Bola.net - Terungkapnya korupsi di tubuh FIFA mendapat perhatian khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Mereka berharap ke depannya FIFA bisa lebih terbuka
"FIFA mulai saat ini harusnya sudah harus mulai terbuka dan obyektif untuk tidak semata-mata hanya menerima laporan sepihak dalam permasalahan apapun. Selama ini, untuk diajak berdialog langsung secara terbuka saja mereka tidak memberi kesempatan dengan berbagai alasan. Padahal, sesungguhnya pejabat tinggi FIFA yang dapat menerimanya sangat dimungkinkan untuk ditugaskan," ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Tradisi birokrasi FIFA yang cenderung tertutup hanya makin memperburuk citra organisasi FIFA itu sendiri di saat masyarakat makin kritis dan terbuka," sambungnya.
Lebih lanjut, Gatot menyebut bahwa dalam empat bulan terakhir ini, dalam korespondensi dengan FIFA, organisasi sepakbola dunia ini selalu menempatkan pihak Kemenpora sebagai pihak yang disalahkan. Semua argumentasi Kemenpora selalu tidak bisa diterima.
"FIFA selalu menganggap dirinya sebagai pihak yang paling benar," tandasnya. (den/dzi)
"FIFA mulai saat ini harusnya sudah harus mulai terbuka dan obyektif untuk tidak semata-mata hanya menerima laporan sepihak dalam permasalahan apapun. Selama ini, untuk diajak berdialog langsung secara terbuka saja mereka tidak memberi kesempatan dengan berbagai alasan. Padahal, sesungguhnya pejabat tinggi FIFA yang dapat menerimanya sangat dimungkinkan untuk ditugaskan," ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Tradisi birokrasi FIFA yang cenderung tertutup hanya makin memperburuk citra organisasi FIFA itu sendiri di saat masyarakat makin kritis dan terbuka," sambungnya.
Lebih lanjut, Gatot menyebut bahwa dalam empat bulan terakhir ini, dalam korespondensi dengan FIFA, organisasi sepakbola dunia ini selalu menempatkan pihak Kemenpora sebagai pihak yang disalahkan. Semua argumentasi Kemenpora selalu tidak bisa diterima.
"FIFA selalu menganggap dirinya sebagai pihak yang paling benar," tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kembali Bermasalah Soal Gaji, Persija Dilaporkan ke DRC FIFA
Bola Indonesia 28 Mei 2015, 23:51
-
Kemenpora: FIFA Harus Lebih Terbuka
Bola Indonesia 28 Mei 2015, 21:38
-
'FIFA dan Federasi Sepakbola Tak Bisa Lagi Berlaku Eksklusif'
Bola Indonesia 28 Mei 2015, 21:21
-
Terkait Skandal Korupsi FIFA, Ini Kata Pemerintah Indonesia
Bola Indonesia 28 Mei 2015, 21:15
-
BASRI Tak Yakin Indonesia Disanksi FIFA
Bola Indonesia 28 Mei 2015, 21:12
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR