Tambahan tiga poin memuat PSM naik ke posisi empat klasemen sementara IPL dengan 34 poin. PSM menggeser Persiraja Banda Aceh yang turun ke peringkat lima dengan selisih satu poin.
Kemenangan ini juga sekaligus menyempurnakan laga kandang PSM. PSM mentahbiskan sebagai tim yang tidak terkalahkan di kandang musim ini.
Turun dengan mayoritas pemain mudanya, PSM mendominasi pertandingan. Andi Oddang dkk terus menggempur pertahanan tim Laskar Bukit Tursina dari sisi sayap.
Laskar Ramang menciptakan peluang emas pertama melalui Rahmat di menit keempat. Rahmat yang mendapat bola lalu ber-solo run menuju jantung pertahanan lawan. Rahmat terlalu tergesa-gesa menendang bola dan juga sangat lemah, sehingga masih mudah diantisipasi kiper Bontang.
PSM tidak mengendorkan serangannya dan Spaso sempat dua kali nyaris menjebol jala Bontang yang dikawal Sumardi melalui sundulannya. Sayang, masih melebar di sisi gawang.
Bontang pun berusaha untuk melakukan tekanan melalui duet Fassawa Camara dan Rully Padengke. Karena sulit menembus pertahanan, pemain Bontang mencoba memanfaatkan umpan-umpan panjang.
Tim tamu sempat membahayakan gawang PSM yang dikawal Deny Sapryanto melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Beruntung, kiper asal Padang, Sumatera Barat, itu sigap di bawah mistar gawang.
Gemuruh akhirnya bergema di stadion pada menit 16. Spaso berhasil menguasai bola umpan dari Oddang lalu mengecoh dua pemain belakang Bontang. Setelah berhadapan dengan Sumardi, Spaso lalu melepaskan tendangan keras dan bersarang mulus dalam gawang.
Oddang juga membobol gawang Bontang FC di menit ke-21. Sayang, golnya dianulir karena hakim garis menilai posisinya lebih dulu offside saat mendapat umpan dari Rasyid. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk PSM.
Babak kedua, Bontnhg mencoba meningkatkan tempo serangan. Tapi masih sulit menembus kokohnya benteng pertahanan PSM. Bontang pun membuka kebuntuan saat terjadi pelanggaran di lapangan tengah.
Bontang menyamakan kedudukan di menit ke-51 melalui Rully memanfaatkan kemelut di depan gawang. Bermula dari tendangan bebas yang dilakukan Masahiro. Rully berhasil memanfaatkan umpan bola liar dan menyundulnya ke gawang Deny Sapryanto. Skor 1-1
PSM yang mengejar kemenangan mengubah pola permainan dengan meningkatkan serangan. Pelatih Petar Segrt menarik bek Hendra wijaya dengna memasukkan Satrio Syam yang juga lihai dalam menusuk jantung pertahanan lawan.
Hasilnya mulai terlihat. PSM beberapa kali membahayakan gawang Bontang FC. Meski sudah beberapa kali terjadi kemelut di depan gawang, belum juga membuahkan gol.
Kemenangan akhirnya digandakan Rahmat di menit ke-65.Gol berawal dari tusukan yang dilakukan Andi Oddang lalu memberikan umpan matang ke kotak 16. Rahmat muncul dari second line dan menyambut bola dengan sundulan dan tidak bisa dihalau Sumardi. Skor 2-1.
Meski kedua tim berusaha untuk menekan, tapi tidak lagi menciptakan gol tambahan. Hingga peluit panjang ditiup wasit M Syafei, skor tidak berubah 2-1 untuk PSM. Kekalahan ini membuat Bontang FC makin betah sebagai juru kunci klasemen dengan poin 10.
Susunan Pemain:
PSM Makassar: Deny Sapryanto, M Rasul, Aswar Syamsuddin, Hendra Wijaya/Satrio Syam (57’), I Ketut Mahendra, Fandy Edy, Kaharuddin/Fadly M (28’), Rasyid A Bakri, Andi Oddang (c)/Kurniawan Karman (78’), M Rahmat, Ilija Spasojevic
Bontang FC: Sumardi, Kande Lansana, Sudirman, Valentino Telaubun, Ridwansyah (c), Arbadin/Abdul Rachman(85’), Gantarkan/Jhon Damasela (34’)/Yanuarius. Y. Kaol (51’), Satria Ferry, Masahiro Fukasawa, Fassawa Camara, Rully Padengke. (bola/nda/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikalahkan Persiba Bantul, Arema Indonesia Akui Tak Main Apik
Bola Indonesia 23 Juni 2012, 22:29
-
Persiba Bantul Akui Arema Sulit Dikalahkan
Bola Indonesia 23 Juni 2012, 22:26
-
IPL Review: Pemain Muda PSM Taklukkan Bontang 2-1
Bola Indonesia 23 Juni 2012, 22:20
-
Rahmat dan Spaso Bertekad Jebol Gawang Bontang FC
Bola Indonesia 23 Juni 2012, 17:38
-
HT Review: Persebaya Memimpin 2-1 Atas Persijap
Bola Indonesia 23 Juni 2012, 16:36
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR