"Dengan keluarnya Antoni, kita sudah kehilangan sembilan orang pemain," ujar Milo, sapaan karib Milomir Seslija.
"Ini merupakan masalah besar," sambungnya.
Sebelumnya, Arema Cronus bakal 'kehilangan' satu lagi pemainnya lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Pasalnya, terhitung sejak Senin (08/08) hari ini, winger mereka -Antoni Putro Nugroho- bakal mengikuti pendidikan bintara polisi di Sekolah Polisi Negara, di Mojokerto.
Sebelum Antoni, Arema Cronus sebelumnya sudah sempat kehilangan Ahmad Nufiandani, kala winger gesit tersebut masuk pendidikan TNI dan akhirnya sempat memperkuat PS TNI. Namun, akhirnya, Dani bisa kembali bergabung dengan klub berlogo singa mengepal tersebut.
Lebih lanjut, Milo menyebut bahwa saat ini Ia sudah harus memutar otak dalam menyusun komposisi pemain. Pasalnya, banyak penggawa Arema Cronus yang terkena cedera atau tidak dalam kondisi fit.
"Bahkan, pada pertandingan terakhir, lawan Bali United, kita sebetulnya hanya tinggal memiliki Raphael Maitimo sebagai pemain tengah murni. Beruntung Hendro Siswanto dan Juan Revi mampu tampil bagus," tandas Milo. [initial]
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milo Akan Ubah Komposisi Pemain Untuk Lawan Sriwijaya
Bola Indonesia 8 Agustus 2016, 22:53
-
Pelatih Arema Cronus Belum Pikirkan Pengganti Antoni Putro
Bola Indonesia 8 Agustus 2016, 20:29
-
Keluarnya Antoni Kian Reduksi Kekuatan Arema Cronus
Bola Indonesia 8 Agustus 2016, 18:32
-
Pelatih Arema Cronus Berat Lepas Antoni ke Pendidikan Polisi
Bola Indonesia 8 Agustus 2016, 17:19
-
Arema Cronus Kembali Menang, Milo Seslija Puas
Bola Indonesia 7 Agustus 2016, 22:10
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR