BRI Super League: Kakang Rudianto dan Mikael Tata Jadi Sasaran Rasisme usai Duel Panas Persebaya vs Persib

Bola.net - Persib Bandung mengecam keras tindakan rasisme yang diarahkan kepada dua pemain muda Indonesia, Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata. Serangan bernada diskriminatif itu muncul di media sosial setelah laga Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung.
Pertandingan yang berlangsung pada 2 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, berakhir dengan skor imbang 2-2. Namun, selepas laga tersebut, muncul komentar bernuansa rasis yang menyasar kedua pemain muda tersebut.
Deputy CEO Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, menilai tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi. Ia menegaskan bahwa sepak bola sejak lama menjadi ruang yang menyatukan berbagai perbedaan latar belakang.
Menurutnya, olahraga ini mempertemukan banyak identitas, budaya, dan bahasa yang berbeda. Semua itu melebur dalam satu semangat yang sama, yakni kecintaan terhadap sepak bola.
Sepak Bola Harus Jadi Ruang Saling Menghargai

Adhitia menegaskan bahwa keberagaman adalah bagian penting dari sepak bola. Justru karena keberagaman itulah olahraga ini berkembang dan dicintai oleh jutaan orang di seluruh dunia.
Karena itu, ia menilai praktik rasisme sama sekali tidak memiliki tempat dalam sepak bola. Semua pihak harus menjaga agar olahraga ini tetap menjadi ruang yang sehat dan inklusif.
Adhitia juga menegaskan bahwa kritik terhadap pemain merupakan bagian dari dinamika dalam dunia olahraga. Namun, kritik tersebut harus tetap berada dalam batas yang wajar.
“Kritik terhadap performa pemain memang merupakan bagian dari dinamika olahraga. Namun, ketika kritik berubah menjadi serangan yang menyentuh identitas ras atau latar belakang seseorang, hal itu telah melampaui batas yang dapat diterima,” tegas Adhitia.
Selain menyampaikan dukungan kepada Kakang Rudianto, Persib juga memberikan dukungan moral kepada pemain Persebaya Surabaya, Mikael Alfredo Tata.
Generasi Muda Sepak Bola Indonesia Harus Dilindungi

Menurut Adhitia, Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata merupakan bagian dari generasi muda sepak bola Indonesia yang sedang berkembang. Keduanya dinilai memiliki masa depan yang panjang di dunia sepak bola.
Para pemain muda tersebut, kata Adhitia, seharusnya mendapatkan lingkungan yang sehat untuk bertumbuh. Dukungan yang positif dinilai sangat penting bagi perkembangan mereka di level profesional.
Ia juga percaya bahwa mayoritas suporter sepak bola Indonesia memiliki semangat yang sama dalam mendukung tim kesayangan secara dewasa dan bermartabat.
Baik suporter Persib yang dikenal sebagai Bobotoh maupun pendukung Persebaya yang disebut Bonek, menurutnya memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan dukungan tanpa harus mengorbankan nilai persaudaraan.
Persib Ajak Semua Pihak Menahan Diri

Adhitia berharap semua pihak tidak terpancing oleh tindakan segelintir oknum yang justru berpotensi merusak hubungan baik antar pecinta sepak bola.
Ia menegaskan bahwa Persib berkomitmen untuk terus mendukung upaya melawan segala bentuk diskriminasi dalam sepak bola.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi di dunia sepak bola,” imbuhnya.
Adhitia berharap kejadian ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen sepak bola Indonesia bahwa masa depan olahraga ini hanya dapat dibangun dengan rasa saling menghormati.
Pesan khusus juga disampaikan kepada Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata agar tetap kuat menghadapi situasi tersebut.
“Sepak bola yang sehat adalah sepak bola yang melindungi para pemainnya. Dan kami akan selalu berdiri di sisi itu,” pungkas Adhitia.
Disadur dari Bola.com/Erwin Snaz
Baca Ini Juga:
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
- Hasil Semen Padang vs PSIM: Nihil Gol, Kabau Sirah Masih Terpuruk di Papan Bawah BRI Super League
- Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
- Nyesek! Baru Main 23 Menit untuk Persija di BRI Super League Musim Ini, Mauro Zijlstra Malah Alami Cedera
- Rizky Ridho Tetap Incar Gelar BRI Super League Musim Ini: Asa Juara Persija Masih Ada, Sisa 10 Partai Final
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:02
-
Link Live Streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persib 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 16:18
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Bali United 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:15
-
Link Live Streaming PSM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:12
-
Link Live Streaming Persebaya vs Garudayaksa di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:04
-
Prediksi Marseille vs PSG 21 September 2026
Liga Eropa Lain 19 September 2026, 14:14
-
Prediksi Milan vs Lecce 21 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 13:05
-
Prediksi Juventus vs Atalanta 20 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 12:06
-
Prediksi Fulham vs Man Utd 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 11:17
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 10:25
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 10:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR