Bola.net - - Kegagalan anak asuhnya meraih poin pada laga kontra tak membuat Michael Weiss patah arang. Pelatih ini menilai anak asuhnya telah menunjukkan progress apik dalam permainan mereka.
Weiss menyebut saat ini Mongolia sedang mengikuti jejak Filipina. Tak sekadar membangun tim, mereka membangun pondasi sepakbola.
"Target kami pada 2019 bisa bermain di kualifikasi utama Piala Dunia pada tataran Asia," ujar Weiss.
Sementara itu, terkait kekalahan anak asuhnya pada laga ini, Weiss mengaku Kirgizstan memiliki keunggulan di sektor fisik. Hal inilah, menurutnya, yang membuat Mongolia kesulitan.
"Dengan keunggulan ini, mereka mencetak satu gol pada babak pertama dan dua gol lagi pada babak kedua," tuturnya.
Selain itu, pelatih berusia 52 tahun tersebut menyebut bahwa anak asuhnya juga membuat sejumlah kesalahan. Hal inilah yang membuat lawan berhasil menyarangkan tiga gol ke gawang mereka.
"Kami telah belajar dari kesalahan ini dan tak bakal mengulanginya lagi," tukas Weiss
Sebelumnya, Mongolia harus menelan kekalahan dari Kirgizstan dalam laga perdana mereka di Aceh World Solidarity Cup 2017. Dalam laga yang dihelat di Stadion Harapan Bangsa Aceh, Sabtu , mereka kalah tiga gol tanpa balas.
Dua gol Kirgizstan pada pertandingan ini dicetak Zemlianukhin Anton. Satu gol lagi diceploskan Saarbekov Kadyrbek.
Sementara itu, kendati anak asuhnya harus berulang kali jatuh bangun akibat licinnya lapangan, Weiss tak mau mengkambinghitamkan kondisi tersebut. Dengan kesatria ia menyebut Kirgizstan memang lebih baik ketimbang timnya.
"Lawan lebih bagus dari kami, inilah alasan kami kalah."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalahkan Mongolia, Kirgizstan Optimistis Juarai AWSC 2016
Tim Nasional 2 Desember 2017, 21:26
-
Dikalahkan Kirgizstan, Mongolia Tetap Percaya Diri
Bola Indonesia 2 Desember 2017, 19:45
-
Kirgizstan Kalahkan Mongolia di AWSC 2017
Tim Nasional 2 Desember 2017, 18:16
-
Jacksen Tiago Gembira Eksperimen Berjalan Lancar
Tim Nasional 2 November 2013, 01:44
-
Jacksen Puji Timnas Senior Bermain Sesuai Skenario
Tim Nasional 2 November 2013, 01:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR