Bola.net - - Laga antara Perseru Serui kontra Arema FC, yang akan dihelat di Stadion Gajayana Malang, memiliki arti khusus bagi I Putu Gede Swi Santoso. Pelatih Perseru tersebut mengaku laga kedua tim dalam lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak musim 2018 ini merupakan impiannya yang menjadi kenyataan.
"Sangat luar biasa. Saya bersyukur karena bisa kembali ke sini," ujar Putu Gede.
"Keinginan saya, kembali ke Gajayana kendati sebagai lawan bisa terobati. Saya juga bisa ketemu kembali dengan mantan-mantan Arema Malang, yang kini menangani Arema FC. Ini sangat saya nantikan," sambungnya.
Menurut Putu, ia sudah kangen dengan atmosfer Aremania dalam memberi dukungan pada tim kesayangan mereka di stadion. Selain itu, pelatih yang saat ini berusia 44 tahun tersebut juga menyebut Gajayana memiliki arti khusus bagi perjalanan karirnya.
"Stadion ini berbeda dengan Kanjuruhan," tuturnya.
"Ini adalah tempat awal mula saya berkarir di Arema," ia menambahkan.
Pernah Bela Arema

Sebelum menjadi pelatih, Putu Gede merupakan pesepakbola aktif. Gelandang bertahan yang dikenal dengan permainan lugasnya ini sempat memperkuat sejumlah klub. Salah satu klub yang sempat ia bela adalah Arema Malang.
Di Singo Edan, julukan Arema Malang, Putu Gede sempat bergabung pada tahun 1999, ia kemudian hengkang ke Deltras Sidoarjo pada 2002. Dua tahun berselang, tahun 2004, Putu kembali ke Arema FC. Ia bertahan di klub tersebut sampai awal 2007, ketika ia memutuskan hengkang ke Persita Tangerang.
Sosok Idola

Bagi pecinta sepakbola Malang, sosok Putu Gede merupakan salah satu sosok idola. Pria berdarah Bali ini bahkan disebut sebagai salah satu kapten terbaik Arema Malang.
Saat ini, Putu akhirnya kembali ke hadapan Aremania. Namun, kali ini, ia berstatus sebagai pelatih Perseru Serui.
Ajang Nostalgia

Pertandingan antara Arema FC dan Perseru Serui sendiri merupakan bagian dari jadwal pekan ke-13 kompetisi Liga 1 musim 2018. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Gajayana Kota Malang, Rabu (06/06).
Sementara itu, selain sebagai ajang nostalgia, Putu juga menilai pertandingan ini adalah sebuah ujian baginya. Ia mengaku harus bisa membuktikan kemampuan terbaiknya pada laga ini.
"Ini panggung saya juga. Dengan banyaknya penonton ke stadion, saya akan bisa mengetahui apakah sudah mampu dan kredibel sebagai pelatih," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Liga 1: Persija Jakarta Jadi Juru Kunci
Bola Indonesia 6 Juni 2018, 23:37
-
Kalahkan Perseru, Arema Raih Kemenangan Tandang Perdana
Bola Indonesia 6 Juni 2018, 22:22
-
Balsa Bozovic Mengaku Belum Tahu Soal Pencoretannya
Bola Indonesia 6 Juni 2018, 21:14
-
Jamu Arema FC, Perseru Usung Tekad untuk Bangkit
Bola Indonesia 6 Juni 2018, 14:50
LATEST UPDATE
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR