Bola.net - Persitara Jakarta Utara bertekad memaksimalkan semua laga di putaran kedua kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).
Karena itu, tiga poin menjadi pencapaian wajib tim berjuluk Laskar si Pitung saat menjamu Persikota Tangerang, di Stadion Tugu, Jakarta Utara, Sabtu (31/3).
Laskar si Pitung memang harus bekerja keras agar dapat mengejar ketertinggalannya. Itu karena, putaran pertama kompetisi kasta kedua gelaran PT LPIS lalu, Laskar si Pitung banyak kehilangan poin. Alhasil, di klasemen sementara Grup I, terjerembab di papan tengah.
"Dalam putaran kedua ini kami harus berusaha untuk dapat meraih poin di setiap pertandingan. Kami harus dapat meraih poin penuh di laga kandang, dan minimal dapat satu poin di laga tandang," ujar General Manager Persitara, Sutrisno, kepada Bola.net.
"Ibarat lomba lari, di setengah lap kemarin kami sering terjatuh. Akibatnya, kami harus tertinggal cukup jauh. Tapi belum terlambat untuk bisa menyusul mereka dengan catatan kami harus berlari secepat mungkin," tambahnya.
Sutrisno juga mengaku sudah menyetel kencang skuadnya. Di pertengahan musim kemarin, pria yang akrab disapa Cak Tries tersebut melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuad timnya. Sedikitnya, terdapat sembilan pemain yang dianggap tidak maksimal dicoret dan diganti dengan pemain baru.
Bukan hanya itu, Sutrisno juga menunjuk pelatih berlisensi A AFC yakni Zainal Abidin sebagai pelatih kepala Laskar si Pitung menggantikan Dodi Sahetapy.
"Kami sudah mencoba membenahi segala kelemahan di tim ini. Dengan harapan, di putaran kedua ini kami bisa tampil lebih baik dibandingkan putaran pertama lalu," kata Cak Tries.
Menjadi tantangan tersendiri buat Zainal Abidin bisa mendongkrak prestasi Laskar si Pitung. Menurut mantan pelatih Persiwa Wamena tersebut, bukan perkara gampang dapat mengejar ketertinggalan mengingat banyak persoalan teknis di skuad tim Laskar si Pitung yang harus dibereskan. Meski begitu, target poin penuh harus dapat direalisasikan dalam bentrok tersebut.
"Sebenarnya, tim ini belum seratus persen siap bertanding. Masih banyak yang harus dibenahi dari tim ini. Tapi mau bagaimana lagi, besok kami sudah harus bertanding. Kami akan berusaha memenangkan pertandingan dengan kemampuan tim yang ada," kata Zainal.
Karena memburu kemenangan, ia akan mengintruksikan Tantan dan kawan-kawan bermain ofensif sejak kickoff babak pertama. Namun, Zainal Abidin mengimbau pasukannya agar selalu waspada dengan serangan balik Persikota.
"Jujur saya, saya belum tahu detail materi pemain Persikota. Justru itu yang membuat kami harus waspada," tandasnya.
Sementara itu, skuad Persikota datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan 1-0 atas Persikabo Bogor di Piala Indonesia, belum lama ini, melambungkan kepercayaan diri skuad tim Ksatria Benteng. Tapi, arsitek Persikota Agus Suryanto berharap Gendut Doni dan kawan-kawan tidak kehilangan fokus pertandingan.
Itu karena, lanjut Agus, Persitara mempunyai beberapa pemain berbahaya, salah satunya Tantan. Menurut Agus, pergerakan bomber Laskar si Pitung itu patut diwaspadai.
"Semua pasti setuju kalau Tantan adalah pemain berbahaya," tutur Agus.
Apalagi dalam bentrok nanti, tim Kuning Biru tidak diperkuat beberapa pemain andalannya.
Dua pemain sarat pengalaman Persikota, Dedi Mulyadi dan Choirul Anam dipastikan absen karena hukuman akumulasi kartu kuning.
"Intinya, sepanjang laga besok semua pemain harus tetap waspada," pungkasnya. (esa/dzi)
Karena itu, tiga poin menjadi pencapaian wajib tim berjuluk Laskar si Pitung saat menjamu Persikota Tangerang, di Stadion Tugu, Jakarta Utara, Sabtu (31/3).
Laskar si Pitung memang harus bekerja keras agar dapat mengejar ketertinggalannya. Itu karena, putaran pertama kompetisi kasta kedua gelaran PT LPIS lalu, Laskar si Pitung banyak kehilangan poin. Alhasil, di klasemen sementara Grup I, terjerembab di papan tengah.
"Dalam putaran kedua ini kami harus berusaha untuk dapat meraih poin di setiap pertandingan. Kami harus dapat meraih poin penuh di laga kandang, dan minimal dapat satu poin di laga tandang," ujar General Manager Persitara, Sutrisno, kepada Bola.net.
"Ibarat lomba lari, di setengah lap kemarin kami sering terjatuh. Akibatnya, kami harus tertinggal cukup jauh. Tapi belum terlambat untuk bisa menyusul mereka dengan catatan kami harus berlari secepat mungkin," tambahnya.
Sutrisno juga mengaku sudah menyetel kencang skuadnya. Di pertengahan musim kemarin, pria yang akrab disapa Cak Tries tersebut melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuad timnya. Sedikitnya, terdapat sembilan pemain yang dianggap tidak maksimal dicoret dan diganti dengan pemain baru.
Bukan hanya itu, Sutrisno juga menunjuk pelatih berlisensi A AFC yakni Zainal Abidin sebagai pelatih kepala Laskar si Pitung menggantikan Dodi Sahetapy.
"Kami sudah mencoba membenahi segala kelemahan di tim ini. Dengan harapan, di putaran kedua ini kami bisa tampil lebih baik dibandingkan putaran pertama lalu," kata Cak Tries.
Menjadi tantangan tersendiri buat Zainal Abidin bisa mendongkrak prestasi Laskar si Pitung. Menurut mantan pelatih Persiwa Wamena tersebut, bukan perkara gampang dapat mengejar ketertinggalan mengingat banyak persoalan teknis di skuad tim Laskar si Pitung yang harus dibereskan. Meski begitu, target poin penuh harus dapat direalisasikan dalam bentrok tersebut.
"Sebenarnya, tim ini belum seratus persen siap bertanding. Masih banyak yang harus dibenahi dari tim ini. Tapi mau bagaimana lagi, besok kami sudah harus bertanding. Kami akan berusaha memenangkan pertandingan dengan kemampuan tim yang ada," kata Zainal.
Karena memburu kemenangan, ia akan mengintruksikan Tantan dan kawan-kawan bermain ofensif sejak kickoff babak pertama. Namun, Zainal Abidin mengimbau pasukannya agar selalu waspada dengan serangan balik Persikota.
"Jujur saya, saya belum tahu detail materi pemain Persikota. Justru itu yang membuat kami harus waspada," tandasnya.
Sementara itu, skuad Persikota datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan 1-0 atas Persikabo Bogor di Piala Indonesia, belum lama ini, melambungkan kepercayaan diri skuad tim Ksatria Benteng. Tapi, arsitek Persikota Agus Suryanto berharap Gendut Doni dan kawan-kawan tidak kehilangan fokus pertandingan.
Itu karena, lanjut Agus, Persitara mempunyai beberapa pemain berbahaya, salah satunya Tantan. Menurut Agus, pergerakan bomber Laskar si Pitung itu patut diwaspadai.
"Semua pasti setuju kalau Tantan adalah pemain berbahaya," tutur Agus.
Apalagi dalam bentrok nanti, tim Kuning Biru tidak diperkuat beberapa pemain andalannya.
Dua pemain sarat pengalaman Persikota, Dedi Mulyadi dan Choirul Anam dipastikan absen karena hukuman akumulasi kartu kuning.
"Intinya, sepanjang laga besok semua pemain harus tetap waspada," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Yakin Masih Tangani Manchester United di Laga Berikutnya
Liga Inggris 1 November 2026, 18:29
-
Hasil BRI Super League: PSIM Yogyakarta Comeback dan Taklukkan Borneo FC
Bola Indonesia 1 November 2026, 17:34
-
Hasil BRI Super League: Persib Bandung Bantai Isenmulang Kalteng FC 4-0
Bola Indonesia 1 November 2026, 17:28
-
Michael Carrick Tak Gentar Manchester United Terancam Masuk Zona Degradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 15:15
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR