Bola.net - -
Djadjang Nurdjaman meminta maaf kepada Bobotoh. Sebab, pelatih yang akrab disapa Djanur itu gagal membawa Persib Bandung tampil sesuai harapan suporter.
Persib memperkuat timnya dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas di awal musim ini. Ada nama-nama besar seperti seperti Shohei Matsunaga, Carlton Cole, dan Michael Essien. Otomatis, ekspektasi terhadap Maung Bandung agar bisa juara melambung tinggi.
Akan tetapi, Persib justru tampil tidak sesuai harapan. Hingga pekan ke-15 kompetisi Liga 1, Atep dan kawan-kawan hanya mampu meraih kemenangan sebanyak lima kali, imbang lima kali dan kalah lima kali.
"Saya minta maaf kepada Bobotoh yang setia. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kita sudah pernah mengenyam masa-masa emas, bahagia, berbunga-bunga ketika kita meraih juara, dan sekarang saatnya kita ada dalam situasi seperti ini," ujar Djanur.
"Untuk itu terima kasih kepada Bobotoh yang selalu mensupport saya, dan mohon maaf kepada Bobotoh lainnya yang sangat kecewa dengan saya di Persib untuk tahun ini," sambungnya.
Djanur sendiri telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih Persib. Dia mundur setelah Maung Bandung tumbang dari Mitra Kukar pada pekan ke-15 Liga 1, Sabtu (15/7/2017) malam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Penalti, Ini Komentar Maitimo
Bola Indonesia 16 Juli 2017, 18:18
-
Gagal di Persib, Djanur Minta Maaf Pada Bobotoh
Bola Indonesia 16 Juli 2017, 14:53
-
Performa Persib Menurun Karena Persoalan Striker
Bola Indonesia 16 Juli 2017, 09:57
-
Kelelahan Jadi Biang Kekalahan Persib Dari Mitra Kukar
Bola Indonesia 16 Juli 2017, 02:50
-
Kalah Lagi, Djanur Putuskan Mundur dari Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2017, 01:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR