
Bola.net - Emtek Group memastikan kesiapan mereka untuk menayangkan BRI Super League 2026/2027. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu akan kembali hadir dalam ekosistem Emtek Group sebagai pemegang hak siar.
Hal tersebut disampaikan Direktur Emtek Media, Harsiwi Achmad, dalam seremoni BRI x I.League di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).
Harsiwi menilai BRI Super League memiliki tempat yang sangat tepat bersama Emtek Media. Meski kompetisi musim ini dimulai lebih lambat dari biasanya, yakni pada September, pihaknya sudah menyiapkan berbagai hal untuk menyambut musim baru.
"Betapa besarnya BRI Super League ini memang betul sekali. Kita memang di TV sedang menunggu-nunggu karena mulainya agak lambat. Biasanya kan Agustus, tapi tahun ini mulai September. Namun, dari sisi environment, BRI Super League mendapat tempat yang sangat pas dengan Emtek Media sebagai official broadcaster," ujar Harsiwi.
Emtek Punya Audience Share 40 Persen
Harsiwi kemudian memaparkan performa audience share Emtek Media. Secara keseluruhan, grup tersebut mencatat audience share sebesar 40 persen.
Indosiar menjadi stasiun televisi dengan audience share tertinggi dan akan menjadi salah satu kanal utama untuk menayangkan BRI Super League. Hingga saat ini, audience share Indosiar sejak awal tahun mencapai 17,6 persen.
"Mungkin saya bisa menunjukkan ke sini, minta tolong teman-teman, silakan. Saat ini Emtek Media secara overall mempunyai audience share 40 persen. Nomor satu adalah Indosiar, di mana Indosiar nanti akan menjadi tempatnya BRI Super League," jelasnya.
"Audience share kita sekarang 17,6 persen dari awal tahun sampai sekarang dan itu nomor satu. Nomor duanya adalah SCTV. Kalau grup-grup TV lain ada di bawah kita, tapi yang jelas kalau secara grup Emtek itu audience share-nya 40 persen. Kita lihat di sini, jadi pas banget," sambung Harsiwi.
Performa Indosiar Tetap Tinggi
Kinerja Indosiar juga menunjukkan tren positif jika dilihat secara bulanan sepanjang 2026. Audience share stasiun televisi tersebut berada di angka 19 persen, baik ketika menayangkan pertandingan sepak bola maupun tidak.
"Kalau kita lihat lagi month by month di tahun ini, audience share Indosiar juga berada di posisi sangat atas, yaitu 19 persen. Jadi saat ada sepak bola tetap tinggi, tidak ada bola juga tetap tinggi," ungkap Harsiwi.
"Jadi kalau nanti BRI Super League ada di Indosiar, sebenarnya kompetisinya sudah ringan karena sudah berada di tempat yang sangat pas," tambahnya.
Dominasi Indosiar juga terlihat dalam daftar 100 program dengan performa terbaik sejak 2025 hingga 2026.
Dari daftar tersebut, Dangdut Academy menyumbang 39 episode, BRI Super League 36 pertandingan, dan Timnas Indonesia 16 pertandingan. Sementara itu, sinetron dan program Ramadan juga turut masuk dalam daftar tersebut.
"Di top 100 program itu dari tahun lalu sampai tahun sekarang ternyata juga didominasi semuanya oleh Indosiar. Perpaduan antara Dangdut Academy dan bola itu luar biasa," tutur Harsiwi.
BRI Super League Cetak Performa Terbaik
Harsiwi juga menyoroti performa BRI Super League musim lalu yang mencatatkan pencapaian tertinggi sepanjang perjalanan kompetisi tersebut.
Rata-rata rating berada di angka 3,7 dengan audience share mencapai 25,9 persen. Angka tersebut meningkat 30 persen dibandingkan musim sebelumnya.
"Bagaimana performa BRI Super League tahun lalu? Selama perjalanan BRI Liga 1, ternyata tahun lalu merupakan tahun yang tertinggi. Rating average-nya 3,7 dan audience share-nya 25,9 persen, naik 30 persen dari tahun sebelumnya," kata Harsiwi.
Tidak hanya secara rata-rata, kompetisi tersebut juga mampu mencatatkan angka puncak yang tinggi. Peak rating mencapai 7,3 saat PSM Makassar menghadapi Persib Bandung.
Sementara itu, peak share menembus 48,5 persen atau hampir 50 persen ketika Persija Jakarta berhadapan dengan Persib Bandung.
"Ini merupakan gambaran yang sangat bagus sekali. Jadi untuk BRI, para sponsor, dan TV yang ada di sini, menurut saya gambaran ini sangat bagus sekali," ucapnya.
Profil Penonton Makin Beragam
Harsiwi berharap performa tersebut dapat kembali meningkat pada musim 2026/2027. Salah satu faktor yang dinilai penting adalah peningkatan kualitas produksi yang dilakukan I.League.
Selain itu, Emtek Media juga menyiapkan berbagai strategi promosi dan terobosan dalam penayangan untuk menghadirkan pertandingan BRI Super League dengan kualitas yang lebih baik kepada penonton.
Menariknya, profil penonton sepak bola juga semakin beragam. Berdasarkan data Emtek, penonton perempuan memiliki rating 3,1 dengan audience share 16,5 persen.
Sementara itu, kelompok ibu rumah tangga mencatat rating 4,3 dan share 18,7 persen. Adapun kelompok anak muda memiliki audience share sebesar 19,5 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia tidak lagi hanya identik dengan penonton laki-laki.
Vidio Jadi Andalan Platform Digital
Selain melalui televisi, seluruh pertandingan BRI Super League juga dapat disaksikan melalui Vidio. Harsiwi menyebut Vidio sebagai platform OTT nomor satu di Indonesia.
Vidio saat ini memiliki lebih dari 35 juta monthly active user, 5,5 juta subscriber, 20 juta live stream watchers, serta mencatat 24 miliar minutes consumed.
Performa BRI Super League di platform digital juga mengalami pertumbuhan pada musim lalu. Average watcher meningkat 33 persen, duration bertambah 50 persen, sedangkan plays naik 41 persen.
Sementara itu, sejumlah indikator yang berasal dari kelompok subscriber only mengalami peningkatan lebih dari 50 persen.
Pada musim 2026/2027, seluruh pertandingan dari 18 klub dengan total 306 laga akan disiarkan melalui ekosistem Emtek Group. Tayangan tersebut tersedia melalui Indosiar, Vidio, hingga Nex.
Emtek Buka Kesempatan Nobar
Emtek Group juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menggelar kegiatan nonton bareng atau nobar BRI Super League.
Melalui Indonesia Entertainment Group (IEG), izin diperlukan terutama untuk kegiatan nobar yang memiliki unsur komersialisasi maupun sponsor.
Sementara itu, kegiatan nonton bersama di lingkungan masyarakat yang tidak memiliki unsur komersialisasi tidak memerlukan izin dari IEG.
(Disadur dari Bola.com/Hery Kurniawan, Yusmei Sawitri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emtek Siap Sambut BRI Super League 2026/2027, Optimistis Raih Audience Lebih Besar
Bola Indonesia 1 September 2026, 18:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR