Selain menyediakan hadiah yang besar, match fee yang diterima tiap klub juga sangat menggiurkan. Tim yang menang dalam waktu normal berhak mendapat Rp 125 juta. Sedangkan tim yang kalah menerima Rp 75 juta.
Untuk tim yang menang lewat adu penalti, akan membawa pulang Rp 110 juta. Untuk tim yang kalah menerima Rp 90 juta. "Kami harus berbuat maksimal di Piala Jenderal Sudirman ini. Sebab ada fee di turnamen ini," tegas Ibnu Grahan, pelatih Surabaya United.
Ibnu mengatakan, kondisi sepakbola Indonesia saat ini memang kurang menguntungkan. Akibatnya, banyak pemain yang ikut di sejumlah turnamen antar kampung (tarkam). Namun adanya turnamen seperti Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman, seperti mata air di padang pasir.
"Jadi kami harus maksimal di Piala Jenderal Sudirman ini. Turnamen ini juga saya anggap sebagai persiapan menuju kompetisi tahun depan," pungkas Ibnu.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surabaya United Pilih Tidur di Mes Daripada Hotel
Bola Indonesia 12 November 2015, 10:52
-
Demi Uang, Surabaya United Ingin Prestasi di Piala Jenderal Sudirman
Bola Indonesia 12 November 2015, 10:40
-
Surabaya United Kurangi Ketergantungan Terhadap Dutra
Bola Indonesia 10 November 2015, 11:50
-
Surabaya United Incar Gelandang Persiba
Bola Indonesia 7 November 2015, 12:05
-
Inilah Daftar Pemain Surabaya United
Bola Indonesia 6 November 2015, 21:36
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR