
Bola.net - Persisam Samarinda gagal menundukkan juara bertahan Indonesia Super League (ISL) U-21, Persela Lamongan di babak final, Minggu (01/7) lalu.
Persisam junior harus tunduk melalui babak adu penalti, satu penendang tim Oranye, Wahyu Kristanto gagal menjalankan tugasnya, sehingga kedudukan berakhir dengan skor 4-5.
Namun, kegagalan tersebut tak disesali oleh persisam, seperti yang diungkapkan oleh Manajer Persisam, Dimas Raditya timnya telah mencapai target.
"Memang kami gagal merebut juara, tapi secara umum target kami bisa masuk final bisa tercapai, dan pastinya masih ada kesempatan untuk memperbaiki prestasi di musim berikutnya," ujar Dimas.
Dimas pun mengapresiasi perjuangan timnya, apalagi dari segi permainan Persisam tak kalah.
"Dari segi permainan kami tidak kalah, bahkan pada babak kedua dan perpanjangan waktu kami unggul dalam penguasaan bola dan terus menekan lawan," jelas Dimas.
Sementara itu, mengenai komposisi pemain, Dimas mengisyaratkan ada perubahan karena beberapa pemain sudah tak bisa lagi tampil di kelompok umur.
Namun, Dimas masih optimis bahwa pada kompetisi tahun depan tim Persisam U-21 tetap bisa eksis, dan tentunya dengan mengusung target yang lebih baik dari kompetisi 2012.
"Setahun lalu kami sampai di empat besar, tahun 2012 ini kami bisa masuk final, tentunya tahun depan kami harus bisa menjadi juara," tandasnya. (ant/end)
Persisam junior harus tunduk melalui babak adu penalti, satu penendang tim Oranye, Wahyu Kristanto gagal menjalankan tugasnya, sehingga kedudukan berakhir dengan skor 4-5.
Namun, kegagalan tersebut tak disesali oleh persisam, seperti yang diungkapkan oleh Manajer Persisam, Dimas Raditya timnya telah mencapai target.
"Memang kami gagal merebut juara, tapi secara umum target kami bisa masuk final bisa tercapai, dan pastinya masih ada kesempatan untuk memperbaiki prestasi di musim berikutnya," ujar Dimas.
Dimas pun mengapresiasi perjuangan timnya, apalagi dari segi permainan Persisam tak kalah.
"Dari segi permainan kami tidak kalah, bahkan pada babak kedua dan perpanjangan waktu kami unggul dalam penguasaan bola dan terus menekan lawan," jelas Dimas.
Sementara itu, mengenai komposisi pemain, Dimas mengisyaratkan ada perubahan karena beberapa pemain sudah tak bisa lagi tampil di kelompok umur.
Namun, Dimas masih optimis bahwa pada kompetisi tahun depan tim Persisam U-21 tetap bisa eksis, dan tentunya dengan mengusung target yang lebih baik dari kompetisi 2012.
"Setahun lalu kami sampai di empat besar, tahun 2012 ini kami bisa masuk final, tentunya tahun depan kami harus bisa menjadi juara," tandasnya. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal di Final, Persisam U-21 Tak Kecewa
Bola Indonesia 3 Juli 2012, 10:27
-
Persela Lamongan Pertahankan Trofi Juara ISL U-21
Bola Indonesia 2 Juli 2012, 12:10
-
Manajemen Sriwijaya FC Berlakukan Tiket Murah
Bola Indonesia 8 Mei 2012, 10:15
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR