Bola.net - Ketua Pengcab PSSI Surabaya yang baru terpilih, I Gede Widiade menerangkan dirinya belum mau menyentuh dualisme klub yang melanda Persebaya Surabaya. Ia kini akan serius membenahi kepengurusan dan kompetisi antar klub-klub internal di bawah PSSI Surabaya.
"Saya tidak mau terlalu idealis sekarang, saya mencoba untuk realistis, Saya akan benahi dulu Pengcab sesuai dengan hasil Muscablub," terang Gede saat ditanya tentang dualisme Persebaya, Rabu (29/05).
Pertanyaan itu memang layak dilayangkan ke Gede. Sebab, usai terpilih Minggu siang (26/05) lalu, malam harinya Gede mengumpulkan beberapa petinggi klub internal yang notabene juga berseberangan dalam dualisme Persebaya. Tampak dalam pertemuan itu adalah petinggi Persebaya DU Wastomi, Eks Asisten Pelatih Persebaya DU dan Manajernya, Yusuf Ekodono dan Gangsar Yudhi, mantan Ketua PSSI Jatim, Haruna Soemitro dan pelatih Persebaya IPL, Ibnu Grahan.
Namun Gede membantah kalau pertemuan itu berkaitan dengan Persebaya. Mereka yang datang hanya mewakili klub internalnya dan untuk membahas kelangsungan kompetisi internal. Seperti Ibnu mewakili Surabaya FC, Yusuf untuk Fajar FC, dan Gangsar untuk PS Nanggala. "Kita butuh masukan format kompetisi dan kita hanya bahas tentang kompetisi," terang Gede.
Gede menambahkan jika Pengcab yang dipimpinnya dapat berjalan dengan bagus maka semuanya bisa saja berjalan dengan baik. Termasuk dualisme Persebaya nantinya. "Kalau Pengcab menghasilkan kompetisi yang bagus, dan bisa dinikmati masyarakat surabaya secara menyeluruh. Maka yang lain-lain juga akan mulus," tambahnya. (fjr/mac)
"Saya tidak mau terlalu idealis sekarang, saya mencoba untuk realistis, Saya akan benahi dulu Pengcab sesuai dengan hasil Muscablub," terang Gede saat ditanya tentang dualisme Persebaya, Rabu (29/05).
Pertanyaan itu memang layak dilayangkan ke Gede. Sebab, usai terpilih Minggu siang (26/05) lalu, malam harinya Gede mengumpulkan beberapa petinggi klub internal yang notabene juga berseberangan dalam dualisme Persebaya. Tampak dalam pertemuan itu adalah petinggi Persebaya DU Wastomi, Eks Asisten Pelatih Persebaya DU dan Manajernya, Yusuf Ekodono dan Gangsar Yudhi, mantan Ketua PSSI Jatim, Haruna Soemitro dan pelatih Persebaya IPL, Ibnu Grahan.
Namun Gede membantah kalau pertemuan itu berkaitan dengan Persebaya. Mereka yang datang hanya mewakili klub internalnya dan untuk membahas kelangsungan kompetisi internal. Seperti Ibnu mewakili Surabaya FC, Yusuf untuk Fajar FC, dan Gangsar untuk PS Nanggala. "Kita butuh masukan format kompetisi dan kita hanya bahas tentang kompetisi," terang Gede.
Gede menambahkan jika Pengcab yang dipimpinnya dapat berjalan dengan bagus maka semuanya bisa saja berjalan dengan baik. Termasuk dualisme Persebaya nantinya. "Kalau Pengcab menghasilkan kompetisi yang bagus, dan bisa dinikmati masyarakat surabaya secara menyeluruh. Maka yang lain-lain juga akan mulus," tambahnya. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibnu Mulai Waspadai Kekuatan Persepar
Bola Indonesia 29 Mei 2013, 19:15
-
Dua Laga Sisa Persebaya DU Tanpa Boumsong
Bola Indonesia 29 Mei 2013, 12:34
-
Gede Belum Mau Sentuh Dualisme Persebaya
Bola Indonesia 29 Mei 2013, 12:18
-
Persema Kembali Pinang Kasan Soleh
Bola Indonesia 28 Mei 2013, 21:40
-
Kim Kurniawan Bakal Segera Tinggalkan Persema
Bola Indonesia 28 Mei 2013, 21:15
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR