
Bola.net - PSM Makassar untuk sementara mampu menahan imbang Arema Indonesia IPL di Gajayana, Malang. Di babak pertama, laga lanjutan Piala Indonesia, anak asuh pelatih Petar Segrt ini sukses menahan tuan rumah tanpa gol.
Pertandingan berjalan keras sejak menit awal. Terbukti, Irfan Raditya harus menerima kartu kuning karena melanggar penyerang PSM Makassar, M. Rahmat, ketika pertandingan belum genap satu menit berlangsung.
PSM nampak menguasai alur permainan di awal babak pertama. Melalui umpan-umpan pendek, Syamsul Bachri Chaerudin dan kawan-kawan berusaha membongkar pertahanan tuan rumah. Namun, upaya mereka masih bisa digagalkan lini belakang Arema.
Menit 12, cedera yang dialami I Ketut Mahendra membuatnya harus ditandu keluar lapangan. Posisinya di sektor belakang PSM digantikan oleh Fadly M.
Seperempat jam pertandingan berjalan, Arema baru perlahan bisa mengimbangi dominasi PSM. Singo Edan -julukan Arema- mulai berani memainkan bola pendek merapat dalam menyusun serangan.
Menit 24, Talaohu Abdul Musyafry berhasil menerobos kotak penalti PSM. Sayang, tendangan keras kaki kanannya masih bisa diblok pemain belakang Laskar Juku Eja -julukan PSM.
Empat menit kemudian, Musafri lagi-lagi berhasil membahayakan pertahanan PSM. Namun kali ini peluang ini melayang karena dia terjatuh di kotak penalti PSM. Wasit Daryanto pun tidak menganggap terjadi pelanggaran.
Arema terus mencoba membongkar pertahanan PSM. Menit 31 Ahmad Amirudin yang menusuk sisi kanan pertahanan PSM dijatuhkan di kotak penalti PSM. Namun, lagi-lagi Daryanto bergeming dengan keputusannya tidak memberi penalti bagi Arema. Keputusan wasit ini sempat memantik amarah pelatih Arema, Dejan Antonic.
Dua menit kemudian, Musafri mendapat kesempatan emas untuk membawa Arema unggul. Sayang sundulannya masih tipis di samping tiang gawang PSM, yang dikawal Deny Saprianto.
Di akhir babak pertama, M. Rahmat yang tak terkawal melepas tembakan keras ke gawang Arema. Namun, usahanya itu masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Dennis Romanovs.
Hingga akhir pertandingan babak pertama, kedudukan tetap bertahan imbang tanpa gol. (den/dzi)
Pertandingan berjalan keras sejak menit awal. Terbukti, Irfan Raditya harus menerima kartu kuning karena melanggar penyerang PSM Makassar, M. Rahmat, ketika pertandingan belum genap satu menit berlangsung.
PSM nampak menguasai alur permainan di awal babak pertama. Melalui umpan-umpan pendek, Syamsul Bachri Chaerudin dan kawan-kawan berusaha membongkar pertahanan tuan rumah. Namun, upaya mereka masih bisa digagalkan lini belakang Arema.
Menit 12, cedera yang dialami I Ketut Mahendra membuatnya harus ditandu keluar lapangan. Posisinya di sektor belakang PSM digantikan oleh Fadly M.
Seperempat jam pertandingan berjalan, Arema baru perlahan bisa mengimbangi dominasi PSM. Singo Edan -julukan Arema- mulai berani memainkan bola pendek merapat dalam menyusun serangan.
Menit 24, Talaohu Abdul Musyafry berhasil menerobos kotak penalti PSM. Sayang, tendangan keras kaki kanannya masih bisa diblok pemain belakang Laskar Juku Eja -julukan PSM.
Empat menit kemudian, Musafri lagi-lagi berhasil membahayakan pertahanan PSM. Namun kali ini peluang ini melayang karena dia terjatuh di kotak penalti PSM. Wasit Daryanto pun tidak menganggap terjadi pelanggaran.
Arema terus mencoba membongkar pertahanan PSM. Menit 31 Ahmad Amirudin yang menusuk sisi kanan pertahanan PSM dijatuhkan di kotak penalti PSM. Namun, lagi-lagi Daryanto bergeming dengan keputusannya tidak memberi penalti bagi Arema. Keputusan wasit ini sempat memantik amarah pelatih Arema, Dejan Antonic.
Dua menit kemudian, Musafri mendapat kesempatan emas untuk membawa Arema unggul. Sayang sundulannya masih tipis di samping tiang gawang PSM, yang dikawal Deny Saprianto.
Di akhir babak pertama, M. Rahmat yang tak terkawal melepas tembakan keras ke gawang Arema. Namun, usahanya itu masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal Dennis Romanovs.
Hingga akhir pertandingan babak pertama, kedudukan tetap bertahan imbang tanpa gol. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Indonesia: PSMS IPL Kandaskan Persiraja
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 23:00
-
Piala Indonesia: Semen Padang Kubur Mimpi Pro Duta
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 22:38
-
Segrt: Keputusan Wasit Persis Seperti Kekhawatiran Kami
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 18:25
-
Piala Indonesia: Arema IPL Lolos Dari Hadangan Laskar Juku Eja
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 17:47
-
Piala Indonesia: Atasi PSLS, Persebaya Tembus Perempat Final
Bola Indonesia 30 Mei 2012, 17:30
LATEST UPDATE
-
Paul Scholes Ingatkan MU: Youri Tielemans Saja Tidak Cukup!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 11:00
-
Semifinal Piala Dunia 2026: 8 Pemain yang Bisa Menjadi Kunci ke Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:08
-
Prancis Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Hentikan Lamine Yamal
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:05
-
Kolom Opini: Prancis vs Spanyol, Saat Adaptasi Menjadi Mazhab Baru
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:00
-
Legenda MU Acungi Jempol Transfer Youri Tielemans: Langkah yang Cerdas!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 10:00
-
Pulang dari Piala Dunia 2026, Tim Nasional Norwegia Disambut Bak Juara
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:59
-
Gabung MU, Andrey Santos Tidak Sabar Disulap Tangan Dingin Carrick
Liga Inggris 14 Juli 2026, 09:30
-
Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:13
-
Youri Tielemans Tes Medis di MU Hari Ini, Segera Diperkenalkan ke Publik
Liga Inggris 14 Juli 2026, 08:59
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Emiliano Martinez, Monster di Bawah Mistar Gawang Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR