra Dicibir Oknum Suporter, Jay Idzes Langsung Beri Dukungan
Tim Nasional 11 Juni 2026, 11:48
-
Live Streaming Siaran Langsung Indonesia U-19 vs Australia U-19 Hari Ini
Tim Nasional 11 Juni 2026, 11:29
-
Tatap Piala Dunia Keempat, Son Heung-Min Merasa Seperti Anak Kecil Lagi
Piala Dunia 11 Juni 2026, 10:36
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59



















KOMENTAR