Bola.net - Usaha PSM Makassar untuk mendapat pengakuan sebagai klub profesional masih terhitung berat. Pasalnya, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu belum bisa memenuhi semua persyaratan dari AFC.
Bahkan, tim Ayam Jantan dari Timur ini terancam tidak akan mendapatkan lisensi sebagai klub profesional. Manajemen masih harus berjuang keras agar bisa mendapatkan lisensi tersebut.
CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), Rully Habibie, menyebutkan bahwa AFC kembali menegaskan jika club licensing itu wajib dimiliki setiap klub. Demikian hasil pertemuan CEO klub-klub di Indonesia bersama AFC dan PSSI di Jakarta, 23-24 Oktober lalu.
“Club licensing itu wajib. Tapi, yang mengeluarkan lisensinya adalah PSSI dengan beberapa masukan atau pengawasan dari AFC,” jelas Rully.
"Dan dari hasil pertemuan tersebut, AFC juga menekankan bahwa minimum nilai yang harus kita miliki jika ingin bermain di level LCA adalah 600. Hingga kemarin atau dua tahun lalu, rata-rata nilai klub di Indonesia, termasuk PSM, adalah 289," ungkapnya.
Itu berarti bahwa nilai PSM masih tertinggal 311. Inilah yang harus dipenuhi PSM dan klub-klub lainnya. Apalagi, tahun ini AFC mulai ketat dan mewajibkan setiap klub memiliki lisensi. "Dan itu harus dilakukan setiap tahunnya," tutur Rully.
Menurut Rully, Pasukan Ramang, harus bisa lolos dari penilaian akan klub professional tersebut. Tentunya, dia berharap agar ada kerja sama dengan semua pihak agar PSM tetap bisa dinilai sebagai klub professional.
"Kita harus bisa lolos, kita harus bisa bekerja sama dengan semua pihak terkait. Karena ini bukan hanya untuk klub PSM tapi untuk kita semua," sambungnya.
Pelatih PSM, Petar Segrt, ikut bersuara terkait club licensing tersebut. Sebagai pelatih yang sudah berpengalaman di sepak bola Eropa, Petar menekankan bahwa sudah seharusnya klub memenuhi semua kriteria yang telah ditetapkan AFC.
“Itu memang wajib di semua liga di dunia. Di Eropa saja, klub-klub di sana sudah semua memenuhi persyaratan sebagai klub profesional," ungkap mantan pelatih timnas Georgia itu. (nda/mac)
Bahkan, tim Ayam Jantan dari Timur ini terancam tidak akan mendapatkan lisensi sebagai klub profesional. Manajemen masih harus berjuang keras agar bisa mendapatkan lisensi tersebut.
CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), Rully Habibie, menyebutkan bahwa AFC kembali menegaskan jika club licensing itu wajib dimiliki setiap klub. Demikian hasil pertemuan CEO klub-klub di Indonesia bersama AFC dan PSSI di Jakarta, 23-24 Oktober lalu.
“Club licensing itu wajib. Tapi, yang mengeluarkan lisensinya adalah PSSI dengan beberapa masukan atau pengawasan dari AFC,” jelas Rully.
"Dan dari hasil pertemuan tersebut, AFC juga menekankan bahwa minimum nilai yang harus kita miliki jika ingin bermain di level LCA adalah 600. Hingga kemarin atau dua tahun lalu, rata-rata nilai klub di Indonesia, termasuk PSM, adalah 289," ungkapnya.
Itu berarti bahwa nilai PSM masih tertinggal 311. Inilah yang harus dipenuhi PSM dan klub-klub lainnya. Apalagi, tahun ini AFC mulai ketat dan mewajibkan setiap klub memiliki lisensi. "Dan itu harus dilakukan setiap tahunnya," tutur Rully.
Menurut Rully, Pasukan Ramang, harus bisa lolos dari penilaian akan klub professional tersebut. Tentunya, dia berharap agar ada kerja sama dengan semua pihak agar PSM tetap bisa dinilai sebagai klub professional.
"Kita harus bisa lolos, kita harus bisa bekerja sama dengan semua pihak terkait. Karena ini bukan hanya untuk klub PSM tapi untuk kita semua," sambungnya.
Pelatih PSM, Petar Segrt, ikut bersuara terkait club licensing tersebut. Sebagai pelatih yang sudah berpengalaman di sepak bola Eropa, Petar menekankan bahwa sudah seharusnya klub memenuhi semua kriteria yang telah ditetapkan AFC.
“Itu memang wajib di semua liga di dunia. Di Eropa saja, klub-klub di sana sudah semua memenuhi persyaratan sebagai klub profesional," ungkap mantan pelatih timnas Georgia itu. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PS Barindo Ingin Tantang PSM Makassar
Bola Indonesia 30 Oktober 2012, 10:38
-
Club Licensing, Nilai PSM Kurang 311 Poin Lagi
Bola Indonesia 30 Oktober 2012, 10:08
-
Petar Ajak Pemain Liga JK Berlatih Bersama
Bola Indonesia 29 Oktober 2012, 11:12
-
Petar Yakin Latihan PSM Bisa Segera Dimulai
Bola Indonesia 24 Oktober 2012, 20:28
-
PSM Ultah, Petar Ingin Mulai Latihan Awal November
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 19:30
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR