
Bola.net - Wakil Ketua PSSI, Ratu Tisha, mengapresiasi penyelenggaraan Liga Universitas Coca-Cola 2026 yang dinilainya mampu menggabungkan sepak bola dan pendidikan untuk mendukung perkembangan generasi muda. Menurutnya, kompetisi di level perguruan tinggi tidak sekadar menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga dapat membentuk karakter mahasiswa.
Liga Universitas Coca-Cola 2026 resmi berakhir pada Minggu (23/8/2026) setelah berlangsung selama lebih dari empat bulan. Kompetisi yang digelar sejak 18 April 2026 tersebut melibatkan 15 tim universitas dari Jakarta dan Bandung dengan total 98 pertandingan.
Ratu Tisha menilai keberadaan kompetisi sepak bola di lingkungan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kemampuan nonteknis mahasiswa. Kepemimpinan, disiplin, kerja sama tim, dan kepercayaan diri menjadi nilai yang dapat berkembang seiring perjalanan mahasiswa di bidang akademik dan olahraga.
“Liga Universitas Coca-Cola menunjukkan bagaimana sepak bola dan pendidikan dapat berjalan beriringan dalam mendukung perkembangan generasi muda, lebih dari sekadar kompetisi olahraga,” ujar Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Umum PSSI dan Pendiri Yayasan Grha Gemah Nusa.
"Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa mengembangkan kepemimpinan, disiplin, kerja sama tim, dan kepercayaan diri, seiring dengan perjalanan akademik mereka," sambungnya.
Menurut Ratu Tisha, pengembangan generasi muda melalui olahraga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, kolaborasi antara ekosistem olahraga, institusi pendidikan, sektor swasta, dan pemerintah dinilai penting agar kesempatan bagi mahasiswa untuk berkembang dapat diperluas.
“Program seperti ini membutuhkan kemitraan yang kuat antara ekosistem olahraga, institusi pendidikan, sektor swasta, dan pemerintah agar semakin banyak generasi muda Indonesia memiliki kesempatan untuk terus berkembang,” tambahnya.
Kontribusi Positif untuk Pengembangan Mahasiswa
Wakil Ketua PSSI, Ratu Tisha, memberikan apresiasi untuk gelaran Liga Universitas 2026 (c) Istimewa
Liga Universitas Coca-Cola 2026 sendiri mempertemukan tim-tim universitas dalam kompetisi Regional Jakarta dan Regional Bandung. Selain pertandingan, program ini mendorong mahasiswa membangun ketangguhan, memperkuat kerja sama, memperluas jejaring, serta menumbuhkan sportivitas di lingkungan kampus.
Dimensi pengembangan tersebut juga mendapat panggung internasional. Dua peserta, Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mewakili Indonesia dalam program “One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being” di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHQ), New York, pada 17 Juli 2026.
Di sisi kompetisi, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) keluar sebagai juara Regional Jakarta setelah mengalahkan Universitas Pakuan (Unpak) dengan skor telak 16-0 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan. UNJ menutup turnamen dengan status tidak terkalahkan dan mengoleksi 38 poin dari 14 pertandingan. Sementara itu, STKIP Pasundan menjadi juara Regional Bandung dengan 36 poin dari 12 laga.
Presiden Direktur Coca-Cola Indonesia, Eva Lusiana, menilai liga tersebut menjadi bagian dari upaya membuka lebih banyak ruang bagi pengembangan generasi muda melalui sepak bola.
“Di Coca-Cola, kami senang dapat mendukung sebuah wadah yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkompetisi, belajar, dan berkembang bersama. Melalui kolaborasi bersama para mitra, kami berharap Liga Universitas Coca-Cola dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pengembangan talenta muda sepak bola sekaligus komunitas mahasiswa di Indonesia,” ujar Eva.
Coca-Cola Indonesia juga melanjutkan komitmen pengembangan mahasiswa melalui Student Ambassador Program. Program tersebut memberi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kepemimpinan, tata kelola acara, kolaborasi komunitas, serta menjalankan aktivitas kampus yang terukur dan berdampak positif bagi masyarakat.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
















KOMENTAR