Bola.net - Pelatih Indonesia Red, Danurwindo, tidak hanya melontarkan pujian pada Michael Owen dan kawan-kawan yang mampu tampil prima dalam laga bertajuk Battle of Red, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (23/10) malam.
Sosok kelahiran Kutoarjo, Jawa Tengah, 15 Mei 1651 tersebut, menilai jika United Red tidak hanya masih memilik skill mumpuni, namun kerja sama tim yang apik.
"Kami banyak belajar bagaimana sepak bola modern dimainkan. Selama ini, kita banyak mencontoh pemain eropa yang punya skill di atas rata-rata. Namun hari ini, kami belajar secara langsung," kata mantan pelatih klub Arseto, Pelita Jaya, Persema Malang, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya tersebut.
"Sedangkan pemain Indonesia Red, masih perlu meningkatkan stamina. Sebab, terlihat tidak fit. Akibatnya, hanya Bisa bermain dalam tempo rendah," sambungnya.
Danurwindo sempat mengapungkan optimisme bisa mengalahkan United Red yang mayoritas diperkuat mantan pemain Manchester United.
"Semula, kami memang menyiapkan strategi permainan tiki-taka. Misalnya saja, setiap pemain hanya boleh sebentar menyentuh bola. Beginilah sepak bola modern yang tidak menguras tenaga," pungkasnya. (esa/rdt)
Sosok kelahiran Kutoarjo, Jawa Tengah, 15 Mei 1651 tersebut, menilai jika United Red tidak hanya masih memilik skill mumpuni, namun kerja sama tim yang apik.
"Kami banyak belajar bagaimana sepak bola modern dimainkan. Selama ini, kita banyak mencontoh pemain eropa yang punya skill di atas rata-rata. Namun hari ini, kami belajar secara langsung," kata mantan pelatih klub Arseto, Pelita Jaya, Persema Malang, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya tersebut.
"Sedangkan pemain Indonesia Red, masih perlu meningkatkan stamina. Sebab, terlihat tidak fit. Akibatnya, hanya Bisa bermain dalam tempo rendah," sambungnya.
Danurwindo sempat mengapungkan optimisme bisa mengalahkan United Red yang mayoritas diperkuat mantan pemain Manchester United.
"Semula, kami memang menyiapkan strategi permainan tiki-taka. Misalnya saja, setiap pemain hanya boleh sebentar menyentuh bola. Beginilah sepak bola modern yang tidak menguras tenaga," pungkasnya. (esa/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United 'Terancam' Degradasi
Liga Inggris 24 Oktober 2013, 21:44
-
Rodgers Membalas: Fergie Sudah Kehilangan Etika
Liga Inggris 24 Oktober 2013, 18:46
-
Monaco Susun Rencana Reuni Dengan Patrice Evra
Liga Inggris 24 Oktober 2013, 15:57
-
Sir Alex: Dipermak City, Form Ferdinand Anjlok
Liga Inggris 24 Oktober 2013, 15:55
-
Fans United Bernyanyi, Old Trafford Pun Tak Lagi Hening
Bolatainment 24 Oktober 2013, 14:52
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR