
Pihak PSSI diwakili CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), Widjajanto, sedangkan pihak KPSI diwakili CEO PT Liga Indonesia (PT LI) Joko Driyono. Pertemuan tersebut, berdasarkan undangan Sekjen PSSI, Halim Mahfudz.
Dikatakan Halim, pertemuan tersebut merupakan perdana antara PT LPIS dan PT LI setelah bergulirnya pertemuan kedua Joint Committee (JC) di kantor AFC, Kuala Lumpur, Malaysia, 20 September lalu.
"Pertemuan ini akan ditindaklanjuti pada pertemuan yang akan datang. Harapannya, akan menemukan kesepakatan. Karena itu, setiap minggunya diwajibkan ada pertemuan dua belah pihak untuk menyusun manual kompetisi yang disampaikan dalam rapat JC sebelumnya," ujar Sekjen PSSI, Halim Mahfudz.
"Namun, tidak menutup kemungkinan, minggu sekarang atau mendatang ada penukaran informasi dari kedua belah pihak. Intinya, kedua belah pihak harus mencapai kesepakatan dalam mencari jalan keluar konflik sepak bola nasional," tuturnya.
Lebih jauh dikatakannya, dalam pertemuan segitiga tersebut membahas profil kompetisi ke depan, lalu mempelajari masing-masing konsep yang disodorkan PT LPIS dan PT LI. Selain itu, dilanjutkannya, melihat prestasi kedua kompetisi (IPL dan ISL), serta meninjau standar klub kedua pihak melalui kertas kerja.
"Mengenai rinciannya, tidak bisa kami umumkan karena belum final dan masih dibahas. Kami terus membahas upaya penyatuan dan pengharmonisasian kompetisi di bawah semangat MoU JC," urainya.
Dikatakannya, dibahas pula beberapa item awal yang sudah dibicarakan, namun lebih konstruktif. Halim melanjutkan, jika pertemuan tersebut sangat produktif dan menjanjikan penyatuan kompetisi yang diproyeksikan bergulir pada 2014.
"Kini, masih diidentifikasi karena masing-masing pihak masih memiliki konsen yang sama soal penyatuan kompetisi baru pada 2014. Nantinya, akan menuju pada satu kompetisi," ujarnya.
Sementara itu, Joko menambahkan, jika penggabungan kompetisi pada musim mendatang merupakan tantangan yang sangat berat. Pasalnya, menghadapi kendala serius seperti durasi pematangan yang pendek.
"Karena rentan distorsi, kita tidak boleh terjebak isu-isu jangka pendek yang punya potensi menghambat formulasi penggabungan kompetisi. Kami hadir ke sini (kantor PSSI, tidak hanya sebatas PT LPIS-PT LI, melainkan sebagai JC," tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jokdri: Penyatuan Liga Adalah Tantangan Terbesar
Bola Indonesia 4 Oktober 2012, 21:24
-
Pertemuan PSSI-KPSI Tak Bahas Semen Padang Dan Persijap
Bola Indonesia 4 Oktober 2012, 18:33
-
Intens Bahas Kompetisi, PSSI-KPSI Bentuk Forum Mingguan
Bola Indonesia 4 Oktober 2012, 17:48
-
Perang Komentar LI dan LPIS Dalam Sepekan Terakhir
Bola Indonesia 2 Oktober 2012, 14:26
-
PT LI Kesulitan Terapkan Salary Cap
Bola Indonesia 28 September 2012, 23:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52



















KOMENTAR