Bola.net - Joko Susilo menjelaskan alasan di balik dipinangnya Ablode Yao Rudy sebagai pengganti Alberto Goncalves. Menurut Asisten pelatih Arema Cronus ini, Rudy memiliki kelebihan yang membuatnya cocok bergabung dengan Ahmad Bustomi dan kawan-kawan.
"Memang, posisinya lebih cenderung ke targetman. Tapi, Beto sendiri bukan di samping posisinya. Dia tidak punya endurance untuk jadi penyerang sayap," ujar Joko.
"Nah, tim pelatih berpikir bahwa dengan usianya yang lebih muda, Rudy memiliki tenaga yang lebih bagus untuk dipasang sebagai penyerang sayap," sambungnya.
Sebelumnya, sempat muncul pertanyaan terkait keputusan manajemen Arema Cronus meminang Ablode Yao Rudy. Meski berstatus pencetak gol terbanyak Divisi Utama, pemain asal Liberia ini tidak berposisi sesuai dengan yang diinginkan tim pelatih. Rudy cenderung berposisi sebagai targetman.
Padahal, untuk menggantikan Beto, tim pelatih menginginkan pemain bertipe penyerang sayap. Pasalnya, sebagai targetman, mereka telah memiliki sang ikon, Cristian Gonzales.
Sementara, Rudy sendiri mengaku siap dimainkan di luar posisi favoritnya. Yang terpenting, menurutnya, dia bisa membantu Arema menang.
"Di lapangan, di manapun posisi saya, saya akan berupaya keras untuk membawa tim ini menang," tegas Rudy. [initial]
(den/pra)
"Memang, posisinya lebih cenderung ke targetman. Tapi, Beto sendiri bukan di samping posisinya. Dia tidak punya endurance untuk jadi penyerang sayap," ujar Joko.
"Nah, tim pelatih berpikir bahwa dengan usianya yang lebih muda, Rudy memiliki tenaga yang lebih bagus untuk dipasang sebagai penyerang sayap," sambungnya.
Sebelumnya, sempat muncul pertanyaan terkait keputusan manajemen Arema Cronus meminang Ablode Yao Rudy. Meski berstatus pencetak gol terbanyak Divisi Utama, pemain asal Liberia ini tidak berposisi sesuai dengan yang diinginkan tim pelatih. Rudy cenderung berposisi sebagai targetman.
Padahal, untuk menggantikan Beto, tim pelatih menginginkan pemain bertipe penyerang sayap. Pasalnya, sebagai targetman, mereka telah memiliki sang ikon, Cristian Gonzales.
Sementara, Rudy sendiri mengaku siap dimainkan di luar posisi favoritnya. Yang terpenting, menurutnya, dia bisa membantu Arema menang.
"Di lapangan, di manapun posisi saya, saya akan berupaya keras untuk membawa tim ini menang," tegas Rudy. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan UITM, Pelatih Arema Pantau Kondisi Anak Asuhnya
Bola Indonesia 25 Desember 2014, 17:39
-
Ini Alasan Tim Pelatih Arema Kepincut Yao Rudy
Bola Indonesia 25 Desember 2014, 16:55
-
Joko Susilo Tak Risaukan Kondisi Fisik Trio Asing Arema
Bola Indonesia 25 Desember 2014, 16:41
-
Dapat Ilmu Baru, Joko Susilo Bakal Revolusi Arema
Bola Indonesia 25 Desember 2014, 13:53
-
Pekan Depan, Duo Liberia Arema Tes Fisik di Jakarta
Bola Indonesia 25 Desember 2014, 13:13
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR