Meski PSM terseok-seok di papan bawah Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, bukan berarti BSU memandang mereka dengan sebelah mata. Menurut pelatih Ibnu Grahan, Juku Eja memiliki materi pemain yang bagus, khususnya di lini depan dan tengah.
"Penyerangnya bagus-bagus. Ada Ferdinand Sinaga, Muchlis Hadi dan Maldini Pali. Di lini tengah ada Rizky Pellu. Mereka adalah tim yang tak boleh diragukan kemampuannya," ucap Ibnu kepada , Senin (25/7) pagi.
Terkait gaya main PSM Makassar yang cenderung keras dan lugas, Ibnu Grahan mengaku sudah mempersiapkan penangkalnya. "Mudah-mdahan penguasaan bola kita berjalan. Sehingga bisa meredam mereka dan mendapatkan angka di Makassar," tutup Ibnu. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BSU Beberkan Kunci Kemenangan Atas PSM
Bola Indonesia 25 Juli 2016, 23:46
-
BSU Siapkan Formula Peredam PSM
Bola Indonesia 25 Juli 2016, 14:50
-
Ibnu Grahan Sudah Siapkan Pengganti Rudi Widodo
Bola Indonesia 25 Juli 2016, 12:54
-
Bola Indonesia 25 Juli 2016, 12:51

-
BSU Berjuang Melawan Rasa Lelah
Bola Indonesia 25 Juli 2016, 12:30
LATEST UPDATE
-
Elkan Baggott Ungkap Perasaan Frustrasinya Usai Tinggalkan Ipswich Town
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 12:28
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR