Bola.net - Keputusan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin yang berencana menggelar turnamen dengan APKASI tampaknya mendapat tentangan dari Forum Pengprov-Pengprov PSSI (FPP).
"Kami menggugat Djohar Arifin supaya membatalkan penandatangan kerja sama dengan APKASI itu. Kami hanya melihat dari sudut sepak bola, bukan dari sudut yang lain-lain. Apabila dalam seminggu tidak dilakukan pembatalan, kami akan melakukan somasi terhadap Djohar Arifin," ujar Ketua FPP, Dwi Irianto.
Menurut Dwi, penandatanganan MoU antara PSSI dan APKASI beberapa waktu lalu akan membuat kondisi persepakbolaan Indonesia semakin kacau dan rawan adu domba. Pasalnya dalam struktur organisasi PSSI sendiri sudah ada pengurus cabang (Pengcab) yang seharusnya menjadi perpanjangan tangan PSSI di tingkat daerah.
"Ini jelas merupakan manuver lagi dari Djohar Arifin yang membuat semakin kisruh sepak bola kita. Sejak ada MoU dari FIFA dan AFC sebenarnya kami-kami dari 28 Pengprov yang bernaung di bawah FPP sudah "calling down" dan telah menyampaikan kondisinya kepada pemda-pemda setelah adanya MoU yang ditandatangani di Kuala Lumpur," ujarnya.
"Ini memang merupakan manuver salah untuk kesekian kalinya dilakukan Djohar Arifin, bahkan jumlahnya sudah melebihi jumlah jari tangan kita. Kalau dalam tujuh hari penandatanganan MoU dengan Apkasi itu tidak dibatalkan, kami serius akan menggugatnya ke pengadilan," tambahnya.
Dwi Irianto mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan Djohar Arifin yang masih saja melakukan berbagai manuver yang menyalahi MoU dari FIFA/AFC tersebut bahwa berbagai kebijakan baru yang dikeluarkan harus sepengetahuan AFC/FIFA melalui Joint Committee. Padahal menurutnya, di kalangan Pengprov sendiri saat ini sudah cukup sabar menunggu tindak lanjut dari Joint Committee yang menurutnya akan menjadi solusi bagi kisruh sepakbola nasional tersebut. (ant/dzi)
"Kami menggugat Djohar Arifin supaya membatalkan penandatangan kerja sama dengan APKASI itu. Kami hanya melihat dari sudut sepak bola, bukan dari sudut yang lain-lain. Apabila dalam seminggu tidak dilakukan pembatalan, kami akan melakukan somasi terhadap Djohar Arifin," ujar Ketua FPP, Dwi Irianto.
Menurut Dwi, penandatanganan MoU antara PSSI dan APKASI beberapa waktu lalu akan membuat kondisi persepakbolaan Indonesia semakin kacau dan rawan adu domba. Pasalnya dalam struktur organisasi PSSI sendiri sudah ada pengurus cabang (Pengcab) yang seharusnya menjadi perpanjangan tangan PSSI di tingkat daerah.
"Ini jelas merupakan manuver lagi dari Djohar Arifin yang membuat semakin kisruh sepak bola kita. Sejak ada MoU dari FIFA dan AFC sebenarnya kami-kami dari 28 Pengprov yang bernaung di bawah FPP sudah "calling down" dan telah menyampaikan kondisinya kepada pemda-pemda setelah adanya MoU yang ditandatangani di Kuala Lumpur," ujarnya.
"Ini memang merupakan manuver salah untuk kesekian kalinya dilakukan Djohar Arifin, bahkan jumlahnya sudah melebihi jumlah jari tangan kita. Kalau dalam tujuh hari penandatanganan MoU dengan Apkasi itu tidak dibatalkan, kami serius akan menggugatnya ke pengadilan," tambahnya.
Dwi Irianto mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan Djohar Arifin yang masih saja melakukan berbagai manuver yang menyalahi MoU dari FIFA/AFC tersebut bahwa berbagai kebijakan baru yang dikeluarkan harus sepengetahuan AFC/FIFA melalui Joint Committee. Padahal menurutnya, di kalangan Pengprov sendiri saat ini sudah cukup sabar menunggu tindak lanjut dari Joint Committee yang menurutnya akan menjadi solusi bagi kisruh sepakbola nasional tersebut. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Djohar Penuhi Undangan Platini Saksikan Euro 2012
Bolatainment 21 Juni 2012, 15:10
-
La Nyalla: Tugas Joint Committee Harus Dipandang Jernih
Bola Indonesia 21 Juni 2012, 09:25
-
PSSI Dukung APKASI Gelar Kompetisi U-22
Bola Indonesia 20 Juni 2012, 22:00
-
PSSI Buka Peluang Operator Asing Kelola Liga
Bola Indonesia 18 Juni 2012, 14:10
-
Djohar: Jerman-Spanyol, Final Ideal Euro 2012
Bolatainment 15 Juni 2012, 09:25
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR