Bola.net - Roy Suryo kini resmi menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Hal tersebut dipastikan usai Presiden Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono, mengumumkannya kepada publik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1).
Meski banyak pihak yang mengaku kontra, tidak sedikit pula yang menaruh harapan tinggi. Misalnya, Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin.
Djohar mengungkapkan harapan, supaya Menpora baru tersebut dapat membantu menyelesaikan konflik yang terjadi di sepakbola nasional.
"Dengan suasana baru dan semangat baru, akan menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh insan olahraga Tanah Air, terutama sepak bola nasional dalam upaya mengakhiri kemelut berkepanjangan yang terjadi saat ini," ujarnya.
"PSSI juga sangat berharap supaya beliau dapat mempercepat penyelesaian permasalahan di persepakbolaan nasional. Selain itu, beliau dapat melihat perkembangan terakhir tentang pernyataan petinggi AFC bahwa federasi yang sah diakui FIFA dan AFC hanya PSSI," imbuh Djohar.
Djohar kembali menegaskan, supaya Roy Suryo dapat berpegang kepada legalitas bukan koneksitas seperti yang terjadi selama ini.
"Dengan begitu, maka semua masalah sepakbola insya Allah bisa segera selesai. Terjadinya polemik ini karena adanya pembiaran terhadap yang ilegal," sambung Djohar seraya mengatakan pihaknya berharap Menpora mampu menjalankan UU No 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. (esa/dzi)
Meski banyak pihak yang mengaku kontra, tidak sedikit pula yang menaruh harapan tinggi. Misalnya, Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin.
Djohar mengungkapkan harapan, supaya Menpora baru tersebut dapat membantu menyelesaikan konflik yang terjadi di sepakbola nasional.
"Dengan suasana baru dan semangat baru, akan menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh insan olahraga Tanah Air, terutama sepak bola nasional dalam upaya mengakhiri kemelut berkepanjangan yang terjadi saat ini," ujarnya.
"PSSI juga sangat berharap supaya beliau dapat mempercepat penyelesaian permasalahan di persepakbolaan nasional. Selain itu, beliau dapat melihat perkembangan terakhir tentang pernyataan petinggi AFC bahwa federasi yang sah diakui FIFA dan AFC hanya PSSI," imbuh Djohar.
Djohar kembali menegaskan, supaya Roy Suryo dapat berpegang kepada legalitas bukan koneksitas seperti yang terjadi selama ini.
"Dengan begitu, maka semua masalah sepakbola insya Allah bisa segera selesai. Terjadinya polemik ini karena adanya pembiaran terhadap yang ilegal," sambung Djohar seraya mengatakan pihaknya berharap Menpora mampu menjalankan UU No 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harapan Ketua Umum PSSI Untuk Menpora Baru
Bola Indonesia 11 Januari 2013, 22:10
-
PSSI Berharap Menpora Baru Bantu Selesaikan Polemik
Bola Indonesia 11 Januari 2013, 15:22
-
SBY Resmi Tunjuk Roy Suryo Sebagai Menpora
Bola Indonesia 11 Januari 2013, 15:12
-
Roy Suryo Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora
Bola Indonesia 10 Januari 2013, 16:35
-
Menpora Juga Beri Rekomendasi Digulirkannya IPL
Bola Indonesia 5 Januari 2013, 16:26
LATEST UPDATE
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR