
Bola.net - Meski akan kembali bermain di Stadion Gelora 10 Nopember (G10N) Tambaksari, Pelatih Persebaya Surabaya, Divaldo Alves mengaku tak mempermasalahkannya. Pelatih asal Portugal itu mengaku timnya siap meski harus bermain di lapangan yang kondisi rumputnya sering ia keluhkan itu.
Empat laga Persebaya sebelumnya selalu dilangsungkan di Gelora Bung Tomo (GBT). Yakni dua laga Indonesian Premier League (IPL) menjamu Arema Indonesia IPL dan Bontang FC, serta dua laga persahabatan menjamu Timnas Indonesia dan Negeri Sembilan baru-baru ini. Melawan Persibo Bojonegoro, Minggu (27/5) Panitia Pelaksana (panpel) Persebaya kembali menggelarnya di G10N.
Di GBT sendiri, lapangan dan rumputnya jauh lebih bagus ketimbang G10N. Kondisi itu mendukung permainan bola-bola pendek cepat ala Divaldo. Bahkan mereka selalu menang di empat laga yang dilangsungkan di stadion anyar tersebut.
"Tak masalah. Memang kita tahu gaya permainan kita, tapi lapangan (G10N) sekarang sudah oke," ujarnya saat ditanya tentang kembalinya Persebaya ke G10N.
Meski lebih sering menggunakan G10N sebagai tempat latihan rutin, Divaldo sendiri sempat mengkambing-hitamkan rumput lapangan tersebut. Saat ditekuk Semen Padang di putaran pertama lalu, ia menyebut lapangan seperti kubangan lumpur.
"Kita tahu stadion Bung Tomo cocok dengan tim kita. Tapi ini 10 Nopember ini juga sudah lama. Persebaya juga sudah juara (Unity Cup lawan Kelantan FA) di lapangan ini," tandasnya. (fjr/dzi)
Empat laga Persebaya sebelumnya selalu dilangsungkan di Gelora Bung Tomo (GBT). Yakni dua laga Indonesian Premier League (IPL) menjamu Arema Indonesia IPL dan Bontang FC, serta dua laga persahabatan menjamu Timnas Indonesia dan Negeri Sembilan baru-baru ini. Melawan Persibo Bojonegoro, Minggu (27/5) Panitia Pelaksana (panpel) Persebaya kembali menggelarnya di G10N.
Di GBT sendiri, lapangan dan rumputnya jauh lebih bagus ketimbang G10N. Kondisi itu mendukung permainan bola-bola pendek cepat ala Divaldo. Bahkan mereka selalu menang di empat laga yang dilangsungkan di stadion anyar tersebut.
"Tak masalah. Memang kita tahu gaya permainan kita, tapi lapangan (G10N) sekarang sudah oke," ujarnya saat ditanya tentang kembalinya Persebaya ke G10N.
Meski lebih sering menggunakan G10N sebagai tempat latihan rutin, Divaldo sendiri sempat mengkambing-hitamkan rumput lapangan tersebut. Saat ditekuk Semen Padang di putaran pertama lalu, ia menyebut lapangan seperti kubangan lumpur.
"Kita tahu stadion Bung Tomo cocok dengan tim kita. Tapi ini 10 Nopember ini juga sudah lama. Persebaya juga sudah juara (Unity Cup lawan Kelantan FA) di lapangan ini," tandasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Full Team Lagi Saat Jamu Persibo
Bola Indonesia 25 Mei 2012, 21:16
-
Divaldo Tak Permasalahkan Kembalinya Persebaya ke Tambaksari
Bola Indonesia 25 Mei 2012, 19:30
-
Persebaya Kembali Gunakan Gelora 10 Nopember
Bola Indonesia 24 Mei 2012, 14:45
-
Soler Diragukan Tampil Lawan Persibo
Bola Indonesia 22 Mei 2012, 15:10
-
LPIS Kembali Tunda Laga Persibo Bojonegoro
Bola Indonesia 16 Mei 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Dongeng Sunderland: Dari League One ke Liga Europa
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:36
-
Bruno Fernandes Tembus 104 Assist untuk Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:17
-
Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:52
-
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Liga Italia 25 Mei 2026, 06:45
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR