
Bola.net - Jumlah Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih belum terjawab. Hal tersebut, dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dan kawan-kawan agar kompetisi profesional teratas terus berjalan.
Kemudian, dengan supervisi KONI dan KOI. Padahal biasanya, kompetisi yang kini disebut QNB League, dijalankan PT Liga Indonesia (PT LI).
Hal tersebut, merupakan kelanjutan dari aksi Kemenpora memberikan sanksi administratif kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Sehingga, segala kegiatan keolahragaan PSSI, tidak lagi diakui. Begitu juga, dengan keputusan atau tindakan yang dihasilkan PSSI.
Baik itu soal kompetisi, maupun tim nasional. Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menuturkan bahwa jumlah anggota dan tugas yang akan dikerjakan Tim Transisi, baru terlihat setelah nanti terbentuk. Namun yang pasti, Tim Transisi diminta menunjuk operator untuk menyelenggarakan kompetisi.
"Tim itu dibentuk untuk masa peralihan dan bekerja sampai kepengurusan PSSI terbentuk. Karena itu, harus sesuai mekanisme FIFA. Jadi, yang menyelenggarakan Tim Transisi. Siapa yang memilih kepengurusan, bukan Tim Transisi. Karena, tidak ada kewenangan memilih calon Ketua. Yang menentukan adalah voters," katanya.
"Idealnya, bisa diumumkan hari ini. Namun, kami masih butuh waktu. Saya sendiri sudah mulai ditugaskan menghubungi tokoh tertentu, tapi sibuk dan tidak tahu sepak bola. Memang tim sembilan tahu bola. Kelemahan Tim Sembilan, itu kan tidak tahu bola, cuma Ricky Yacobi saja. Target kami pokoknya secepatnya," imbuhnya.
Gatot menambahkan, Tim Transisi akan menjalankan kompetisi teratas tetap dengan 16 klub. Yakni, tanpa Arema Cronus dan Persebaya Surabaya.
"Apa 16 atau 18 klub, saya jawab tetap 16. Kecuali, keduanya bersedia rekonsiliasi dan rekomendasinya bisa sambil jalan," pungkasnya. (esa/dzi)
Kemudian, dengan supervisi KONI dan KOI. Padahal biasanya, kompetisi yang kini disebut QNB League, dijalankan PT Liga Indonesia (PT LI).
Hal tersebut, merupakan kelanjutan dari aksi Kemenpora memberikan sanksi administratif kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Sehingga, segala kegiatan keolahragaan PSSI, tidak lagi diakui. Begitu juga, dengan keputusan atau tindakan yang dihasilkan PSSI.
Baik itu soal kompetisi, maupun tim nasional. Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menuturkan bahwa jumlah anggota dan tugas yang akan dikerjakan Tim Transisi, baru terlihat setelah nanti terbentuk. Namun yang pasti, Tim Transisi diminta menunjuk operator untuk menyelenggarakan kompetisi.
"Tim itu dibentuk untuk masa peralihan dan bekerja sampai kepengurusan PSSI terbentuk. Karena itu, harus sesuai mekanisme FIFA. Jadi, yang menyelenggarakan Tim Transisi. Siapa yang memilih kepengurusan, bukan Tim Transisi. Karena, tidak ada kewenangan memilih calon Ketua. Yang menentukan adalah voters," katanya.
"Idealnya, bisa diumumkan hari ini. Namun, kami masih butuh waktu. Saya sendiri sudah mulai ditugaskan menghubungi tokoh tertentu, tapi sibuk dan tidak tahu sepak bola. Memang tim sembilan tahu bola. Kelemahan Tim Sembilan, itu kan tidak tahu bola, cuma Ricky Yacobi saja. Target kami pokoknya secepatnya," imbuhnya.
Gatot menambahkan, Tim Transisi akan menjalankan kompetisi teratas tetap dengan 16 klub. Yakni, tanpa Arema Cronus dan Persebaya Surabaya.
"Apa 16 atau 18 klub, saya jawab tetap 16. Kecuali, keduanya bersedia rekonsiliasi dan rekomendasinya bisa sambil jalan," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenpora Pastikan Pembentukan Tim Transisi Sesuai Mekanisme FIFA
Bola Indonesia 24 April 2015, 22:08
-
PSSI Dibekukan, Timnas U-23 Diambil Alih Satlak Prima
Tim Nasional 24 April 2015, 17:23
-
PSSI Tak Ingin Persiapan Timnas ke AFF Women's Terganggu
Tim Nasional 24 April 2015, 16:47
-
PSSI Dibekukan, Panpel Persipura Pertanyakan Kelayakan Menpora
Bola Indonesia 24 April 2015, 15:16
-
Pembentukan Tim Transisi, Ini Kata Menpora
Bola Indonesia 24 April 2015, 15:02
LATEST UPDATE
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
-
Link Streaming Frosinone vs Juventus - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:41
-
Link Streaming Elche vs Barcelona - Senin 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 14:38
-
Link Streaming Newcastle vs Liverpool - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:26
-
Link Streaming Man City vs Bournemouth - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR