Bola.net - "Piala Presiden 2024 harus memiliki dampak buat rakyat kecil karena sesuai visi misi dan arahan Presiden Jokowi, harus ada dampak ke rakyat kecil. Kami senang kalau bermanfaat dan bisa membahagiakan orang lain."
Itulah tekad dan semangat yang diucapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2024, Maruarar Sirait sesaat setelah Piala Presiden 2024 digelar. Dan tampaknya visi misi agar turnamen pramusim ini bisa menjadi hiburan rakyat yang membahagiakan berhasil diwujudkan.
Keberhasilan Piala Presiden 2024 bukan hanya terletak pada prestasi tim-tim yang berlaga, tetapi juga pada bagaimana turnamen ini menggelorakan semangat masyarakat, stakeholder terbesar sepak bola Indonesia.
Kemenangan di atas lapangan tentunya adalah hasil dari kerja keras para pemain dan pelatih, tetapi dampak dari turnamen ini jauh melampaui batas-batas stadion. Di luar sorakan dan kegembiraan itu, Piala Presiden 2024 berhasil membuktikan sepakbola adalah pemenang di hati rakyat Indonesia.
Pembukaan dan Penutupan yang Mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika

Piala Presiden 2024 menonjolkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Hal ini sudah terlihat sejak hari pertama di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, 19 Juli 2024.
Pembukaan acara menampilkan Tari Jaipong khas Jawa Barat, berkolaborasi dengan penari kipas, penari modern, penari cepot, dan rampak kendang. Pembukaan yang disaksikan Presiden Jokowi ini berlangsung meriah.
Acara semakin meriah dengan keterlibatan 63 anak dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Bandung, 6 pemain veteran Persib Bandung, artis nasional, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Penutupan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah pada 4 Agustus 2024, juga menampilkan kemeriahan dan keberagaman. Penonton dihibur oleh Soimah dan Putri Ariani serta penampilan tarian kolosal Topeng Ireng dan Punakawan, dengan 110 penari Topeng Ireng dan 40 penari Punakawan. Selain itu, acara penutupan juga menghadirkan SSB di sekitar Solo dan kali ini melibatkan para pemain Timnas Putri Indonesia.
Selama kedua ceremony tersebut, unsur keberagaman tampak kental. Semua pihak yang terlibat menunjukkan semangat yang sama: memberikan hiburan terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Pertandingan Berkualitas jadi Tontonan yang Menghibur

"Piala Presiden punya misi. Satu, fair play. Tidak ada pengaturan skor. Caranya bagaimana? kita bekerja sama dengan TNI Polri bagaimana wasit-wasit diawasi," ujar Ketua Steering Committee Piala Presiden 2024, Maruarar Sirait.
"Kalau mau menang, pilih pelatih yang bagus, manajer yang bagus, pemain yang bagus, buat strategi yang bagus, latihan yang benar. Bukan nyogok-nyogok wasit," tegasnya.
Dan untuk mendukung visi misi tersebut, hadiah besar pun disiapkan. Maruarar Sirait juga menegaskan, Piala Presiden 2024 ini merupakan wajah masa depan sepak bola Indonesia. Sepak bola dengan semangat sports industry. Tanpa menyedot uang negara, penuh kredibilitas, bertanggung jawab, melibatkan inovasi teknologi, dan juga transparan.
Apa yang disampaikan oleh pria yang akrab disapa Ara tersebut akhirnya menjadikan 8 tim peserta Piala Presiden 2024 mau tidak mau menampilkan performa terbaik. Alhasil, pertandingan berkualitas tercipta, dan masyarakat yang menonton pun terhibur.
Ekonomi Kerakyatan Bergerak dan Berdaya
UMKM hidup, roda ekonomi rakyat bergerak. Salah penjual merchandise di salah satu sudut Stadion Si Jalak Harupat. (c) Bola.net/Fitri Apriani
Salah satu dampak besar dari Piala Presiden 2024 adalah dampaknya terhadap ekonomi lokal, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan ribuan penonton yang datang dari berbagai daerah, kota-kota penyelenggara mengalami lonjakan aktivitas ekonomi.
UMKM, mulai dari pedagang makanan dan minuman hingga penjual merchandise, mendapatkan keuntungan signifikan dari gelaran turnamen ini. Ini bukan hanya memberikan dorongan ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi warga setempat.
"Empat kali pertandingan di Solo, UMKM harus juga tersenyum. Tersenyum karena dagangannya laku. UMKM harus merasakan seperti yang di Bandung dan Bali, akan manfaat dari turnamen ini," harap Ara.
Beberapa penjual makanan dan minuman di sekitar Stadion Manahan pun menyebut omset mereka naik berkali-kali lipat dibandingkan sebelumnya. Apalagi pihak panitia di Manahan tidak memungut biaya alias gratis untuk penyewaan lapak.
"Tentu ini membahagiakan mereka karena menurut saya, kita senang olahraga ini menjadi hiburan yang berkualitas," tambah Ara.
Rating dan Share menjadi Bukti Piala Presiden 2024 adalah Hiburan Rakyat

Piala Presiden 2024 terbukti menjadi hiburan rakyat Indonesia yang sangat dinantikan. Pada konferensi pers menjelang semifinal, Direktur Program SCM, Harsiwi Achmad, mengungkapkan bahwa turnamen ini mencatatkan angka share 18,2% dan rating 3,3. Ini adalah angka tertinggi sepanjang sejarah Piala Presiden.
Kualitas sepak bola di lapangan serta tayangan berkualitas dari Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group melalui Indosiar dan Vidio sebagai official broadcaster membuat Piala Presiden 2024 menjadi hiburan nomor satu di Indonesia.
Menjelang final antara Borneo FC dan Arema FC, angka rating dan share semakin meningkat. Deputy Director Programming Indosiar, Ekin Gabriel Subakty, melaporkan bahwa angka terbaru adalah rating 4,6% dan share 18,9%.
"Angka rating 4,6% menunjukkan persentase penonton dari total audiens di Indonesia, sedangkan share 18,9% menunjukkan proporsi penonton televisi. Ini menunjukkan bahwa tayangan Piala Presiden tetap sangat kompetitif," jelasnya.
Peningkatan rating dan share ini juga mencerminkan keterlibatan emosional masyarakat dengan tim dan pemain favorit mereka. Setiap gol, assist, dan bahkan keputusan wasit bisa menjadi topik pembicaraan utama di kalangan keluarga, teman, hingga antarsuporter.
Misi Sosial Tak Ketinggalan

Setelah memunculkan nama Arema FC sebagai pemenang di lapangan. Menjalankan misi sosial dengan tajuk Piala Presiden 2024 Peduli menjadi misi pemenangan lain di hati masyarakat.
Sebanyak 2.000 paket sembako, yang terdiri dari beras 2,5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan mie instan, dibagikan kepada warga kurang mampu, anak-anak panti asuhan, penyandang disabilitas, dan abdi dalem di Kota Solo.
Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2024, Risha Adi Widjaya, menjelaskan, "Ini adalah bentuk terima kasih kami kepada Kota Solo, yang menjadi tuan rumah semi final dan final turnamen tahun ini."
"Kami ingin acara ini tidak hanya menjadi piala pramusim untuk klub-klub, tetapi juga hiburan bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat Solo dapat merasakannya," tambahnya.
Melalui langkah ini, diharapkan Piala Presiden 2024 tidak hanya menjadi hiburan olahraga yang meriah, tetapi juga menjadi momen berbagi dan kepedulian sosial yang berarti bagi masyarakat.
Piala Presiden 2024: Lebih dari Sekadar Sepak Bola

Piala Presiden 2024 telah menunjukkan dampak luar biasa tidak hanya di lapangan, tetapi juga di hati masyarakat Indonesia. Keberhasilan turnamen ini tidak hanya terletak pada kualitas permainan yang disajikan, tetapi juga pada bagaimana turnamen ini berhasil menghibur dan menyentuh kehidupan masyarakat.
Pembukaan yang meriah dan beragam kegiatan sosial membuktikan komitmen turnamen ini terhadap keberagaman dan kepedulian sosial. Piala Presiden 2024 bukan hanya tentang kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang kemenangan di hati masyarakat.
Piala Presiden 2024 adalah tonggak sejarah bagi sepak bola Indonesia. Turnamen ini telah membuktikan bahwa sepak bola mampu mempersatukan, menggerakkan ekonomi, dan membahagiakan rakyat. Mari dukung sepak bola Indonesia agar semakin maju dan berprestasi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenangan Piala Presiden 2024: Menghibur dan Memberdayakan
Bola Indonesia 4 Agustus 2024, 23:55 -
Hasil Final Piala Presiden 2024 Borneo FC vs Arema FC: Skor 1-1 (Pen. 4-5)
Bola Indonesia 4 Agustus 2024, 22:01
-
Klasemen Sementara Moto2 2024 Usai Seri Inggris di Silverstone
Otomotif 4 Agustus 2024, 21:27
-
Hasil Balapan Moto2 Inggris 2024: Jake Dixon Menang di Rumah Sendiri
Otomotif 4 Agustus 2024, 21:15
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR