
Bola.net - PSIM Yogyakarta kembali mempercayakan Jean-Paul van Gastel sebagai pelatih untuk BRI Super League 2026/2027. Musim kedua ini membawa ekspektasi lebih besar setelah fondasi tim mulai terbentuk.
Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, menyebut kesamaan visi dan integritas menjadi alasan utama manajemen mempertahankan pelatih asal Belanda tersebut. Nilai itu dianggap penting untuk membawa PSIM bersaing di kasta tertinggi.
Van Gastel tidak hanya dituntut mempertahankan performa tim, tetapi juga membawa PSIM berkembang lebih jauh. Manajemen pun menyiapkan skuad melalui proses kolektif yang melibatkan tim pelatih, analis, dan scouting.
Tantangan PSIM musim depan jelas lebih berat karena harus menghadapi persaingan Super League. Kepercayaan manajemen kepada Van Gastel menjadi modal untuk mengejar target yang lebih tinggi.
Integritas Jadi Fondasi PSIM Bersama Van Gastel

Liana menilai Van Gastel memiliki visi yang sejalan dengan PSIM, terutama dalam hal integritas. Menurutnya, kesamaan nilai tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun kerja sama jangka panjang.
"Puji Tuhan saya bisa berjodoh dengan coach Jean-Paul van Gastel. Saya menilai beliau punya visi yang sama dengan PSIM, terutama soal integritas," ujar Liana Tasno.
"Setiap orang punya nilai yang berbeda-beda. Ada yang suka fashion, ada yang suka kuliner. Tapi yang paling penting saya dan coach JP punya satu kesamaan, yaitu integritas," imbuh wanita berusia 43 tahun itu.
Liana ingin prinsip tersebut diterapkan dalam seluruh aktivitas tim agar PSIM selalu tampil dengan target meraih kemenangan. Ia sadar tuntutan tersebut tidak mudah, tetapi kesamaan nilai diyakini membuat perjalanan klub lebih terarah.
"Bagaimana caranya supaya PSIM datang untuk menang dan selalu bisa menjadi kebanggaan bagi banyak orang. Memang tidak mudah, tapi setidaknya value kami sama. Kalau nilai dasarnya sudah sama, perjalanan ke depan akan jauh lebih enak," katanya.
Van Gastel Tak Bekerja Sendirian

Liana menegaskan pembentukan skuad PSIM bukan keputusan Van Gastel seorang diri. Proses tersebut melibatkan asisten pelatih, analis, tim scouting, manajer, dan staf lainnya.
"Sekali lagi tolong diluruskan di media, karena saya tidak pernah mengatakan bahwa saya mempercayakan 100 persen kepada coach Jean-Paul sendiri. Itu salah," papar Liana Tasno.
"Coach JP membangun skuad ini bersama satu tim. Ada asisten pelatih, analis, tim scouting, kemudian juga diperbantukan oleh Mas Iksan sebagai manajer tim dan coach Guntur Cahyo. Jadi coach JP sudah diperkuat oleh tim yang lengkap."
Liana tetap memberikan kepercayaan besar kepada Van Gastel dalam urusan teknis. Ia menilai pelatih asal Belanda tersebut memiliki kecerdasan dalam menyusun skuad dan kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan PSIM.
"Kalau bicara secara teknis, saya memang percaya kepada coach JP. Selama bekerja dengan beliau, saya melihat beliau adalah pelatih yang sangat cerdas dalam menyusun skuad, terutama dalam hal leadership. Itu sangat penting di dalam sebuah tim," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi
Baca Ini Juga
- Duduk Perkara Sengketa Persib vs Robert Alberts yang Berujung FIFA Registration Ban
- Dominasi Pelatih Asal Portugal di Super League 2026/2027
- Persib Pinjamkan Hamra Hehanussa ke Garudayaksa FC: Persaingan Bek Tengah Sangat Ketat
- Persib Sebut FIFA Registration Ban Tak Ganggu Persiapan Musim 2026/2027: Pemain Baru Sudah Proses Registrasi
- Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harapan yang Lebih Tinggi untuk Musim Kedua Jean-Paul van Gastel di PSIM
Bola Indonesia 12 Agustus 2026, 18:19
-
Cahya Supriadi Dinilai Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Tim Nasional 6 Agustus 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR